Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERSEPSI GURU DAN SISWA TENTANG FUNGSI UKS (UNIT KESEHATAN SEKOLAH) DI SEKOLAH DASAR MUHAMAMDIYAH 4 SAMARINDA Faried Rahman Hidayat
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : UKS (school health units) are the activities schools that do not can be separated in the life of another at an school, good for students of teachers and the tens of thousands of workers in that school and nowhere. Program on guidance and development office in school a unit of education beyond school implemented through three programs basic (TRIAS UKS) that includes: education health, health services, and provide guidance on the formulation of a healthy school environment the life. Primary school muhammadiyah 4 samarinda own have office but based on the results of an interview from a few teachers and students obtained an less about function UKS.Research objective : this study did to know “perception teachers and students about the function UKS in primary school muhammadiyah 4 samarinda”.Research design : Design this research is descriptive cross sectional. This research used a quantitative approach that is descriptive who gives perception teachers and students to function UKS. Population in this research is primary school teachers from 40 people who taken use total of sampling and students the 3, 4 and 5 class as many as 412 students from 80 people who in extract use random sampling, where this research use of inclusion of criteria and exclusion.Research results : Based on the research done or as many as 72.5% teachers have of knowledge of good, 20% at that time teachers have knowledge enough and as many as 7.75% teachers have lacking knowledge about the function of UKS. The results of the study obtained as many as 52.5% teachers have good attitude and a 47,5% teachers have attitude less than good on the functions UKS. The research found as many as 20% students having knowledge of good, as many as 50% students know enough and as many as 30 % students know less about the function of UKS. The results of the study obtained as many as 57,5 percent of students having good behavior and a 42,5 percent of students having attitude less than good on the functions UKS. Conclusion : Researchers formulate respondents who have knowledge and attitude the majority better because socialization officers office from the Service center for the community on teachers and students has been running cooperative this also happened to activities office in primary schools muhammadiyah 4 samarinda.
Hubungan Aktivitas Sosial dan Spiritual Terhadap Kemandirian Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda Rizky Widya Astuti; Faried Rahman Hidayat
Borneo Student Research (BSR) Vol 1 No 3 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengidentifikasi hubungan aktivitas sosial dan spiritual terhadap kemandirian lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Metodologi: Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Menggunakan sampel 73 orang lansia. Penentuan sampel dengan simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner serta di analisis menggunakan aplikasi Software Komputer. Hasil: Hasil yang diperoleh adalah terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas sosial dengan kemandirian lansia dengan nilai P sebesar 0,041<α(0,05). Tidak terdapat hubungan bermakna antara aktivitas spiritual dengan kemandirian lansia dengan nilai P 0,614 >α (0.05). Manfaat: Menambah referensi pengelola PSTW dalam upaya peningkatan pelayanan, dapat menambah wawasan, pengetahuan peneliti tentang hubungan aktivitas sosial dan spiritual terhadap kemandirian lansia, Sebagai bahan referensi untuk peneliti lain dalam penelitian ataupun penyusunan skripsi.
Hubungan Dukungan Caregiver Dengan Kemandirian Lansia Di Panti Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda Muhammad Firdaus; Faried Rahman Hidayat
Borneo Student Research (BSR) Vol 1 No 3 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi:Untukmengidentifikasi hubungan dukungan caregiver dengan kemandirian lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Metodologi:Analisis yang digunakan padapenelitian ini adalahkuantitatif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Menggunakan sampel 73 orang lansia.Penentuan sampel dengan simple random sampling.Data dikumpulkan menggunakan kuesioner serta di analisis menggunakan aplikasi Software Komputer. Hasil:Hasil yang diperoleh adalah terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan caregiver dengan kemandirian lansia. Manfaat:Menambah referensi pengelola PSTW dalam upaya peningkatan pelayanan, dapat menambah wawasan, pengetahuan peneliti tentang hubungan dukungan caregiver dengan kemandirian lansia, Sebagai bahan referensi untuk peneliti lain dalam penelitian ataupun penyusunan skripsi.
