Alina Akhdiya
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Indonesia Jl. Tentara Pelajar No. 3A, Bogor 16111, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0251) 8337975, 8354985; Faks. (0251) 8338820

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keragaman Karakter Morfologi dan Biokimia Isolat Khamir Rizosfer dan Endofit Tanaman Padi Etty Pratiwi; Alina Akhdiya
Buletin Plasma Nutfah Vol 26, No 1 (2020): JUNE
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/blpn.v26n1.2020.p39-50

Abstract

Khamir merupakan mikroorganisme uniseluler yang diklasifikasikan ke dalam kerajaan fungi. Mikroba ini memiliki potensi tidak hanya sebagai pupuk hayati, tetapi juga sebagai agen biokontrol, dekomposer, bioremediasi, serta sebagai probiotik, prebiotik, dan imunostimulan untuk ternak. Penelitian mengenai eksplorasi khamir yang berasal dari rizosfer dan jaringan sudah banyak dilakukan pada berbagai tanaman, tetapi eksplorasi khamir yang berasal dari lahan pertanian padi di Indonesia belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan melakukan isolasi dan karakterisasi khamir dari rizosfer dan jaringan tanaman padi dari beberapa contoh tanah yang memiliki pH tanah rendah, pH netral, dan pH tinggi. Sebanyak 33 isolat khamir berhasil diisolasi dari rizosfer pada kedalaman 20–30 cm dan jaringan tanaman padi. Sebanyak 16 isolat khamir diperoleh dari rizosfer, sedangkan 17 isolat yang lain berasal dari jaringan tanaman (9 isolat dari jaringan daun dan 8 isolat dari jaringan akar). Hasil karakterisasi secara morfologi makroskopis dan mikroskopis, serta secara fisiologis dan biokimia menunjukkan bahwa 33 isolat khamir tersebut dapat dikelompokkan ke dalam 5 genus, yaitu genus Saccharomyces, Candida, Pichia, Hansenula, dan Torulaspora. Isolasi khamir dari contoh tanah atau contoh jaringan tanaman padi dari beberapa daerah yang memiliki pH tanah yang berbeda tidak memperlihatkan spesifisitas genus khamir tertentu yang diperoleh. Jenis-jenis khamir tersebut dapat diisolasi dari contoh tanah maupun jaringan tanaman.