Mamik Setyowati
Balai Besar Penelitian dan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stabilitas Genetik Karakter Bobot Umbi Sumber Daya Genetik Talas (Colocasia esculenta L.) Koleksi BB Biogen Mamik Setyowati; Minantyorini Minantyorini
Buletin Plasma Nutfah Vol 22, No 2 (2016): December
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/blpn.v22n2.2016.p119-126

Abstract

Perakitan varietas unggul talas ditentukan oleh ketersediaan plasma nutfah sebagai sumber gen yang akan digunakan dalam program pemuliaan tanaman talas. Koleksi plasma nutfah talas yang telah ada perlu dimanfaatkan. Untuk memanfaatkan plasma nutfah perlu diketahui karakteristik adaptabilitas yang dimiliki oleh plasma nutfah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmendapatkan informasi daya adaptabilitas hasil umbi plasma nutfah talas dari koleksi yang telah dimiliki oleh BB Biogen. Plasma nutfah tanaman talas banyak 149 aksesi koleksi BB Biogen telah ditanam di Kebun Percobaan Pacet, Jawa Barat pada tahun 2008–2013. Analisis data bobot umbi dilakukan untuk  mengetahui tingkat adaptabilitas bobot umbi terhadap indeks lingkunganmelalui analisis regresi linier Y = bo + b1 X, Y = bobot umbi dan X = indeks lingkungan. Hasil evaluasi bobot umbi plasma nutfah talas pada lingkungan yang memiliki variasi relatif kecil umumnya tidak mengalami perubahan hasil. Aksesi yang memiliki adaptabilitas negatif terhadap perubahan lingkungan, semakin baik lingkungan semakin rendah bobot umbinya adalah varietas Ungu/Ketan dan Kimpul. Aksesi talas yang memiliki respons negatif dapat dikembangkan atau bahan pemulian talas untuk lahan marginal. Aksesi yang memiliki adaptabilitas positif, semakin baik lingkungan semakin tinggi bobot umbinya terdapat 12 aksesi. Dua aksesi yang mengindikasikan lebih peka terhadap perubahan lingkungan dibandingkan dengan aksesi yang lain adalah varietas Karangasem dan Talas Sutera. Varietas Talas Lumbu Ireng, Bentul Koneng, Sutera, dan Lompong dapat memiliki hasil tinggi yang stabil dan dapat dikembangkan lebih lanjut, sebagai bahan pemuliaan talas.
Keragaman Karakter Morfo-Agronomis Sumber Daya Genetik Kacang Tunggak (Vigna unguiculata [L.] Walp.) Koleksi Bank Gen BB Biogen Mamik Setyowati; Hakim Kurniawan
Buletin Plasma Nutfah Vol 22, No 1 (2016): June
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/blpn.v22n1.2016.p41-48

Abstract

Kacang-kacangan potensial seperti kacang tunggak (Vigna unguiculata [L.] Walp.) merupakan sumber daya genetik (SDG) tanaman yang penting. Tanaman kacang tunggak memiliki sifat relatif  lebih tahan kering dibandingkan dengan kacang-kacangan yang lain. Karakterisasi SDG kacang tunggak telah dilakukan pada sebanyak 107 aksesi koleksi BB-Biogen. Karakterisasi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui aksesi-aksesi yang memiliki karakter baik yang dapat dijadikan sebagai sumber gen untuk merakit varietas unggul. Diketahui bahwa aksesi SDG kacang tunggak yang cepat dipanen yaitu aksesi KT-81, Kacang Tunggak 16, TVX-4667-010 dan TVX-2939-09D pada umur 59 hari. Jumlah gerombol polong tiap tanaman terbanyak dihasilkan oleh aksesi Kacang Dadap 125 dan Kacang Tunggak Hitam 24 sebanyak 8 klaster/tanaman. Ukuran butir terbesar dimiliki oleh aksesi Kacang Tunggak Hitam 13 (16,9 gram/100 butir) dan hasil biji tertinggi dihasilkan oleh aksesi Wajak 132 (104,9 gram/50 tanaman). Keragaman fenotipik koleksi SDG kacang tunggak relatif sempit, sehingga perlu dilakukan peningkatan keragaman SDG kacang tunggak baik melalui introduksi dan koleksi maupun persilangan