Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Pekerjaan dengan Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Di Wilayah Puskesmas Jalaksana Kuningan Rohemah, Emah
Syntax Idea Vol 2 No 1 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i1.126

Abstract

Makanan pendampingASI (MP-ASI adalah makanan yang paling penting untuk mencukupi kebutuhan gizi bayi, selain ASI sebagai makanan utama. tingkat pengetahuan yang kurang, ibu bekerja pendaptan rendah, kunjungan ibu ke pelayanan kesehatan yang tidak rutin dapat mempengaruhi pemberian MP-ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan pekerjaan ibu menyusui dengan pemberian MP-ASI. Metode penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional, sampel di ambil secara simple random sampling sebanyak 72 orang ibu sedang menyusui. Data yang dikumpulkan adalah data primer dengan menggunakan kuisioner terstruktur dan di analisa dengan menggunakan ditribusi frekuensi Chi-square dan Mann-Whitney test. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Jalaksana Kabupaten Kuningan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa teradapat hubungan tingkat Pengetahuan ibu dengan penberian MP-ASI denagn nilai X2 hitung (7,610)>X2 tabel (3,841) denagn p = 0,006 <α = 0,05, dan ada hubungan pekerjaan ibu dengan pemberian MP-ASI denagn nilai X2 hitung (6,522) >X2 table (3,841) dengan p = 0,011<α = 0,05. Kata kunci: Pengetahuan, pekerjaan dan pemberian MP-ASI.
Hubungan Pengetahuan dan Pekerjaan dengan Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Di Wilayah Puskesmas Jalaksana Kuningan Emah Rohemah
Syntax Idea Vol 2 No 1 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v2i1.126

Abstract

Makanan pendampingASI (MP-ASI adalah makanan yang paling penting untuk mencukupi kebutuhan gizi bayi, selain ASI sebagai makanan utama. tingkat pengetahuan yang kurang, ibu bekerja pendaptan rendah, kunjungan ibu ke pelayanan kesehatan yang tidak rutin dapat mempengaruhi pemberian MP-ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan pekerjaan ibu menyusui dengan pemberian MP-ASI. Metode penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional, sampel di ambil secara simple random sampling sebanyak 72 orang ibu sedang menyusui. Data yang dikumpulkan adalah data primer dengan menggunakan kuisioner terstruktur dan di analisa dengan menggunakan ditribusi frekuensi Chi-square dan Mann-Whitney test. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Jalaksana Kabupaten Kuningan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa teradapat hubungan tingkat Pengetahuan ibu dengan penberian MP-ASI denagn nilai X2 hitung (7,610)>X2 tabel (3,841) denagn p = 0,006 <α = 0,05, dan ada hubungan pekerjaan ibu dengan pemberian MP-ASI denagn nilai X2 hitung (6,522) >X2 table (3,841) dengan p = 0,011<α = 0,05. Kata kunci: Pengetahuan, pekerjaan dan pemberian MP-ASI.
Dukungan Bidan Terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Jamblang Kabupaten Cirebon Tahun 2020 Rohemah, Emah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.602 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i7.1459