Literature Review : Pengaruh Terapi Range Of Motion (ROM) terhadap Kemandirian Lansia dalam Melakukan ADL di Panti Werdha Julita Pratiwi; Faried Rahman Hidayat
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk menganalisa literatur tentang Pengaruh Terapi Range of motion (ROM) Terhadap Kemandirian Lansia Dalam Melakukan ADL di Panti Werdha. Metodologi: Desain Literature Review, jurnal 5 tahun terakhir dari beberapa database, antara lain GoogleScholar, JKI, JSM, Oxford, Elsevier, ResearchGate, PubMed dengan keyword “Range of motion/ ROM”, “Elderly/ Lansia”, “Independence/ Kemandirian”, ”physical activity/ aktivitas fisik”, “nursing. home/ panti jompo”, “activities of daily living/ aktivitas sehari-hari”. Hasil: Hasil dari analisis literature review membuktikan adanya pengaruh latihan ROM terhadap kemandirian lansia dalam melakukan ADL. Dan beberapa rekomendasi latihan untuk meningkatkan kemandirian antara lain latihan kekuatan, latihan aerobik, latihan ROM, dan latihan keseimbangan. Manfaat: Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai literatur penelitian selanjutnya dan menjadi rekomendasi latihan untuk meningkatkan kemandirian lansia.
Literature Review Pengaruh Senam Rematik terhadap Kemandirian Lansia dalam Melakukan Activity Of Daily Living (ADL) di Panti Werdha Niken Suwastika; Faried Rahman Hidayat
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi : Untuk mengetahui Pengaruh dari Senam Rematik dalam meningkatkan kemandirian Lansia terkait dengan kemampuan Activity Daily Living (ADL) Metodologi : Literature review dengan langkah dimana peneliti mencari hasil penulisan atau sumber artikel melalui search engine dengan melihat aspek dari yang paling relevan, relevan, dan cukup relevan. Hasil : Hasil temuan dari jurnal yang dianalisis peneliti lakukan dan beberapa jurnal terkait sebagai pendukung, maka dapat peneliti simpulkan bahwa senam rematik memiliki efektivitas dan bermanfaat sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam meningkatkan aktivitas fisik lansia sehingga kemampuan activity daily living (ADL) pada agregat lansia meningkat. Manfaat : Untuk memberikan landasan bagi para peneliti lain dalam melakukan penelitian lain yang sejenis dalam rangka meningkatkan kemampuan kemandirian lansia dalam melakukan Activity Of Daily Living (ADL).
Literature Review Pengaruh Kegiatan Senam Lansia terhadap Tingkat Kemandirian Lansia dalam Melakukan Activity Of Daily Living (ADL) di Panti Werdha Anika Pramesti Regita; Faried Rahman Hidayat
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Studi: Mengidentifikasi dari artikel mencakup aspek metode dalam intervensi senam lansia dan efektivitas dalam meningkatkan kemampuan lansia (lanjut usia) melakukan aktivitas sehari-hari. Metodologi : Pencarian artikel dilakukan dari database jurnal penelitian melalui search engie dengan mencantumkan kata kunci dalam periode 2010 sampai 2020 dari artikel yang dicari melalui Google Schoolar, PubMed, Proquest dan Ebsco. Hasil : Hasil pencarian yang diperoleh 47 jumlah artikel dan sebanyak 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi sebagai artikel yang dianalisis. Penilaian artikel dengan program keterampilan penilaian kritis (CASP) untuk systematic literature review. Hasil dari tinjauan sistematik menunjukkan bahwa intervensi dari senam lansia bervariasi dalam hal metode. Metode intervensi senam lansia terdiri dari mulai tahapan pemanasan, dilanjutkan dengan gerakan inti dan terakhir dilakukan tahapan pendinginan. Dengan pelaksanaan yang bervariasi dan modifikasi latihan untuk mengukur korelasi intervensi dan efektivitasnya. Manfaat: Untuk memberikan tujuan dasar bagi para peneliti lain dalam melakukan penelitian lain yang sejenis dalam meningkatkan kemampuan kemandirian lansia dalam melakukan Activity Of Daily Living (ADL).
Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Covid-19 pada Individu dengan Komorbid Diabetes Mellitus Zulmah Astuti; Faried Rahman Hidayat; Awang Dharma Ericsya
Jurnal Gema Keperawatan Vol 16, No 1 (2023): Jurnal Gema Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jgk.v16i1.2504

Abstract

Patients with diabetes mellitus have a fairly high risk of worsening their condition when experiencing Covid-19. This is because individuals are more susceptible to exposure to streptococcal infections, which cause pneumonia, which is a serious complication of respiratory tract problems when exposed to Covid-19. To reduce the impact of these complications, a strategy is needed to increase the immunity of individuals with comorbid diabetes mellitus through the Covid-19 vaccination. The implementation of this vaccination can give a different response to each individual recipient and depends on many factors, including the presence of a previous disease such as diabetes mellitus. The purpose of this study was to get an overview of Covid-19 post-immunization follow-up events (AEFI) in individuals with comorbid diabetes mellitus. This research method is cross-sectional with a purposive sampling technique. The study was conducted on 299 adult respondents who had comorbid diabetes mellitus and received the Covid-19 vaccination. The results of the study obtained data showed that as many as 65 (11,2%) respondents reported not having AEFI symptoms; local symptoms experienced by respondents were swelling (n. 3; 0,5%) and redness at the injection site (n. 1; 0,2%); systemic symptoms experienced by respondents were cramps or muscle pain (n. 104; 17,9%); dizziness (n. 100; 17,2%); fever (n. 99; 17,1%); and drowsiness (n. 93; 16,0%). The degree of AEFI in respondents who had mild symptoms was 93 (16,04%), and moderate symptoms were 422 (72,76%). None of the respondents experienced severe symptoms. Based on these results, it was concluded that the most frequent symptoms were moderate symptoms and systemic symptoms. Even though no severe symptoms are experienced, individual preparation is needed before getting the vaccine to reduce the symptoms of AEFI.
SOSIALISASI PENGHENTIAN SUNAT PADA ANAK PEREMPUAN DAN PEREMPUAN PADA KELOMPOK IBU DHARMA WANITA KLHK PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Tri Wahyuni; dwi rahmah Fitriani; Faried Rahman Hidayat; Meliana Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Female Genital Cutting and Mutilation (FGCM) or female circumcision is an old practice that is still widely practiced in various parts of the world, including Indonesia. The implementation of female circumcision is linked to religious and cultural values, so it gives the impression of being a medicalization that parents must carry out for their daughters because they are worried that they will be ostracized or deemed not to comply with religious law. The aim of this community service is socialization to jointly stop the behavior of circumcising girls in the neighborhood where Darma Wanita lives. Community service utilizes counseling at the Dharma Wanita UPT Ministry of Environment and Forestry. The results of this activity increased the knowledge of mothers of Dharma Wanita members regarding the prohibition of female circumcision both from a health and religious perspective, as well as understanding the side effects of female circumcision for children who experience it. Apart from that, there was a commitment raised by the majority of participants in outreach activities not to allow their children, grandchildren, or relatives to undergo female circumcision.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG GIZI BALITA PADA WALI MURID DI TK ABA 13 TANAH MERAH SAMARINDA Rini Ernawati; Milkhatun; Faried Rahman Hidayat; Zulmah Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/591631

Abstract

Abstrak . Masalah stunting masih menjadi isu penting yang perlu mendapatkan perhatian serius karena berkaitan dengan masa depan generasi mendatang. Dampak jangka pendek dan jangka panjang dari stunting pada anak sangat mengkhawatirkan, termasuk risiko penyakit kardiovaskular di masa depan, oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Orang tua, sebagai kunci utama dalam pengasuhan anak, perlu memahami bahwa salah satu penyebab stunting adalah kekurangan gizi kronis. Untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang gizi dan stunting pada balita maka dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para ibu tentang pentingnya gizi sehingga mereka dapat mencegah stunting pada anak mereka melalui pola pengasuhan yang lebih baik. Kegiatan ini diikuti oleh 25 ibu yang memiliki balita, dengan rangkaian acara berupa pre-test, penyuluhan, diskusi, dan sesi tanya jawab yang diakhiri dengan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 5 yang mengindikasikan kurangnya pemahaman peserta tentang gizi balita dan stunting. Namun, nilai rata-rata post-test meningkat signifikan menjadi 9 yang tergolong kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan penyuluhan ini sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan para ibu mengenai pentingnya gizi balita dan pencegahan stunting. Kata Kunci : Gizi balita , Pengetahuan, wali murid