Andi Faisal Anwar
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Tinjauan Sosiologi Ekonomi Terhadap Perilaku Konsumsi Masyarakat Kota Makassar Pada Pasar Virtual Anwar, Andi Faisal; Parakkasi, Idris; Rusydi, Bahrul Ulum
AL-FALAH : Journal of Islamic Economics Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jie.v3i1.346

Abstract

This study aims to analyze the behavior of public consumption, the factors that encourage people to transact in the virtual market, and forecasting the type of the market in the future related by consumption behavior. Therefore, the analytical method used is descriptive statistical analysis. The results showed that in terms of characteristics of people who spend in the virtual market dominated by women, high school educated, and having aged between 21-30 years, sources of information through social media, and the type of goods is a fashion product. In terms of consumer behavior and the value of goods, generally consumers still doubt on the quality of goods sold in the virtual market. The reasons of shoppings are efficiency and effectiveness as well as availability of new products. Furthermore, in terms of consumption behavior and hypereality, people tend to browse despite the desire to buy goods quite low, consumer exposure in non-virtual market will decrease in stead of in the virtual market, and then some people still doubt the level of trust and security transact in the virtual market. Religious values are essential to improving people's morale in exploiting virtual markets
Tinjauan Sosiologi Ekonomi Terhadap Perilaku Konsumsi Masyarakat Kota Makassar Pada Pasar Virtual Andi Faisal Anwar; Idris Parakkasi; Bahrul Ulum Rusydi
AL-FALAH : Journal of Islamic Economics Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jie.v3i1.346

Abstract

This study aims to analyze the behavior of public consumption, the factors that encourage people to transact in the virtual market, and forecasting the type of the market in the future related by consumption behavior. Therefore, the analytical method used is descriptive statistical analysis. The results showed that in terms of characteristics of people who spend in the virtual market dominated by women, high school educated, and having aged between 21-30 years, sources of information through social media, and the type of goods is a fashion product. In terms of consumer behavior and the value of goods, generally consumers still doubt on the quality of goods sold in the virtual market. The reasons of shoppings are efficiency and effectiveness as well as availability of new products. Furthermore, in terms of consumption behavior and hypereality, people tend to browse despite the desire to buy goods quite low, consumer exposure in non-virtual market will decrease in stead of in the virtual market, and then some people still doubt the level of trust and security transact in the virtual market. Religious values are essential to improving people's morale in exploiting virtual markets
PENGARUH CAPITAL ASSET DAN NON-CAPITAL ASSET TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN DI DESA SALAJANGKI, KABUPATEN GOWA Sukrin Sukrin; Andi Faisal Anwar
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v4i2.4430

Abstract

Dusun Pamandongan Desa Salajangki merupakan satu-satunya Desa yang memiliki pesisir pantai yang ada di Kabupaten Gowa.  Permasalahan yang di hadapi nelayan di Dusun Pamandongan ini yaitu pendapatan nelayan yang rendah dan  tidak menentu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh capital asset yakni modal, pengalaman, teknologi dan factor non-capital asset seperti jumlah tanggungan dan jarak tempuh terhadap tingkat pendapatan nelayan. Hasil analisis menunjukan bahwa variabel capital asset maupun non-capital asset yakni modal, pengalaman, teknologi, jumlah tanggungan dan jarak tempuh secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, sedangkan secara parsial bahwa variabel modal pengalaman, teknologi, dan jarak tempuh berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan. Variable jumlah tanggungan, nampaknya berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pendapatan nelayan.Kata kunci: Pendapatan Nelayan, Modal, Pengalaman, Teknologi, Jumlah Tanggungan, Jarak Tempuh.
Mengungkap Penghidupan Petani Miskin Pedesaan; Sebuah Kajian Sosial Ekonomi Andi Faisal Anwar; Nursini Nursini
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v5i1.5142

