Andi Lopa Ginting
Unversitas Terbuka

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Interelasi Pengeluaran Pemerintah dan Kesempatan Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah Andi Lopa Ginting; Sondang Nauly Hasibuan
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v6i2.10957

Abstract

Permasalahan mendasar tenaga kerja Kalimantan Tengah dirumuskan sebagai penduduk usia kerja yang didominasi oleh tenaga kerja dengan kompetensi dan etos kerja rendah, produktivitas rendah sehingga menerima upah rendah, perlakuan tidak sejajar dalam hubungan industrial yang pada akhirnya menyebabkan kesejahteraan dan pekerja rendah maka dari Penelitian ini bertujuan untuk interelasi pengeluaran pemerintah dan kesempatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder time series tahun 2010-2016. Data dianalisis menggunakan path analisis. Hasil penelitian menemukan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga Prob ( 0,001 ). Pengeluaran pemerintah tidal berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga Prob (0,008). Kesempatan kerja berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga Prob (0,002). Kesempatan kerja berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga Prob (0,004).  Pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga Prob (0,001). Pengeluaran pemerintah tidal berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga Prob (-0.724). Kesempatan kerja berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan melalui mediasi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga Prob (1.198). Pemerintah diharapkan lebih banyak melakukan investasi yang memberikan manfaat pada perekonomian masyarakat secara umum seperti pembangunan infrastruktur perekonomian. Kesempatan kerja yang semakin baik berakibat pada semakin rendahnya angka kemiskinan pada masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga perlu adanya peningkatan investasi baik dari pemerintah maupun swasta untuk membuka lapangan pekerjaan yang dapat meningkatkan penyerapan tenga kerja masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah. Kata kunci: Pengeluaran Pemerintah, Kesempatan Kerja, Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan.
Dampak Angka Harapan Hidup dan Kesempatan Kerja Terhadap Kemiskinan Andi Lopa Ginting
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v7i1.13197

Abstract

Keberhasilan dari program pembangunan sosial ekonomi menjadi indikator indeks pembangunan manusia (IPM). Angka harapan hidup erat kaitannya dengan angka kematian bayi, Kesempatan Kerja, kemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor  Pengaruh Angka Harapan Hidup dan Kesempatan Kerja terhadap Kemiskinan Provinsi Kalimantan Tengah. Subjek penelitian ini adalah 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah, dengan tahun pengamatan 2011-2018. Data dalam penelitian ini adalah Angka Harapan Hidup, Kesempatan kerja, Kemiskinan, dan Kesempatan Kerja di Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan menggunakan alat analisis Path Analysis (Analisis Jalur). Angka harapan hidup pada dasarnya merupakan gambaran kondisi suatu wilayah secara garis besar. Semakin tingginya angka harapan hidup di Provinsi Kalimantan Tengah menandakan adanya perbaikan status kesehatan masyarakat, termasuk peningkatan akses,  kualitas pelayanan kesehatan yang mengurangi taraf kemiskinan karena meningkatnya peluang angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil penelitian ini juga menunjukkan angkatan kerja dan pertumbuhan ekonomi harus memiliki strategi yang tepat untuk mensejahterakan masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah karena tidak terdampak positif dengan Program strategis yang selama ini berjalan dalam mengurangi kesenjangan pembangunan sosial masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah.Kata kunci : Angka Harapan Hidup; Kesempatan Kerja; Kemiskinan; Pertumbuhan Ekonomi.
Measuring the Impact of General Allocation Funds, Labor and Government Expenditures on Economic Growth Andi Lopa Ginting
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v8i2.20566

Abstract

This study aims to analyze the effect of General Allocation Funds, Labor and Government Expenditures on Economic Growth in East Kotawaringin Regency. The research method used in this research is a descriptive-quantitative research approach. The analytical tool used in his study is multiple linear regression with the t test, F test, and the coefficient of determination test. The results of this study indicate that partially the variables of the General Allocation Fund and Government Expenditures have a significant effect on Economic Growth in East Kotawaringin Regency. While the Labor variable does not have a significant effect on Economic Growth in East Kotawaringin Regency. Simultaneously, the variables of the General Allocation Fund, Labor, and Government Expenditures together have an effect on the Economic Growth variable. The implications of this research include, among others, to encourage the economy of East Kotawaringin Regency, the general allocation fund should be increased for the advancement and improvement of economic growth as well as improving the quality of the Laborforce in the East Kotawaringin area.Keywords:   Economic Growth; General Allocation Fund; Government Expenditure; Labor