Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN DAMPAK PERPISAHAN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN HOSPITALISASI DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT BUNDA PALEMBANG Ersita Ersita
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.457 KB)

Abstract

Hospitalisasi merupakan pengalaman penuh stress baik bagi anak maupun keluarganya. Stressor utama yang dialami dapat berupa perpisahan dengan keluarga. Reaksi anak dapat dipengaruhi oleh : perkembangan usia anak, pengalaman terhadap sakit, perpisahan, diagnose penyakit, system dukungan, dan koping terhadap stress. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan dampak perpisahan terhadap dengan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak. Metode penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif survey analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien anak di Ruang Rawat Inap Anak Rumah di RS Bunda Palembang. Pengambilan sampelnya dengan cara Accidental Sampling dengan sampel penelitian berjumlah 38 sampel. Analisa data penelitian ini dilakukan dengan 2 cara yaitu analisa univariat dan analisa bivariat melalui uji chi square dengan instrument yaitu kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di RS Bunda Palembang. Berdasarkan penelitian dari 38 responden diketahui tingkat kecemasan kategori ringan sebanyak 13 responden (34,2%), cemas sedang sebanyak 25 responden (65,8%). Hasil bivariat menunjukan bahwa untuk variabel dampak perpisahan diperoleh p value = 0,006, variabel yang berarti ada hubungan antara variabel dampak perpisahan, dengan tingkat kecemasan. Diharapkan bagi pihak Rumah Sakit Bunda Palembang untuk dapat modifikasi ruang perawatan dengan cara membuat situasi ruang rawat seperti rumah, diantaranya dengan membuat dekorasi ruangan yang bernuansa serta menyediakan fasilitas untuk bermain bagi anak dengan perlu memperhatikan anak, prinsip – prinsip bermain dan permainan yang sesuai dengan usia atau tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga tujuan bermain, yaitu untuk mempertahankan proses tumbuh kembang dapat dicapai secara optimal.
PERSEPSI IBU POST PARTUM TENTANG PEMBERIAN KOLOSTRUM DI RUANG KEBIDANAN RSUD BASEMAH PAGAR ALAM TAHUN 2016 Ersita Ersita
Masker Medika Vol 5 No 1 (2017): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, bayi baru lahir yang tidak mendapatkan kolostrum sebanyak 25,3%. Persentase ibu yang tidak memberikan kolostrum kepada bayi baru lahir di Sumatera Selatan sebanyak 11,1%. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui persepsi ibu post partum tentang pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016 dengan tiga orang ibu post partum normal dan kepala ruangan kebidanan. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil wawancara mendalam dengan ibu post partum mengenai kognitif bahwa kolostrum adalah cairan kuning yang keluar setelah melahirkan sampai dengan hari ketiga, yang bermanfaat untuk kesehatan bayi supaya bayi tidak mudah terkena penyakit. Afektif ibu post partum ada yang kurang setuju dan merasa cemas karena masih ada budaya di daerah informan dan juga karena kurangnya informasi dari petugas kesehatan di ruang kebidanan mengenai kolostrum. Konatif ibu post partum ada yang memberikan dengan cara menyusui langsung dan ada yang menggunakan botol susu. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan kognitif ibu post partum sudah baik, meskipun afektif ibu post partum masih ada yang kurang setuju dan merasa cemas, tetapi konatif ibu post partum sudah baik karena memberikan kolostrum kepada bayinya sampai hari ketiga. Disarankan petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang pemberian kolostrum kepada ibu-ibu hamil agar mengetahui manfaat dan mau memberikan kolostrum kepada bayi baru lahir
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Terhadap Self Medication Penggunaan Obat Analgesik Bebas di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada Ersita Kardewi
Sriwijaya Journal of Medicine Vol. 1 No. 1 (2018): Vol 1, No 1, 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/sjm.v1i1.3

Abstract

Nyeri adalah pengalaman perasaan emosional yang tidak menyenangkan akibat terjadinya kerusakan aktual maupunpotensial, dan juga boleh menyebabkan terjadinya kerusakan. Pengobatan yang sering dilakukan untuk meringankannyeri ini adalah dengan tindakan pengobatan sendiri atau self medication salah satunya dengan konsumsi obat analgesik, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap self medicationpenggunaan obat analgetik bebas di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina HusadaJenis penelitian ini adalah observasional dalam bentuk cross sectional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa SekolahTinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Jumlah sampel dalampenelitian ini adalah 400 orang. Cara pengambailan distratifikasi berdasarkan semester yang diambil secara randomsederhana dan secara proporsional dari setiap semester. Data dianalisa dengan menghitung OR dan menggunakan ChiSquare TesHasil penelitian Didapatkan ada hubungan (OR 1,160) dan tidak bermakna (P-value 0,773) antara pengetahuan terhadapself medication penggunaan obat analgesik, ada hubungan (OR 1,542) dan tidak bermakna (P value 0,212) antara sikapterhadap Terhadap Self MedicationPenggunaan Obat Analgesik bebas, ada hubungan (OR 2,528) dan bermakna (p- value 0,014) antara perilaku terhadap Self medication penggunaan obat Analgesik Bebas, didapatkan faktor yangberperan terhadap penggunaan obat yaitu perilaku dengan OR 0,417 dan bermakna (p=0,020).
Tingkat Stres, Ansietas dan Depresi Perawat Dalam Memberikan Pelayanan Keperawatan Pada Pasien Covid-19 Suryanto Suryanto; Yunita Liana; Mareta Akhriansyah; Ersita Ersita
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.911 KB) | DOI: 10.36086/jkm.v1i2.1011