Abstract

Struktur perekonomian Kabupaten Bulukumba yang ditopang dari sektor pertanian, nampaknya belum maksimal berkontribusi besar terhadap pengentasan kemiskinan. Kemiskinan di Kabupaten Bulukumba, yang meliputi aspek sosial ekonomi, seperti rendahnya tingkat pendapatan, minimnya akses pangan, sandang, pemukiman, pendidikan, kesehatan dan rendahnya aksesibilitas menyampaikan pendapat serta minimnya akses informasi bantuan sosial. Kantong-kantong kemiskinan yang ada di wilayah ini, justru tersentralisir pada daerah sentrum produksi pertanian terbesar di Kabupaten Bulukumba, yaitu Kecamatan Gantarang dan Kecamatan Kajang. Kontradiksi sosial tersebut, pada akhirnya menempatkan kemiskinan  di daerah tersebut cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi yang ada, sebagai strategi pengentasan kemiskinan yang ada di Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini dilaksanakan di di Desa Bonto Baji, Kecamatan Kajang dan Desa Bonto Macinna, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualtitatif, dengan model teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Penyebab utama rendahnya akses pangan bergizi, sanitasi, dan listrik adalah rendahnya pendapatan yang dimiliki. 2). Petani yang menggarap luas lahan di bawah dari 100 are, maka rata-rata pendapatannya di bawah dari garis kemiskinan Bulukumba atau dipastikan miskin. 3). Komoditi ubi kayu dan padi sawah merupakan sektor basis yang mampu menyerap tenaga kerja dan menekan kemiskinan, dengan penguatan inovasi home industri, sistem mekanisme resi gudang dan penguatan industri olahan berbasis komdoiti unggulan. 4). Penanganan pengentasan kemiskinan yang efektif dan efisien dapat lebih konsolidatif, dengan pembuatan UPTD pengentasan kemiskinan, sehingga program pengentasan kemiskinan bersinergi dengan baik, tidak tumpang tindih dan lebih transparan.
Merunut Dominasi Harga Versus Hiperealitas; Studi Konsumerisme Pasar Virtual Andi Faisal Anwar; Surahmat Tiro; Haslinda Niar
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v5i2.6917

Abstract

Kontradiksi antara harga & citra sebagai variabel yang mempengaruhi perilaku konsumsi, semakin tidak terhindarkan di dalam pasar virtual, seiring dengan kemajuan teknologi saat ini. Revolusi industri 4.0 telah merubah pola transaksi pasar kearah pasar virtual, pasar yang mampu meretas batas ruang dan waktu. Hal itu juga berpengaruh terhadap pada pola permintaan dan konsumsi dalam pasar itu sendiri. Tindakan konsumsi suatu barang dan jasa dalam pasar virtual, seringkali tidak lagi berdasarkan pada kegunaannya melainkan lebih mengutamakan tanda dan simbol yang melekat pada barang dan jasa itu sendiri, masalah ini kian menjadi sebuah pertentangan yang cukup tajam dalam studi sosiologi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi permintaan barang di pasar virtual dan dampak hiperealitas terhadap permintaan barang di pasar virtual. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualtitatif, dengan model teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Faktor yang mempengaruhi permintaan barang di pasar virtual, nampaknya lebih dominan dipengaruhi oleh pilihan rasional konsumen, dibandingkan dengan faktor hiperealitas itu sendiri. Hal itu dibuktikan dengan capaian indikator-indikator yang terkait dengan pilihan rasional sangat tinggi, seperti indikator akses informasi, harga dan nilai manfaat barang, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan indikator yang terkait dengan hiperealitas itu sendiri, seperti aspek eksistensi atau nilai fungsional tubuh. 2). Meskipun hiperealitas tidak nampak terhadap permintaan barang di pasar virtual, akan tetapi perangkat-perangkat untuk menuju hiperealitas ini, sudah terlihat jelas. Seiring dengan kecepatan informasi lewat iklan-iklan, dalam menggiring perilaku masyarakat masuk dalam pusaran pasar virtual yang kian konsumeristik. 
Faktor-faktor yang Memengaruhi Produksi Jagung di Desa Tanah Towa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Kamaluddin Kamaluddin; Andi Faisal Anwar
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v4i1.8124

