Sobrun Jamil
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI ISLAMI DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR CABANG SIDOARJO Lia Hikmatul Maula; Sobrun Jamil; Mujtaba Mitra Zuana
Al-Tsiqoh : Jurnal Ekonomi dan Dakwah Islam Vol 5 No 1 (2020): Dakwah Islam dan Komunikasi
Publisher : Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/altsiq.v5i1.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh budaya organisasi Islami terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Sidoarjo; (2) Mengetahui pengaruh kesejahteraan karyawan terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Sidoarjo; (3) Mengetahui variabel manakah yang lebih berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Sidoarjo. Objek dalam penelitian ini adalah karyawan pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Sidoarjo dengan jumlah sampel 67 orang. Penulis menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menyebarkan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan penulis yaitu analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Berdasarkan uji regresi berganda pada tabel coefisients diperoleh nilai thitung sebesar 1,998 yaitu dengan rumus thitung = (a/2 ; n-k-1) = (0,05/2 ; 67-2-1) = ( 0,025; 64) = 1,998 dan nilai ttabel sebesar 1,151, kemudian berdasarkan uji signifikansi diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung sebesar 5,629 > 1,998, sehingga dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan; (2) Berdasarkan uji regresi berganda pada tabel coefisients diperoleh nilai thitung sebesar 1,998 yaitu dengan rumus thitung = (a/2 ; n-k-1) = (0,05/2 ; 67-2-1) = ( 0,025 ; 64) = 1,998 dan nilai ttabel sebesar 1,151, kemudian berdasarkan uji signifikansi diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung sebesar 3,239 > 1,998, sehingga dapat disimpulkan bahwa kesejahteraan karyawan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan; (3) Berdasarkan uji regresi berganda pada tabel ANOVA atau Uji F diperoleh nilai fhitung sebesar 57,505 yaitu dengan rumus fhitung = (k ; n-k) = (2 ; 67-2) = (0,025; 65) = 3,15 dan nilai ttabel sebesar 1,151, kemudian berdasarkan uji signifikansi diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai fhitung sebesar 57,505 > 3,15, sehingga dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi Islami dan kesejahteraan karyawan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Peran Filsafat Pendidikan dalam Perkembangan Kritisitas dan Kreatvitas Siswa Sania Mutia Salsabila; Sobrun Jamil; Jelita Ayi Widiarti; Alifyani Azzahroh
Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Mei : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nakula.v4i3.2801

Abstract

Educational philosophy plays a significant role in developing students’ thinking abilities, especially in improving critical thinking competence and creativity. Through learning strategies that encourage students to actively ask questions, analyze, and evaluate information, students can develop into more rational, critical, and independent individuals in making decisions. This study aims to explore the role of educational philosophy in developing students’ critical reasoning competence and creativity. The research employed a qualitative method using a literature study approach. Data were obtained from various sources, including books, scientific journals, and articles relevant to the research topic. The findings show that the implementation of educational philosophy through discussions, question-and-answer methods, and experience-based learning (learning by doing) can improve students’ analytical skills while encouraging the emergence of creative and innovative ideas. In addition, a learning environment that provides students with opportunities to express their opinions can support the optimal development of their potential. Thus, educational philosophy not only functions as a theoretical foundation in education but also has practical applications in creating creative, active, and progressive learning environments. Therefore, the implementation of educational philosophy is important in producing a generation that is creative, analytical, and capable of facing the challenges of the modern era.