Setyawati Sulubara
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI INTRA UTERIN FETAL DEATH (IUFD) PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2013 Setyawati Sulubara
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 10 No. 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.262 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v10i3.115

Abstract

Kematian maternal dan perinatal merupakan masalah besar. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2000 kematian perinatal 400/100.000 orang atau sekitar 200.000 ribu orang pertahun sehingga kematian perinatal terjadi 1.2-1.5 menit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kasus IUFD di RSUD Kota Padangsidimpuan tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian secara deskriptif yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi IUFD pada ibu bersalin di RSUD Kota Padangsidimpuan tahun 2013, dengan menggunakan data sekunder dari Medical Record. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Kota Padangsidimpuan tahun 2013 yang berjumlah 27 orang. Data sekunder yang dikumpulkan dari catatan rekam medik (medical record) IUFD di RSUD Kota Padangsidimpuan tahun 2013. Data kemudian dianalisis secara deskriptif dengan melihat angka yang telah dikumpul pada setiap karakteristik variabel dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi, kemudian dilanjutkan dengan membahas hasil denhan menggunakan teori yang ada. Berdasarkan frekuensi kejadian IUFD berjumlah 27 dari 1510 persalinan. Berdasarkan faktor komplikasi penyakit ibu lebih banyak terjadi pada pre-eklampsia dan eklampsia berjumlah 14 kasus (51.8 %), berdasarkan faktor plasenta lebih banyak pada kasus plasenta previa 15 kasus (55.5 %), berdasarkan faktor resiko pada kasus usia ibu lebih banyak pada usia 25-35 tahun berjumlah 15 kasus (55.5 %), berdasarkan usia kehamilan > 28 minggu berjumlah 18 kasus (66.7 %). Melihat angka kejadian IUFD yang tinggi perlu mendapatkan penanganan yang intensif dengan melakukan pemeriksaan minimal 4 kali kehamilan, mengikuti program KB dan mengatur jarak kehamilan.