Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH MEDIUM KULTUR JARINGAN MELALUI FERMENTASI DENGAN FERMIPAN MENJADI PUPUK CAIR UNTUK AKLIMATISASI DAN HIDROPONIK rosydiati arasyd
Kandaga– Media Publikasi Ilmiah Jabatan Fungsional Tenaga Kependidikan Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Kandaga
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kandaga.v1i2.25054

Abstract

Medium kultur jaringan yang digunakan di Laboratorium Kimia Analisis Bahan Alam adalah medium yang mengandung unsur makro, mikro, dan vitamin. Limbah dari medium ini sangat mudah ditumbuhi oleh mikroba karena komposisi nutrisinya hampir sama dengan komposisi untuk pertumbuhan bakteri. Permasalahan ini dikhawatirkan ketika medium tersebut ditumbuhi oleh mikroorganisme bersifat patogen sehingga limbah ini bersifat infeksius. Pengolahan limbah MS menjadi suatu hal yang sangat penting dan diperlukan adanya solusi agar limbah ini dapat dimanfaatkan. Pada studi ini, limbah medium kultur di timbang seberat 400 gram, ditambahkan air sampai 1 liter, dipanaskan dan didinginkan. Setelah limbah berada pada suhu ruang, 4 gram fermifan ditambahkan, diaduk dan didiamkan pada temperatur ruang. Hasil analisis menunjukkan bahwa limbah hasil fermentasi memiliki kadar karbon, absorbansi amonium, dan absorbansi nitrat yang tinggi sedangkan nilai absorbansi fosfat rendah. Analisis logam Zn, Mn, Cu, dan Fe dalam pupuk dengan menggunakan AAS menunjukkan bahwa dalam limbah medium tersebut masih mengandung unsur mikro yang berguna untuk pertumbuhan tanaman. Hasil uji coba menunjukkan bahwa pupuk  cair yang dihasilkan dapat diaplikasikan untuk tanaman aklimatisasi dan hidroponik. Kata kunci: Limbah, medium, kultur jaringan, fermipan. Analisis.