Parnidi Parnidi
Indonesian Sweetener and Fiber Crops Research Institute

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kekerabatan Plasma Nutfah Tebu Berdasarkan Karakter Morfologi Ruly Hamida; Parnidi Parnidi
Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri Vol 11, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/btsm.v11n1.2019.24-32

Abstract

Karakterisasi morfologi tanaman tebu (Saccharum officinarum) sangat diperlukan sebagai pendukung perakitan varietas unggul melalui identifikasi sumber plasma nutfah yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan peluang data morfologi deskriptif, untuk menduga jarak dan hubungan kekerabatan genetik antar aksesi. Analisis clustering dilakukan menggunakan program Minitab 15, berdasar metode complete lingkage atau berdasarkan jarak terbesar dari 105 aksesi tebu. Hasil analisis menghasilkan 8 komponen utama dengan proporsi keragaman 75,4%. Selanjutnya analisis clustering pada 105 aksesi plasma nutfah tebu terbagi menjadi 15 kelompok pada derajat kemiripan 60%. Karakter bentuk telinga daun berkontribusi paling besar terhadap keragaman total. Genetic Relationship of Sugarcane Germplasm from Study on Morphological CharactersMorphological characterization of sugarcane (Saccharum officinarum) is required to support superior variety improvement by identification of germplasm resources. The purpose of this research was to know the diversity and genetic relationship of sugarcane germplasm from exploration in Java, based on morphological data as a contribution in the plant breeding process. The clustering analysis was done on Minitab 15 software by the complete linkage method or the greatest distance for 105 sugarcane accessions. The results showed there have 8 major components with the 75.4% of diversity proportion. While, clustering analysis for 105 sugarcane accession was divided into 15 groups with 60% degree of similarity. Shape of auricle had significant contribution to the total diversity of sugarcane. Keywords: Saccharum officinarum, germplasm, morphology, genetic relationship
Potensi Penggunaan Dua Spesies Agave untuk Pembuatan Pulp dan Kertas Arini Hidayati Jamil; Heronimus Judi Tjahjono; Parnidi Parnidi; Marjani Marjani
JURNAL SELULOSA Vol 8, No 01 (2018): JURNAL SELULOSA
Publisher : Center for Pulp and Paper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1506.969 KB) | DOI: 10.25269/jsel.v1i01.229

Abstract

Potential of Two Agave Species for Pulp and Paper MakingAbstractBoth of Agave sisalana and A. cantala are the most favorite agave species for fiber producer plant in Indonesia. Nevertheless, research study for using fiber of A. sisalana and A. cantala for pulp and paper purpose is hard to find. This study aims to observe the characteristics of A. sisalana and A. cantala fibers as a raw material of pulp including fiber morphology, chemical components, pulp characteristics, optical and physical properties of the handsheets. The observation of all characters was based on Indonesian National Standard (SNI). The pulping method used both of soda process with 18% active alkali and kraft process with 18% active alkali and 25% sulfidity. The result of the study for the handsheets from A. sisalana and A. cantala fibers shows that the brightness, dirt, and tear index were fulfilled to SNI standard for NBKP while the tensile index and burst index just fulfilled to SNI standard for LBKP. The handsheet of A. sisalana fiber has a higher tear index, tensile index, and burst index than the A. cantala ones. Soda pulping of both agave species resulting higher pulp yield, cellulose polymerization degrees and physical properties than kraft pulping.Keywords : Agave sisalana, A. cantala, characteristics of the fiber, pulp AbstrakAgave sisalana dan A. cantala merupakan dua spesies agave yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia sebagai tanaman penghasil serat alam. Namun penelitian mengenai fungsi serat A. sisalana dan A. cantala sebagai bahan baku pulp dan kertas masih sulit ditemukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari karakteristik serat A. sisalana dan A. cantala sebagai bahan baku pulp yang meliputi morfologi serat, komposisi komponen kimia, karakeristik pulp, sifat optik dan fisik lembaran pulp yang dihasilkan. Pengamatan seluruh karakter dilakukan berdasarkan Standar Nasional Indonesia. Pemasakan menggunakan metode soda dengan alkali aktif 18% dan kraft dengan alkali aktif 18% dan sulfiditas 25%. Hasil pengamatan pada lembaran pulp yang dihasilkan dari serat A. sisalana dan A. cantala menunjukkan bahwa derajat cerah, noda, dan kekuatan sobek memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) Pulp Kraft Putih Kayujarum (NBKP) sementara kekuatan tarik dan kekuatan retak memenuhi SNI Pulp Krat Putih Kayudaun (LBKP). Lembaran pulp A. sisalana memiliki kekuatan sobek, tarik, dan retak lebih tinggi dibanding lembaran pulp A. cantala. Metode pemasakan soda pada serat kedua spesies agave tersebut menghasilkan rendemen pulp, derajat polimerisasi selulosa, dan kekuatan fisik lebih baik dibanding metode kraft.Kata kunci : Agave sisalana, A. cantala, karakteristik serat, pulp