Fitriani Fitriani
SDN Babakan 02, Losari, Brebes, Jawa Tengah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Operasi Hitung Dengan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Melalui Aplikasi Zoom Meeting Pada Siswa Kelas III Semester I SD Negeri Babakan 02 Tahun Pelajaran 2020/2021 Fitriani Fitriani
Educatif Journal of Education Research Vol 3 No 3 (2021): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36654/educatif.v3i3.51

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri Babakan 02 tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) memaparkan penerapan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar; (2) meningkatkan dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada materi operasi hitung; dan (3) meningkatkan dan mengetahui peningkatan hasil belajar dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada materi operasi hitung. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Babakan 02 yang berjumlah 17 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, kuesioner dan soal evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Langkah-langkah pendekatan pembelajaran kontekstual sebagai berikut: (1) relating, (2) applying,(3) exsperiencing,(4) cooperting, dan (5) transfering. Peningkatan hasil belajar ditunjukkan pada, kondisi awal rata-rata hasil belajar, yaitu 58,82 dengan persentase ketuntasan 41,18%, meningkat pada siklus I rata- rata hasil belajar menjadi 68,24 dengan persentase ketuntasan 64,71%, pada siklus II rata-rata hasil belajar menjadi 78,24 dengan presentase ketuntasan 88,23. Keaktifan siswa menunjukkan, kondisi awal keaktifan siswa diperoleh nilai 62,90 pada kriteria “tidak kritis”, setelah dilakukan tindakan nilai kemampuan keaktifan siswa meningkat menjadi 76,10 pada kriteria “cukup kritis”, presentase jumlah siswa yang minimal cukup kritis pada kondisi awal 47,10% di kondisi akhir meningkat menjadi 64,71%.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Operasi Hitung Dengan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Melalui Aplikasi Zoom Meeting Pada Siswa Kelas III Semester I SD Negeri Babakan 02 Tahun Pelajaran 2020/2021 Fitriani Fitriani
Educatif Journal of Education Research Vol 3 No 3 (2021): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.573 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v3i3.51

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri Babakan 02 tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) memaparkan penerapan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar; (2) meningkatkan dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada materi operasi hitung; dan (3) meningkatkan dan mengetahui peningkatan hasil belajar dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada materi operasi hitung. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Babakan 02 yang berjumlah 17 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, kuesioner dan soal evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Langkah-langkah pendekatan pembelajaran kontekstual sebagai berikut: (1) relating, (2) applying,(3) exsperiencing,(4) cooperting, dan (5) transfering. Peningkatan hasil belajar ditunjukkan pada, kondisi awal rata-rata hasil belajar, yaitu 58,82 dengan persentase ketuntasan 41,18%, meningkat pada siklus I rata- rata hasil belajar menjadi 68,24 dengan persentase ketuntasan 64,71%, pada siklus II rata-rata hasil belajar menjadi 78,24 dengan presentase ketuntasan 88,23. Keaktifan siswa menunjukkan, kondisi awal keaktifan siswa diperoleh nilai 62,90 pada kriteria “tidak kritis”, setelah dilakukan tindakan nilai kemampuan keaktifan siswa meningkat menjadi 76,10 pada kriteria “cukup kritis”, presentase jumlah siswa yang minimal cukup kritis pada kondisi awal 47,10% di kondisi akhir meningkat menjadi 64,71%.