Abstract

Latar Belakang : Pandemi Covid-19 terus menunjukkan peningkatan kasus yang signifikan. Covid-19 telah banyak menimbulkan korban jiwa, selain itu juga berdampak terhadap gangguan kesehatan mental bagi korban ataupun tenaga kesehatan seperti perawat yang bertugas berupa stres, ansietas, dan depresi. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat stres, ansietas dan depresi perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan pada pasien Covid-19 di RSUD dr. H. Ibnu Sutowo Baturaja tahun 2021. Metode : . Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan survei. Waktu penelitian pada tanggal 10-25 Juli 2021 di RSUD dr. H. Ibnu Sutowo Baturaja. Jumla sampel 47 orang , teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan adalah DASS 42. Hasil : Karakteristik responden berdasarakan usia didapatkan rata-rata usia responden yaitu 36,43 tahun, Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 28 orang (59,6%). Sebagian besar responden berpendidikan D3 Keperawatan sebanyak 26 orang (55,3%). Sebagian besar responden telah menikah sebanyak 31 orang (66%). Sebagian besar perawata mengalami tingkat depresi ringan sebanyak 28 orang (59,6%), tingkat ansietas sedang sebanyak 20 orang (42,6%), tingkat stres sedang sebanyak 25 orang (53,2%). Kesimpulan : perawat mengalami tingkat depresi ringan, ansietas sedang dan tingkat stres sedang
Uji Efektivitas Antibakteri Fraksi Aktif Daun Sirsak (Annonamuricata Linn) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Ersita; Kardewi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v3i2.60

Abstract

Diare adalah suatu penyakit infeksi bakteri patogen dan merupakan masalah kesehatan masyarakat terutama didaerah miskin dan lingkungan sanitasi yang jelek. Salah satu zat tradisional yang bersifat antibakteri yaitu daun sirsak(AnnonaMuricata Linn). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antibakteri daun sirsak(AnnonaMuricata Linn) terhadap Escherichia coli. Studi Eksperimental secara in vitro telah dilakukan di Laboratorium Genetika dan Bioteknologi Universitas Sriwijaya Palembang dari bulan April – Agustus 2015. Sampel yang digunakan adalah Escherichia coli yang didapat dari PT. Bio Farma (Persero) Bandung. fraksi dibagi menjadi 6 konsentrasi yaitu 2mg/ml, 1 mg/ml, 0,5 mg/ml, 0,250 mg/ml, 0,125 mg/ml, 0,0625 µg/ml, dengan pembanding ciprofloxacin. Analisa menggunakan uji T tidak berpasangan, ANOVA dan Post Hoc semua analisa menggunakan komputerisasi statistic SPSS versi 16.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat daun sirsak (AnnonaMuricata Linn) mempunyai aktivitas terhadap Escherchia coli. KHM fraksi etil asetat adalah 0,250 mg/ml. Senyawa antibakteri yang terkandung dalam fraksi etil asetat adalah Tanin. Regresi linier menunjukkan 0,250 mg/ml fraksi etil asetat setara dengan 0.031 µg/ml ciprofloxacin. Terdapat perbedaan bermakna antara Ciprofloxacin dengan fraksi etil asetat terhadap Escherichia coli (p Value = 0,000).
The Impact Of Lullaby Music Therapy On Physiological Stability In Low Birth Weight Infants Yunita Liana; Ersita Ersita; Meta Nurbaiti; Romliyadi Romliyadi; Kardewi Kardewi; Oktia Putri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47703

Abstract

Physiological instability, which encompasses fluctuations in body temperature, heart rate, respiration rate, and oxygen saturation, is a substantial concern for low birth weight infants (LBWI). Lullaby music therapy is a non-pharmacological treatment that assists in the stabilization of the physiological condition of neonates with extremely low birth weight. This study aimed to investigate the physiological status of low-birth-weight neonates in response to lullaby music therapy. This study was designed as a quasi-experimental pretest-posttest study that involved 20 low-birth-weight infants. A lullaby music treatment was administered for 45 minutes on each of the three consecutive days, with a frequency of 60-70 dB. The intervention was implemented through a speaker that was situated in close proximity to the infant's feet within the incubator. Before and during the treatment, the physiological parameters assessed were body temperature, heart rate, respiration rate, and oxygen saturation. The Wilcoxon signed-rank test was employed to analyze the data. Significant discrepancies were observed between pre- and post-therapy measurements for all parameters, including body temperature (Z = -2.591; p = 0.010), heart rate (Z = -2.765; p = 0.006), respiratory rate (Z = -3.930; p < 0.001), and oxygen saturation (Z = -3.934; p < 0.001). In hospital environments, lullaby music treatment has the potential to serve as an effective supportive intervention in stabilizing the physiological state of neonates with Low Birth Weight (LBWI) and significantly enhances their physiological condition.