Muhammad Zakaria Umar
Program Studi D3 Arsitektur, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEDOMAN MENGADAPTASI RUMAH TRADISIONAL BUTON PADA BANGUNAN KANTOR PEMERINTAH DI KOTA BAUBAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA Muhammad Zakaria Umar; Arief Saleh Sjamsu
Jurnal Malige Arsitektur Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Malige Arsitektur
Publisher : Jurnal Malige Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSelama ini kegiatan adaptasi-mengadaptasi rumah tradisional Buton ke bangunan pemerintah masih bersifatasal caplok dan cenderung kurang mempertimbangkan filosofi serta makna dari rumah tradisional Buton. Hal initerjadi karena belum adanya pedoman atau acuan yang pasti tentang cara mengadaptasi rumah tradisional Buton.Pedoman mengadaptasi rumah tradisional Buton ke bangunan pemerintah penting dibuat agar filosofi, simbol,dan makna rumah tradisional Buton tetap terjaga. Penelitian ini ditujukan untuk membuat pedoman adaptasirumah tradisional Buton pada bangunan kantor pemerintah di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara.Penelitian ini menggunakan metode etnografis dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukandengan cara dokumentasi seperti pengambilan gambar obyek, buku, dan data-data hasil penelitian sebelumnya.Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pedoman mengadaptasi rumah tradisional Buton padabangunan kantor pemerintah di Kota Baubau dilakukan dengan cara menyetarakan tugas para pejabat,menyetarakan fungsi para pejabat, menyetarakan bangunan tradisional dan kantor pemerintahan, danmengidentifikasi elemen-elemen arsitektural yang bermakna politis.Kata kunci: Adaptasi, rumah Buton, bangunan pemerintahABSTRACTAll this time the adaptation activities - adapting traditional Buton houses to government buildings are still ofan origin and tend to lack consideration of the philosophy and meaning of traditional Buton houses. Thishappens because there are no definitive guidelines on how to adapt the traditional Buton house. Guidelines foradapting traditional Buton houses to government buildings are important so that the philosophy, symbols, andmeanings of traditional Buton homes are maintained. This study aimed to make guidelines for adaptation oftraditional Buton houses in government office buildings in the City of Baubau, Southeast Sulawesi Province.This research uses ethnographic methods with a qualitative approach. Data collection is done by means ofdocumentation such as taking pictures of objects, books, and data from previous research. Based on the above itcan be concluded that the guidelines for adapting traditional Buton houses to government office buildings in theCity of Baubau are carried out by balancing the duties of officials, balancing the functions of officials, balancingtraditional buildings and government offices, and identifying architectural elements that are politicallymeaningful.Keywords: Adaptation, Buton house, government building