Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM IBUKOTA KECAMATAN (IKK) MIRI KABUPATEN SRAGEN PDAM TIRTO NEGORO KABUPATEN SRAGEN Luthfiana Annisa S.T; Agerippa Yanundara Krismani; ELVIS UMBU LOLO
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 23 No. 27 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.235 KB)

Abstract

PDAM Tirtonegoro Kabupaten Sragen merupakan badan usaha milik Pemerintah yang bergerak dalam usaha pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air bersih. Sesuai dengan Peraturan Daerah, tujuan pendirian PDAM Tirtonegoro Kabupaten Sragen adalah memberi pelayanan air bersih bagi seluruh masyarakat secara adil dan merata serta secara terus menerus untuk memenuhi norma pelayanan dan syarat-syarat kesehatan, serta sebagai sumber pendapatan asli daerah dan sebagai sarana pengembangan perekonomian dalam rangka pembangunan daerah. IKK Miri adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Sragen yang belum mempunyai jaringan air bersih dari PDAM Tirtonegoro Kabupaten Sragen. Dalam upaya peningkatan cakupan pelayanan, pdam Tirto Negoro kabupaten Sragen di tahun 2015 berencana memperluas cakupan pelayanan hingga 80% untuk perkotaan dan 60 % untuk pedesaan. Kecamatan Miri merupakan Kecamatan yang belum ada pelayanan air bersih dengan sistem perpipaan dari PDAM. Masyarakat memperoleh air bersih dari sumur-sumur gali, belik-belik di tepian sungai yang kualitasnya kurang baik Kondisi kecamatan adalah daerah rawan air, pada saat musim kemarau sumber air dangkal mengalami penurunan drastis, sehingga kebutuhan air minum masyarakat sebagian harus dropping mobil tangki dari PDAM. IKK Miri berjarak kurang lebih 2 km dari jaringan eksisting PDAM, sehingga diperlukan Sistem Penyediaan Air Minum dengan perencanaan sesuai dengan kebutuhan penduduk sekitar. Rencana SPAM akan dibangun sumur dalam yang berlokasi di Desa Doyong Kecamatan Miri dan alat kelengkapan lainnya untuk mendukung kelancaran air PDAM sampai kepada pelanggan. Perencanaan jaringan perpipaan disimulasikan dengan software program Epanet 2.0  agar lebih mendukung keberhasilan sistem tersebut. Perencanaan juga dilakukan dalam pembuatan bangunan pelengkap air bersih seperti reservoir dan jembatan pipa. Semua data yang dibutuhkan dalam perencanaan system ini: proyeksi penduduk, panjang pipa, elevasi dan sebagainya digunakan untuk input data ke dalam program Epanet 2.0. Sumber air baku yang akan dipakai oleh PDAM adalah air sumur dalam yang direncanakan dibangun di Desa Doyong Kecamatan Miri dengan kebutuhan air pelanggan tahun 2014 sebanyak 1,85 L/dtk dan tahun 2034 sebanyak 26,85 L/dtk. Perencanaan sistem aliran distribusi air yang akan direncanakan menggunakan sistem pemompaan karena perbedaan topografi yang ada tidak dapat mendorong aliran air sampai daerah pelayanan.  
PENGARUH PEMBERIAN POLI ALUMINIUM CHLORIDA TERHADAP KADAR PHOSPAT DAN TOTAL DISSOLVED SOLID PADA AIR LIMBAH RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF. DR. R. SOEHARSO SURAKARTA S. SUMARDININGSIH; ELVIS UMBU LOLO; WIDIANTO WIDIANTO
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 24 No. 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.078 KB) | DOI: 10.36728/jtsa.v24i1.823

