Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Pada Komplek Perumahan Naskah Indah II, Kecamatan Sukarami Palembang Sariman Sariman; Ilyas Akmal Akbar
Syntax Idea Vol 4 No 2 (2022): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v4i2.1770

Abstract

PLTS dipilih karena pemanfaatannya tidak menimbulkan polusi yang dapat merusak lingkungan. Sistem PLTS ada dua jenis yaitu, Off-Grid dan On-Grid. Pada system On-Grid menggunakan rangkaian yang terhubung dengan jaringan PLN. Sedangkan PLTS Off-Grid mengandalkan energy matahari sebagai satu-satunya sumber energy utamanya. Cahaya matahari merupakan salah satu bentuk energi dari sumber daya alam. Sumber daya alam matahari ini sudah banyak digunakan untuk memasok daya listrik di satelit komunikasi melalui sel surya. Total beban pada perumahan ini adalah 267,5 kWh, untuk Total biaya PLTS (25 tahun) = Investasi awal + Biaya tambahan operasional + pergantian baterai selama 25 tahun = Rp. 1.280.098.000.000 + Rp. 126.969.000 + Rp. 448.000.000 = Rp. 128.249.098.000 Berdasarkan total biaya PLTS selama 25 tahun tersebut, diperoleh biaya tahunan adalah: Total biaya tahunan = Total biaya PLTS (25 tahun) / 25 = Rp. 1.855.067.000. / 25 = Rp. 74.420.637. Dan untuk biaya perhari selama penggunaan PLTS selama 25 tahun adalah Rp. 74.420.637./ 365 = Rp.203.295,50. Pada perencanaan PLTS di komplek perumahan naskah indah II ini menggunakan panel surya 500 Wp sebanyak 175 buah, baterai 12 V 1000ah sebanyak 28 buah, inverter 5.000Watt 7 buah, dan controller sebanyak 7 buah. untuk mengurangi penggunaan energy fosil dan meminimalisir peningkatan pemanasan global akibat penggunaan energy fosil yang berlebihan. karena sistem listrik tenaga surya tidak memerlukan bahan bakar pada saat pengoperasian, sumber daya untuk PLTS pun berlimpah
Analisa Pemanfaatan Solar Cell Monocrystalline sebagai Sumber Energi Listrik pada Pompa Air Arus Searah (Dc) 12 Volt Berdaya 180 Watt Sariman Sariman; Nurjanna Fitriyani
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 5 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i5.227

Abstract

Panel surya merupakan media pengambil sel surya yang terdapat pada matahari dan akan dikonversikan menjadi energi listrik. Energi listrik merupakan kebutuhan yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk keberlangsungan hidup begitu juga dengan air. Sistem pengangkatan air yang dilakukan yaitu menggunakan pompa air DC 12 volt/180 watt dengan sumber listrik yang berasal dari 2 buah solar cell monocrystalline dipasang paralel masing-masing berkapasitas 100 WP, selanjutnya disambungkan dengan sebuah regulator stepdown untuk menurunkan tegangan panel surya menjadi 12 volt. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa pompa air DC dapat berkerja mengangkat air mulai dari pukul 09.00 dengan daya listrik sebesar 30,57 watt dan debit air yang dihasilkan sebesar 9,96 liter/menit dan pompa air dapat bekerja maksimal pada pukul 12.00 dengan daya listrikĀ  sebesar 111,68 watt dengan debit air yang dihasilkan sebesar 35,71 liter/menit. Penelitian dilakukan selama 14 hari sehingga menghasilkan rata-rata debit air yang dapat dihasilkan oleh pompa air DC dari pukul 09.00-15.00 sebesar 15 liter/menit. Intensitas cahaya, kondisi cuaca dan waktu penelitian merupakan faktor dari hasil sistem pengangkatan air. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan literatur penulisan, observasi, dan bimbingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari pompa air yang memanfaatkan energi listrik yang bersumber dari panel surya (monocrystalline) dengan mengukur tegangan, arus, daya dan debit air yang akan dihasilkan oleh pompa air DC.
Analisa Kapasitas Outrunner Motor BLDC sebagai Penggerak Mini Water Pump dengan Baterai 12 Volt Dari Sumber Energi Matahari Sariman Sariman; Niko Andrean
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i6.259

Abstract

Peranan Motor Listrik penting bagi kehidupan manusia seperti bidang industri maupun rumahan yaitu motor 3 fasa, Motor AC dan DC serta Motor BLDC. Penelitian ini bertujuan mengetahui kapasitas 2 Motor BLDC dengan ukuran berbeda yaitu 27 x 27 mm dan 35 x 36 mm dengan RPM 1400 Kv sebagai penggerak pompa air mini. Penelitian dilakukan selama 14 hari dan dihitung secara rata-rata. Pengisian arus listrik dari panel surya ke baterai 0,313 A dengan lama pengisian 22,9 jam agar baterai terisi penuh. Faktor cuaca serta tingkat intensitas cahaya berpengaruh dalam perolehan arus listrik dari panel surya. Efisiensi tertinggi didapat pada BLDC Motor ukuran 35 x 36 mm yaitu 86,79% kondisi berbeban dan untuk 87,75% kondisi tanpa beban serta debit air dihasilkan 0,59688 L/s, konsumsi daya pada baterai 238,2195 Watt dan lama pemakaian baterai 7,585 menit kondisi berbeban. Untuk BLDC Motor ukuran 27 x 27 mm efisiensinya 81,69% kondisi berbeban dan untuk 86,51% kondisi tanpa beban serta debit air dihasilkan 0,55992 L/s, konsumsi daya pada baterai 217,9702 Watt dan lama pemakaian baterai yaitu 9,324 menit kondisi berbeban. Penurunan efisiensi BLDC Motor disebabkan adanya rugi-rugi pada motor dan rugi gesekan pada pipa serta semakin besar ukuran motor akan sebanding dengan nilai daya yang dibutuhkan dan debit air yang dihasilkan.
Analisa Performa Pompa Air DC 12V 42 Watt terhadap Variasi Kedalaman Pipa Menggunakan Baterai dengan Sumber Energi dari Matahari Muhammad Dwi Ariansyah; Sariman Sariman
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i6.251

Abstract

Air merupakan kebutuhan yang mendasar setiap manusia, ketersediaan air menjadi permasalahan mendasar bagi manusia. Sebagai Negara berkembang, Indonesia memiliki daya konsumsi air yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari. Selama ini pengairan yang dilakukan dengan menggunakan pompa air biasanya menggunakan pompa air listrik yang dayanya besar dari listrik PLN. Selain sumber energi listrik yang dibutuhkan sangat besar dan harga pompa air yang semakin mahal, diperlukan pengembangan energi alternatif, sumber energi alternatif yang sangat besar adalah energi dari matahari matahari. Oleh karena itu penulis meneliti mengenai pompa air DC yang menggunakan energi listrik dari matahari. Penelitian ini untuk mengetahui performa pompa air DC 12v 42 watt terhadap variasi kedalaman pipa 0,5 meter, 1 meter dan 1,5 meter. Pengamatan yang dilakukan adalah terkait dengan pengujian panel surya berbeban dan tidak berbeban, pengujian pompa air DC dan debit air yang dihasilkan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah semakin besar kedalaman pipa input pompa air, maka daya yang dibutuhkan pompa air akan semakin besar juga, namun waktu untuk pengisian bejana akan semakin lama dan menyebabkan debit air semakin kecil.