Mohammad Pribadi
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Komunitas Kelompok Wanita Tani Kemesu Samigaluh Kulon Progo melalui Program Pembuatan Jamu Tradisional menjadi Bubuk Kristal Mohammad Pribadi; A. Ziyad Zubaidi; Armelia Eka Septiyarini A. W.; Putri Istiqomah; Dudy Malik; Aulia Rahmahyanti Utami; Siti Chanifah; Amelia Puspaningrum; Nur Rofi’ul ‘Alim; Febria Ega Nurika; M. Habiburrohman Nawawi
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.814 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1384

Abstract

Program pengabdian masyarakat melalui pendampingan untuk komunitas Kelompok Wanita Tani yang dilaksanakan di Dusun Kemesu Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Komunitas yang terbentuk di dusun Kemesu yaitu Kelompok Wanita Tani perlu adanya sebuah  pendampingan,dengan diadakannya pelatihan-pelatihan sederhana karena kebanyakan dari warga setempat membutuhkan inovasi  baru untuk pengolahan sumber alam yang tersedia, terdapat beberapa hasil bumi yang  ada di dusun Kemesu yaitu adanya dibidang pertanian, khususnya di dusun Kemesu mulai dari hasil padi palawijo dan sayur mayur, dan terdapat hasil  perkebunan seperti kunyit, jahe, kencur, cengkeh, cacao, kelapa kopi,dan berbagai tanaman keras seperti pohon mahoni, sengon (albasia). Adanya kelompok Wanita Tani Ngudi Mulyo di dusun Kemesu bisa membawa masyarakat lebih maju dan berkembang dalam berbagai bidang. Pendampingan komunitas Kelompok Wanita Tani bertujuan memberikan sebuah pengetahuan untuk pemanfaatan sumber daya alam yang ada menjadi pendorong sumber ekonomi yang lebih maju. Pengabdian masyarakat berhasil dilaksanakan, serta pendampingan program didatangkan langsung oleh narasumber yang ahli dalam bidang meracik jamu tradisional. Kegiatan ini merujuk pada kajian keilmuan ilmiah dan kaidah yang ada didalam Al-Quran serta menghadirkan keilmuan  integrasi dan interkoneksi.
A CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS OF KING SALMAN’S SPEECH AT THE G20 RIYADH SUMMIT Zumrotul Imanda Wachid Hakim; Mohammad Pribadi; Nabilla Rana Dermawan
Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajbs.2025.090206

Abstract

This study examines the discourse strategies employed by King Salman bin Abdulaziz Al-Saud in his speech at the 2020 G20 Riyadh Summit using Teun A. van Dijk’s Critical Discourse Analysis (CDA) framework. It aims to reveal how the ideology of monarchical legitimacy is constructed through textual structures at the macro-, super-, and microstructural levels, and how these constructions shape social cognition and reproduce power relations within the global socio-political context. The significance of this study lies in its effort to understand political speeches delivered at international forums as symbolic instruments of legitimation, particularly those produced by monarchical leaders. The findings indicate that King Salman’s speech strategically constructs a representation of Saudi Arabia as a responsible, solution-oriented, and humanitarian-oriented global actor. This discourse frames G20 countries as legitimate authorities in determining the direction of global governance, while positioning the international community as beneficiaries of these policies. These findings demonstrate that G20 discourse functions as a discursive mechanism to normalize and legitimize Saudi Arabia’s monarchical leadership within a global political landscape marked by uncertainty resulting from health, economic, and global governance crises.