Abstract

ASI eksklusif yaitu proses pemberian ASI selama 6 bulan tanpa diberi makanan dan minuman pendamping apapun. Cakupan ASI eksklusif di Puskesmas Jamblang Kabupaten Cirebon yaitu sebesar 46,3% belum mencapai target nasional yakni 80%. Faktor yang menjadi keberhasilan ASI eksklusif yaitu dukungan dari bidan. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui antara dukungan bidan terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Jamblang, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini adalah survei deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah responden adalah 104 orang. Data tentang dukungan bidan dan menyusui eksklusif diperoleh dengan kuesioner. Uji statistik guna mengetahui hubungan antar variabel menggunakan uji chi square. Hasil analisis data menunjukan bahwa niala p value dukungan bidan 0,038 (p-value<0,05) terhadap pemberian ASI eksklusif artinya terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan bidan terhadap pemberian ASI eksklusif. Kata kunci: ASI Eksklusif; Dukungan Bidan; Cross Sectional
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KETEPATAN KUNJUNGAN AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DI PMB CATUR WIDAYANTI, S.SiT., Bdn. Widayati, Eny Sri; Rohemah, Emah
Jurnal Kebidanan VOLUME 13. NO.01, JUNI 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian dampak dari pemakaian suntik KB yang tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan adalah terjadinya kehamilan, untuk menyikapi hal tersebut diatas, maka perlu diberikan informasi yang tepat bagi akseptor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap ketepatan kunjungan akseptor KB suntik 3 bulan. Design penelitian ini adalah penelitian pra eksperiment dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini yaitu semua akseptor KB suntik 3 bulan pada Januari 2021 sejumlah 47 responden. Teknik sampling purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Uji statistik dengan wilcoxon. Hasil penelitian ketepatan kunjungan akseptor KB suntik 3 bulan sebelum pemberian pendidikan kesehatan sebagian besar dalam kategori tidak tepat yaitu 26 responden (86,7%). Ketepatan kunjungan akseptor KB suntik 3 bulan setelah pemberian pendidikan kesehatan sebagian besar dalam kategori tidak tepat yaitu 27 responden (90,0%). Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap ketepatan kunjungan akseptor KB suntik 3 bulan didapatkan nilai p-value 0,000 < 0,05. Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap ketepatan kunjungan akseptor KB suntik 3 bulan. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan masyarakat lebih memperhatikan jadwal kunjungan ulang sehingga lebi tepat melakukan kunjungan ulang Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, Ketepatan kunjungan, Suntik 3 bulan
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU IBU HAMIL TRIMESTER I DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS KARANG JOANG BALIKPAPAN Rohemah, Emah; Widayati , Eny Sri
Jurnal Kebidanan VOLUME 14. NO.01, JUNI 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Pencegahan stunting bisa dicegah sejak dalam kandungan dengan pemenuhan kebutuhan zat gizi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui video terhadap perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting. Design penelitian ini adalah penelitian Pre Experimental design yaitu rancangan One Group Pretest Posttest. Populasi penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil Trimester I di bulan Maret 2022 sebanyak 30 orang. Sampel penelitian dengan teknik sampel total sampling. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting sebelum pemberian pendidikan kesehatan mayoritas baik yaitu 22 responden (73,3%), setelah pemberian pendidikan kesehatan mayoritas baik yaitu 26 responden (86,7%). Hasil analisis wilcoxon didapatkan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting (p-value 0,000<0,05). Kesimpulan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting. Hasil penelitian ini sebagai masukan untuk PMB agar meningkatkan peran dalam mencegah stunting dimulai dari pelayanan ANC dengan memberikan pendidikan kesehatan pada ibu sejak masa kehamilan Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Perilaku, Ibu Hamil, Pencegahan Stunting
The Effect Of Giving Bay Leaf Boiled Water On Lowering Blood Pressure In 1-Month Injectable KB Acceptors At The Nining Midwife Clinic In 2022 Lastri Rian; Farida Umamy; Emah Rohemah; Primastuti Widyaningrum
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal EduHealt (September), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: the use of injectable contraceptives can cause high blood pressure or hypertension because injectable contraceptives contain the hormone progesterone which can cause hypertension due to the content of Depoprovera Medroxy Progesterone Acetat (DMPA). To find out the influence of Pandan leaf decoction on blood pressure on 1-month injectable KB acceptors Di at the Nining midwife Clinic in 2022. The studywas conducted in January-February at the Nining midwife Clinic in 2022. Method: this type of research is a pre-experimental research designs, this design is not a real experiment because there are still variables that contribute to the formation of the dependent variable. So the result of the experiment which is the dependent variable is not solely influenced by the independent variable. The population in this study is the entire acceptor KB injectable 1 month, the number of samples in this study as many as 17 acceptor KB injectable 1 month suffering from hypertension which shows that there is an effect of Pandan leaf decoction to decrease blood pressure in the acceptor KB injectable 1 month. Results: Hanalysis results obtained that 17 respondents had hypertension. The majority of respondents experienced Hypertension stage 1 as many as 12 people (70.6%), then who experienced pre hypertension 3 people (17.6%) and Hypertension stage 2 as many as 2 people (11.8%). The results of the analysis obtained blood pressure of respondents after consuming pandan leaf decoction majority of normal blood pressure as much as 15 people (88.2%) while Pre hypertension as much as 2 people (11.8%). There were changes in blood pressure in respondents who had previously experienced hypertension and after consuming pandan leaf decoction, the respondents ' blood pressure decreased by 15 people and 2 more people had decreased blood pressure but had not returned to normal completely. Conclusion: the results of this study can add insight and knowledge and can apply khususnya for family planning acceptor injection 1 month hypertension
The Effect Of Kegel Exercise In The Recovery Process Of Postpartum Mothers With Normal Delivery At Rismala Clinic, West Kisaran District Nani Jahriani; Ririn Anggriani Sitorus; Emah Rohemah; Primastuti Widyaningrum
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal EduHealt (September), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Background: Pada during pregnancy sebaiknya the breast should have been perhatian a particular concern kebersihan breast hygiene and bentuk puting nipple shape is flat or entered into. Puting susu Such nipples are actually not an obstacle for mothers to breastfeed dengan well by knowing from the beginning, mothers have time to work so puting that the nipples are easier when breastfeeding. Besides that, it is also very important to pay attention kebersihan persoalanto hygiene issues (Rustarmadji, 2018)..Purpose of the study: Tujuan the general purpose of this study ini was to determine the level of knowledge of mothers about BreastCare Payudara During Pregnancy. Metode This research method ini is descriptive research using crossectional methodcrossectional. The population of 40 pregnant women in the clinic Armiyanti range, sampling was done with Total samplinga Total sampling with a sample of 40 respondents. Data retrieval using primary data with observation instruments. Analysis using univariate and bivariate. Results: the results of 40 respondents can be concluded respondents well informed as many as 22 people (55.0%), knowledgeable enough as many as 11 people (27.5%) and knowledgeable less as many as 7 people (17.5%). Conclusion: seen the level of knowledge of paydara care in pregnant women based on education, age, work etc.
Relationship Between Midwife Support and Exclusive Breastfeeding in the Work Area of the Jamblang Health Center, Cirebon Regency Rohemah, Emah
Indonesian Health Journal (IHJ) Vol. 2 No. 3 (2023): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v2i3.212