Abstract

Desa tanah Towa merupakan salah satu sentra penghasil jagung di Kabupaten Bulukumba. Permasalahan yang dihadapi oleh petani jagung di daerah ini ialah tingkat produksi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh tenaga kerja, pupuk, luas lahan, dan modal terhadap produksi jagung di Desa Tanah Towa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap produksi jagung, sementara pupuk, luas lahan, dan modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi jagung.
Silang Sengkarut Pembangunan Berkelanjutan Perkotaan Dalam Pusaran Kapital (Studi Kasus: Megaproyek Reklamasi CPI Makassar) andi Faisal Anwar; Khairil Aswandi
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v6i1.9540

Abstract

Kebutuhan akan lahan di perkotaan kian hari kian meningkat, yang disebabkan peningkatan jumlah penduduk dan industrialisasi. Untuk memenuhi akan kebutuhan itu, maka salah satu cara yang bisa digunakan yaitu, dengan melakukan reklamasi kawasan pesisir. Termasuk proyek reklamasi yang berjalan di Kota Makassar yaitu, pembangunan megaproyek CPI (Centre Point of Indonesia) di Makassar. Akan tetapi, reklamasi itu nampaknya menimbulkan dampak sosial ekonomi dan kerusakan lingkungan yang cukup destruktif. Beranjak dari masalah inilah, peneliti ingin melihat apakah reklamasi tepat dijalankan dalam perspektif green economy. Penelitian ini berlokasi di Kelurahan Panambunga, Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode kualitatif,  dengan pendekatan studi kasus. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini antara lain, pembangunan perkotaan dengan melalui reklamasi itu tidak tepat dilakukan, karena sangat berdampak secara sosial dan lingkungan, termasuk penurunan pendapatan. Semuanya, menyimpang dari persyaratan pembangunan berkelanjutan. Pembangunan proyek reklamasi ini seringkali menimbulkan konflik dalam keluarga, oleh karena himpitan ekonomi, yang kian parah, yang disebabkan oleh menurunnya tingkat pendapatan, disaat yang sama terjadi peningkatan jumlah kebutuhan yang kian hari kian meningkat ditengah kompleksitas perkotaan. Sedangkan dampak ekonomi yang ditimbulkan berdasarkan hasil  penelitian ini yaitu, terjadi penurunan drastis pendapatan nelayan sebelum dan selama pembangunan  megaproyek reklamasi CPI Makassar tersebut. Dimana, pasca reklamasi terjadi penurunan pendapatan secara drastis, yang mengakibatkan menurun kualitas penghidupan masyarakat pesisir.
Mengukur Dampak Pengangguran, Tingkat Pendidikan, Upah Minimum, dan Pengeluaran Per Kapita terhadap Kemiskinan di Kota Makassar Eka Nurcitra Ayu Ningtias; Andi Faisal Anwar
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v1i1.19637

Abstract

This study aims to see whether there is an effect of unemployment, education level, minimum wage, and capita expenditure on poverty in Makassar City. This research is a type of quantitative research. The data used are secondary data with the type of annual time series data in the 2008-2018 (10 years) period obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The data analysis technique used in this study is multiple regression analysis using SPSS version 21, this model shows how much influence occurs between the independent variables on the dependent variable. The results of this study indicate that the unemployment variable, the education level, the minimum wage, and the per capita expenditure have a positive and significant effect on poverty in Makassar City. The implication of this research requires efforts from various parties to improve the performance of education in increasing the standard of living of the community, especially for the poor. Especially the government must improve and optimize access to education for the vulnerable to the poor. In addition, a better minimum wage increase, and comprehensive collaboration among stakeholders for poverty alleviation.Keywords: Unemployment, Education Level, Minimum Wage, PovertyPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pengangguran, tingkat pendidikan, upah minimum, dan pengeluaran per kapita terhadap kemiskinan di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Adapun data yang digunakan yaitu data sekunder dengan jenis data deret waktu tahunan dalam periode 2008-2018 (10 tahun) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan SPSS versi 21, dari model ini menunjukkan berapa besar pengaruh yang terjadi antara variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengangguran, tingkat pendidikan, upah minimum, dan pengeluaran per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kota Makassar. Implikasi dari penelitian ini yakni diperlukan upaya dari berbagai pihak untuk meningkatkan performa pendidikan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama bagi golongan miskin. Terkhusus pemerintah harus meningkatkan dan mengoptimalkan akses pendidkan sampai ke kaum rentan miskin. Selain itu peningkatan upah minimum yang lebih baik, dan kolaborasi yang menyeluruh antar stakeholder untuk pengentasan kemiskinan.Kata kunci: Pengangguran, Tingkat Pendidikan, Upah Minimum, Kemiskinan
Study of the Effectiveness of Poverty Reduction Programs; an Analytic Hierarchy Process Approach Andi Faisal Anwar; Rini Indah Sari
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v1i2.22994