Abstract

Limbah cair rumah sakit merupakan salah satu sumber pencemaran air yang sangat potensial. Oleh karena itu maka setiap rumah sakit diharuskan mengolah limbah cair sampai memenuhi persyaratan standar yang berlaku, diantaranya untuk kandungan phospat  yang dapat menimbulkan kerugian seperti pertumbuhan ganggang yang cepat dan tidak terkendali, sehingga air menjadi keruh dan berbau yang menyebabkan habisnya kadar oksigen dalam sungai. Salah satu metode untuk menurunkan kandungan phospat yaitu dengan penambahan Poli Aluminium Chlorida (PAC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Poli Aluminium Chlorida (PAC) dengan dosis 0,01 gr/l; 0,02 gr/l; 0,03 gr/l; 0.04 gr/l; dan 0,05 gr/l terhadap kadar phospat dan Total Dissolved Suspended (TDS) pada air limbah Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta serta untuk mengetahui dosis efektif PAC.Metode penelitian dengan melakukan eksperimental di laboratorium. Adapun sampel air limbah diambil dari Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta, sedangkan percobaan dilakukan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surakarta dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Pusat Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sebelas Maret Surakarta.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PAC dapat menurunkan kadar phospat dalam air limbah dengan penurunan rata-rata kadar phospat dengan dosis 0,01 gr/l sebesar 35,24 %, dosis 0,02 gr/l sebesar 44,28%, dosis 0,03 gr/l sebesar 49,70 %, dosis 0,04 gr/l sebesar 68,67 % dan 0,05 gr/l sebesar 44,88 % serta menaikkan kadar TDS dengan kenaikan rata-rata kadar TDS dengan dosis 0,01 gr/l sebesar 1,3 %, dosis 0,02 gr/l sebesar 1,9 %, dosis 0,03 gr/l sebesar 2 %, dosis 0,04 gr/l sebesar 3,9 % dan dosis 0,05 gr/l sebesar 4,6 %. Pengaruh pemberian Poli Aluminium Chlorida (PAC) terhadap kadar phospat yaitu pada penambahan Poli Aluminium Chlorida (PAC) dari 0,01 gr/l sampai dengan 0,04 gr/l kadar phospat mengalami penurunan secara optimum yaitu dengan kadar 0,014 mg/l, sedangkan pada penambahan Poli Aluminium Chlorida (PAC) dari 0,04 gr/l sampai dengan 0,05 gr/l mengalami kenaikan. Pengaruh PAC terhadap kadar TDS yaitu bahwa semakin tinggi dosis PAC maka kadar TDS semakin tinggi.
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM IBUKOTA KECAMATAN (IKK) MIRI KABUPATEN SRAGEN PDAM TIRTO NEGORO KABUPATEN SRAGEN Luthfiana Annisa S.T; Agerippa Yanundara Krismani; ELVIS UMBU LOLO
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 23 No. 27 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PDAM Tirtonegoro Kabupaten Sragen merupakan badan usaha milik Pemerintah yang bergerak dalam usaha pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air bersih. Sesuai dengan Peraturan Daerah, tujuan pendirian PDAM Tirtonegoro Kabupaten Sragen adalah memberi pelayanan air bersih bagi seluruh masyarakat secara adil dan merata serta secara terus menerus untuk memenuhi norma pelayanan dan syarat-syarat kesehatan, serta sebagai sumber pendapatan asli daerah dan sebagai sarana pengembangan perekonomian dalam rangka pembangunan daerah. IKK Miri adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Sragen yang belum mempunyai jaringan air bersih dari PDAM Tirtonegoro Kabupaten Sragen. Dalam upaya peningkatan cakupan pelayanan, pdam Tirto Negoro kabupaten Sragen di tahun 2015 berencana memperluas cakupan pelayanan hingga 80% untuk perkotaan dan 60 % untuk pedesaan. Kecamatan Miri merupakan Kecamatan yang belum ada pelayanan air bersih dengan sistem perpipaan dari PDAM. Masyarakat memperoleh air bersih dari sumur-sumur gali, belik-belik di tepian sungai yang kualitasnya kurang baik Kondisi kecamatan adalah daerah rawan air, pada saat musim kemarau sumber air dangkal mengalami penurunan drastis, sehingga kebutuhan air minum masyarakat sebagian harus dropping mobil tangki dari PDAM. IKK Miri berjarak kurang lebih 2 km dari jaringan eksisting PDAM, sehingga diperlukan Sistem Penyediaan Air Minum dengan perencanaan sesuai dengan kebutuhan penduduk sekitar. Rencana SPAM akan dibangun sumur dalam yang berlokasi di Desa Doyong Kecamatan Miri dan alat kelengkapan lainnya untuk mendukung kelancaran air PDAM sampai kepada pelanggan. Perencanaan jaringan perpipaan disimulasikan dengan software program Epanet 2.0  agar lebih mendukung keberhasilan sistem tersebut. Perencanaan juga dilakukan dalam pembuatan bangunan pelengkap air bersih seperti reservoir dan jembatan pipa. Semua data yang dibutuhkan dalam perencanaan system ini: proyeksi penduduk, panjang pipa, elevasi dan sebagainya digunakan untuk input data ke dalam program Epanet 2.0. Sumber air baku yang akan dipakai oleh PDAM adalah air sumur dalam yang direncanakan dibangun di Desa Doyong Kecamatan Miri dengan kebutuhan air pelanggan tahun 2014 sebanyak 1,85 L/dtk dan tahun 2034 sebanyak 26,85 L/dtk. Perencanaan sistem aliran distribusi air yang akan direncanakan menggunakan sistem pemompaan karena perbedaan topografi yang ada tidak dapat mendorong aliran air sampai daerah pelayanan.  
PENGARUH PEMBERIAN POLI ALUMINIUM CHLORIDA TERHADAP KADAR PHOSPAT DAN TOTAL DISSOLVED SOLID PADA AIR LIMBAH RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF. DR. R. SOEHARSO SURAKARTA S. SUMARDININGSIH; ELVIS UMBU LOLO; WIDIANTO WIDIANTO
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 24 No. 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v24i1.823