Abstract

Mother's Milk is the best life fluid, containing various substances babies need. Breast milk is good for the growth and development of babies and according to their needs. Exclusive breastfeeding is only breast milk without complementary food or drink until the baby is six months old. Exclusive breastfeeding coverage at the Jamblang Community Health Center, Cirebon Regency, namely 46.3%, has yet to reach the national target of 80%. Midwife support is a factor that influences the success of exclusive breastfeeding. The purpose of this study was to determine the relationship between midwives' support and exclusive breastfeeding in the working area of the Jamblang Health Center, Cirebon Regency. This research is a qualitative descriptive survey using a cross-sectional approach. The number of respondents is 104 people. Data on midwife support and exclusive breastfeeding were obtained using a questionnaire—a statistical test to determine the relationship between variables using the chi-square test. The results of data analysis obtained a p-value of midwife support 0.038 ( p-value <0.05) for exclusive breastfeeding, meaning there is a significant relationship between midwife support for exclusive breastfeeding. Midwife have the knowledge and skills necessary to assist mothers in addressing various issues that may arise during breastfeeding. They can provide technical assistance in dealing with problems such as infant latching issues, mastitis, or insufficient breast milk production. This support can enhance the success of mothers in providing exclusive breastfeeding.
Relationship Between Midwife Support and Exclusive Breastfeeding in the Work Area of the Jamblang Health Center, Cirebon Regency Rohemah, Emah
Indonesian Health Journal Vol. 2 No. 3 (2023): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v2i3.212

Abstract

Mother's Milk is the best life fluid, containing various substances babies need. Breast milk is good for the growth and development of babies and according to their needs. Exclusive breastfeeding is only breast milk without complementary food or drink until the baby is six months old. Exclusive breastfeeding coverage at the Jamblang Community Health Center, Cirebon Regency, namely 46.3%, has yet to reach the national target of 80%. Midwife support is a factor that influences the success of exclusive breastfeeding. The purpose of this study was to determine the relationship between midwives' support and exclusive breastfeeding in the working area of the Jamblang Health Center, Cirebon Regency. This research is a qualitative descriptive survey using a cross-sectional approach. The number of respondents is 104 people. Data on midwife support and exclusive breastfeeding were obtained using a questionnaire—a statistical test to determine the relationship between variables using the chi-square test. The results of data analysis obtained a p-value of midwife support 0.038 ( p-value <0.05) for exclusive breastfeeding, meaning there is a significant relationship between midwife support for exclusive breastfeeding. Midwife have the knowledge and skills necessary to assist mothers in addressing various issues that may arise during breastfeeding. They can provide technical assistance in dealing with problems such as infant latching issues, mastitis, or insufficient breast milk production. This support can enhance the success of mothers in providing exclusive breastfeeding.