nFN Kusmana
Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Lembang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakterisasi dan Seleksi 139 Galur Kentang Redy Gaswanto; nFN Kusmana
Buletin Plasma Nutfah Vol 14, No 1 (2008): June
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/blpn.v14n1.2008.p1-7

Abstract

Characterization and Selection of 139 Potato Lines. One of the ways of increasing genetic variability in potato is interspecific hybridization to obtain new potato lines. This lines should then be characterized and used to obtain new breeding materials for potato breeding program. A total of 139 potato lines were planted at Cibodas-Lembang (1,300 m asl), from June 2004 to October 2004 without replication with population number of 5 plants per line. The result showed that (1) Generally the planted lines were round tuber shape (61.9%), yellow skin (98.6%), shallow eyes (71.2%), and light tuber weight per plant (89.2%); (2) 18 potato lines were selected as new breeding materials (13%). AbstrakSalah satu cara untuk menciptakan keragaman genetik pada tanaman kentang adalah melalui hibridisasi antarspesies. Selanjutnya dilakukan karakterisasi galur yang dihasilkan. Diharapkan hasil karakterisasi dapat digunakan sebagai materi dalam perakitan varietas baru. Penanaman galur kentang hasil hibridisasi dilakukan di Cibodas, Lembang (1.300 m dpl), pada bulan Juni-Oktober 2004. Jumlah materi yang ditanam sebanyak 139 galur kentang, tanpa ulangan, dengan jumlah populasi sebanyak lima tanaman per galur. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa (1) secara umum galur yang ditanam mempunyai umbi berbentuk bulat (61,9%), berwarna kuning (98,6%), mata dangkal (71,2%), dan bobot umbi ringan (89,2%); (2) sebanyak 18 galur (13%) terpilih untuk digunakan sebagai materi pemuliaan lebih lanjut.
Karakterisasi Kentang Varietas Granola, Atlantic, dan Balsa dengan Metode UPOV nFN Kusmana; Eri Sofiari
Buletin Plasma Nutfah Vol 13, No 1 (2007)
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/blpn.v13n1.2007.p27-33

Abstract

Characterization was carried out in Indonesian Vegetable Reserach Institute (IVEGRI), Lembang. Twenty plants/plot and three replications for each variety were arranged in Randomized Block Design. The objective of the experiment was to compile characters of potato varieties Granola, Atlantic, and Balsa by implementing UPOV methods. The result shown in the form of table containing descriptions of 50 characters of Granola, Atlantic, and Balsa varieties. AbstrakKegiatan karakterisasi dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Sayuran Lembang, pada ketinggian tempat 1250 m di atas permukaan laut. Populasi tanaman untuk masing-masing varietas adalah 20 tanaman yang diulang sebanyak 3 kali dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menerapkan metode baku UPOV mengenai penyusunan karakterisasi tanaman kentang pada varietas yang populer, yaitu Granola, Atlantic, dan Balsa, sehingga didapatkan informasi morfologi yang lengkap tentang varietas tersebut. Hasil kegiatan ini adalah karakterisasi dalam bentuk tabel yang berisi deskripsi 50 sifat varietas kentang Granola, Atlantic, dan Balsa.
Seleksi Galur Kentang dari Progeni Hasil Persilangan nFN Kusmana; Eri Sofiari
Buletin Plasma Nutfah Vol 13, No 2 (2007)
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/blpn.v13n2.2007.p56-61

Abstract

Selection of progenies and lines of potato. Selection was performed at Indonesian Vegetable Research Institute (IVEGRI), Lembang (1250 asl) in 2006. Seven F1 progenies resulted from previous crossing were grown with population ranging from 50 to 200 seedlings. From the tuber yield had been selected 183 accessions. Out of these selected accessions, 173 accessions were planted with population ranging from 5 to 30 tubers. There were 55 lines showed promising as selected based on tuber yield that more than 300 g/plant, shallow to medium depth of tuber eyes, medium to large tuber size and good taste. There were four lines showed good quality for potato chips. AbstrakSeleksi dilakukan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Lembang (1250 m dpl) pada tahun 2006. Tujuh progeni F1 hasil persilangan ditanam dengan populasi 50-200 tanaman. Hasil seleksi pertama terpilih 183 aksesi, kemudian yang berhasil ditanam kembali sebanyak 173 aksesi. Tiap aksesi ditanam 5-30 umbi. Hasil seleksi kedua terpilih 55 galur dengan hasil lebih tinggi dari 300 g/tanaman, mata umbi dangkal dan medium, ukuran umbi relatif besar, dan rasa enak. Empat galur di antaranya sangat cocok untuk dijadikan bahan baku kripik kentang.