Abstract

Limbah cair rumah sakit merupakan salah satu sumber pencemaran air yang sangat potensial. Oleh karena itu maka setiap rumah sakit diharuskan mengolah limbah cair sampai memenuhi persyaratan standar yang berlaku, diantaranya untuk kandungan phospat  yang dapat menimbulkan kerugian seperti pertumbuhan ganggang yang cepat dan tidak terkendali, sehingga air menjadi keruh dan berbau yang menyebabkan habisnya kadar oksigen dalam sungai. Salah satu metode untuk menurunkan kandungan phospat yaitu dengan penambahan Poli Aluminium Chlorida (PAC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Poli Aluminium Chlorida (PAC) dengan dosis 0,01 gr/l; 0,02 gr/l; 0,03 gr/l; 0.04 gr/l; dan 0,05 gr/l terhadap kadar phospat dan Total Dissolved Suspended (TDS) pada air limbah Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta serta untuk mengetahui dosis efektif PAC.Metode penelitian dengan melakukan eksperimental di laboratorium. Adapun sampel air limbah diambil dari Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta, sedangkan percobaan dilakukan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surakarta dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Pusat Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sebelas Maret Surakarta.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PAC dapat menurunkan kadar phospat dalam air limbah dengan penurunan rata-rata kadar phospat dengan dosis 0,01 gr/l sebesar 35,24 %, dosis 0,02 gr/l sebesar 44,28%, dosis 0,03 gr/l sebesar 49,70 %, dosis 0,04 gr/l sebesar 68,67 % dan 0,05 gr/l sebesar 44,88 % serta menaikkan kadar TDS dengan kenaikan rata-rata kadar TDS dengan dosis 0,01 gr/l sebesar 1,3 %, dosis 0,02 gr/l sebesar 1,9 %, dosis 0,03 gr/l sebesar 2 %, dosis 0,04 gr/l sebesar 3,9 % dan dosis 0,05 gr/l sebesar 4,6 %. Pengaruh pemberian Poli Aluminium Chlorida (PAC) terhadap kadar phospat yaitu pada penambahan Poli Aluminium Chlorida (PAC) dari 0,01 gr/l sampai dengan 0,04 gr/l kadar phospat mengalami penurunan secara optimum yaitu dengan kadar 0,014 mg/l, sedangkan pada penambahan Poli Aluminium Chlorida (PAC) dari 0,04 gr/l sampai dengan 0,05 gr/l mengalami kenaikan. Pengaruh PAC terhadap kadar TDS yaitu bahwa semakin tinggi dosis PAC maka kadar TDS semakin tinggi.