Binsar Antoni Hutabarat
Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili Internasional, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI TERHADAP RUMUSAN PERNYATAAN PASTORAL PGI TENTANG LGBT Binsar Antoni Hutabarat
Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat Vol 6 No 2 (2019): Landasan Hidup Bersama
Publisher : Reformed Center for Religion and Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33550/sd.v6i2.124

Abstract

“Evaluasi terhadap Rumusan Pernyataan Pastoral Majelis Pekerja Harian PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia)” 28 Mei 2016 tentang LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) fokus pada evaluasi terhadap rumusan Pernyataan Pastoral MPH PGI yang berisi himbauan terhadap gereja-gereja anggota PGI, masyarakat dan negara. Evaluasi ini didasarkan pada konteks gereja-gereja anggota PGI yang terbagi dua, yakni gereja-gereja  yang menolak orientasi seksual LGBT, dan sebagian lagi yang menerima orientasi seksual LGBT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluasi rumusan kebijakan, secara khusus tentang bagaimana proses perumusan kebijakan itu dihasilkan, dan isi dari rumusan kebijakan tersebut. Temuan tulisan ini adalah Pernyataan Pastoral MPH-PGI tentang LGBT merupakan rumusan kebijakan elite MPH-PGI yang lebih berpihak kepada kelompok-kelompok yang menerima orientasi seksual LGBT, dan kurang memerhatikan pandangan mereka yang menolak orientasi seksual LGBT.
EVALUASI TERHADAP RUMUSAN PERNYATAAN PASTORAL PGI TENTANG LGBT Binsar Antoni Hutabarat
Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat Vol 6 No 2 (2019): Landasan Hidup Bersama
Publisher : Reformed Center for Religion and Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33550/sd.v6i2.124

Abstract

“Evaluasi terhadap Rumusan Pernyataan Pastoral Majelis Pekerja Harian PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia)” 28 Mei 2016 tentang LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) fokus pada evaluasi terhadap rumusan Pernyataan Pastoral MPH PGI yang berisi himbauan terhadap gereja-gereja anggota PGI, masyarakat dan negara. Evaluasi ini didasarkan pada konteks gereja-gereja anggota PGI yang terbagi dua, yakni gereja-gereja  yang menolak orientasi seksual LGBT, dan sebagian lagi yang menerima orientasi seksual LGBT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluasi rumusan kebijakan, secara khusus tentang bagaimana proses perumusan kebijakan itu dihasilkan, dan isi dari rumusan kebijakan tersebut. Temuan tulisan ini adalah Pernyataan Pastoral MPH-PGI tentang LGBT merupakan rumusan kebijakan elite MPH-PGI yang lebih berpihak kepada kelompok-kelompok yang menerima orientasi seksual LGBT, dan kurang memerhatikan pandangan mereka yang menolak orientasi seksual LGBT.