Hendi Supriadi
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat, Jl. Kayuambon No. 80 Lembang, Bandung 40391, Indonesia Telp. (022) 2786238; Faks. (022) 2789846

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakter Penciri Keragaman Sumber Daya Genetik Ubi Jalar Jawa Barat Iskandar Ishaq; Atin Yulyatin; Hendi Supriadi
Buletin Plasma Nutfah Vol 25, No 2 (2019): December
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/blpn.v25n2.2019.p31-36

Abstract

Indonesia memiliki keragaman sumber daya genetik ubi jalar yang tinggi dengan jumlah yang cukup banyak dan tersebar diseluruh wilayah dengan variasi hayati yang tinggi, termasuk di Jawa Barat. Karakterisasi dapat digunakan untuk mengetahui dan menganalisis keragaman sumber daya genetik ubi jalar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakter morfologi penciri keragaman sumber daya genetik ubi jalar yang tumbuh di wilayah Provinsi Jawa Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Desember tahun 2016. Karakterisasi pertanaman ubi jalar dilakukan secara in situ di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Karakterisasi dilakukan terhadap 8 aksesi ubi jalar, yaitu (1) Bocil, (2) Bolu, (3) Ase Putih, (4) Ancret, (5) Mano, (6) Rancing ST 1, (7) Rancing ST 2, dan (8) Rancing ST 3. Analisis karakter morfologi yang diamati terdiri atas morfologi daun, batang, bunga, dan umbi sesuai dengan deskriptor ubi jalar. Analisis data menggunakan Analisis Komponen Utama(Pricipal Component Analysis-PCA) serta Analisis Klaster/Cluster Analysis. Data dianalisis dengan bantuan program Minitab 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima komponen utama dengan proporsi keragaman 96,8 %. Sumber daya genetik ubi jalar di Jawa Barat terbagi ke dalam dua klaster pada derajat kemiripan 30%. Keragaman sumber daya genetik ubi jalar di JawaBarat dapat diidentifikasi melalui karakter penciri panjang dan diameter ruas batang; bentuk daun; tipe, jumlah, dan bentuk pusat cuping; warna pucuk daun; panjang dan warna tangkai daun; warna kulit utama; warna daging umbi utama; dan bentuk helaian bunga.