This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONVERGENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DISPARITAS WILAYAH KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA Masfufah -
Sosiohumaniora Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.763 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v15i2.5746

Abstract

Pembangunan wilayah merupakan sub sistem dari pembangunan koridor ekonomi danprovinsi, juga merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari pembangunan nasional. Implikasidari pembangunan ekonomi pada setiap tingkat kabupaten telah memberikan prestasi yang berbeda.Implikasi dari kebijakan desentralisasi fiskal sejak tahun 2001, memberikan peran penting kepadapemerintah daerah dalam pertumbuhan wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisisdinamika disparitas wilayah dan pembangunan infrastruktur, untuk menguji konvergensi wilayah danmembandingkan fenomena tingkat konvergensi antar wilayah koridor eonomi di Indonesia dikaji daripendekatan pendapatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan pendekatan pengeluaran rumahtangga, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memperngaruhi disparitas wilayah antar koridorekonomi di Indonesia untuk periode lima tahun yaitu 2006-2010. Hasil analisis daripenelitian inimenunjukkan bahwa dengan pendekatan PDRB, tidak terjadi konvergensi pendapatan tingkat kabupaten/kota di Indonesia, sedangkan jika menggunakan pendekatan pengeluaran rumah tangga dengan tehnikestimasi FD-GMM, terjadi proses konvergensi. Selanjutnya, terjadi konvergensi di setiap koridorekonomi, baik dengan pendekatan PDRB maupun pengeluaran rumah tangga. Konvergensi tercepatterjadi di koridor ekonomi Jawa dengan pendekatan pengeluaran rumah tangga.