Abstract

The budget allocation for poverty alleviation is getting bigger from time to time. However, the poverty rate did not change significantly. This study aims to determine the effectiveness of poverty programs that have been initiated by the government, through programs (KUBE, PANSIMAS, BUNDES, PNPM, and P2KP), which are believed to improve poverty alleviation efforts in Manyampa Village, Ujung Loe District, Bulukumba Regency. The research method used in this research is quantitative research, with the AHP (Analytic Hierarchy Process) analysis method. Data collection techniques were obtained from questionnaires or primary data sources, while secondary data were obtained from reports from BPS South Sulawesi, BPS Bulukumba, District Offices and related agencies in Bulukumba Regency. The novelty of this study is to explore further and evaluate what programs are quite effective in reducing poverty rates, with the help of expert choice with a consistency test. The results of this study indicate that in poverty alleviation efforts, the P2KP program is the most effective in reducing poverty with small business empowerment-based programs, while from community empowerment-based programs, the PANSIMAS program is more consistent than other programs in poverty alleviation efforts. P2KP and the PANSIMAS program each got a score of 0.02<0.1. It can be interpreted that the Inconsistency ratio <0.1 (the maximum limit) is also tested to be consistent, it's just that the achievement is lower than other programs. The implication of this research is that the local government needs to further evaluate ineffective poverty alleviation programs so that budget misallocations do not occur and are able to accelerate effective poverty alleviation programs that have been running. Keywords: Poverty, Program, Efectiveness
RESPONSIVE GENDER ON BUDGETING PLANNING; A COMPLIANCE AUDIT STUDY ON PUBLIC SECTOR Andi Faisal Anwar; Andi Y usril Cibu; Puspita Hardianti Anwar
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.306 KB) | DOI: 10.52062/keuda.v6i3.1795

Abstract

Penganggaran pemerintah daerah di Indonesia, khususnya di Kota Makassar belum berperspektif gender. Persoalan penganggaran tersebut, lebih diakibatkan oleh faktor manusia yang berbeda secara sosial dan budaya, sehingga menciptakan kebijakan yang bias. Dampak yang muncul seringkali tidak membawa manfaat yang sama bagi perempuan dan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji bagaimana isu integrasi gender responsive budget dalam perencanaan dan penganggaran pada Dinas Kesehatan untuk anggaran tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi anggaran responsif gender dengan persentase yang sangat minim hanya 2,33% dari anggaran belanja langsung, Terdapat 12 pos anggaran atau kegiatan dalam alokasi anggaran yang berbasis gender. Alokasi anggaran untuk kesetaraan gender menunjukkan persentase yang sangat minim hanya 0,09% dari anggaran belanja langsung dan terdapat 1 (satu) pos anggaran atau kegiatan dalam alokasi anggaran khusus berbasis gender, yakni  pada pos anggaran yang tercantum dalam laporan Pendapatan Asli Daerah. dan Anggaran Belanja. (APBD). Sedangkan untuk alokasi anggaran kelembagaan untuk kesetaraan gender, tidak ditemukan adanya alokasi atau pos anggaran dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang ada. Dinas Kesehatan Kota Makassar dalam melaksanakan PPRG menghadapi dua kendala yaitu kendala struktural dan kultural, sehingga hal tersebut menjadi tantangan dalam mewujudkan penganggaran yang lebih responsif terhadap kesetaraan gender. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pemerintah meningkatkan komitmen dan mendorong strategi penganggaran yang berbasis gender, yang mampu memecahkan berbagai macam persoalan kendala struktural maupun kultural, sehingga misi kesetaraan gender tersebut menjadi lebih inklusif. Keywords: Budgeting, Gender, Compliance Audit.