Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : jurnal syntax admiration

Pengaruh PDRB, Tingkat Upah Minimum dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten Sidoarjo Bemby Agung Pratama; Sri Muljaningsih; Kiki Asmara
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 8 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i8.293

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah merupakan suatu proses di mana pemeritah daerah dan masyarakat mengelola sumber daya-sumber daya yang ada, dengan menjalin pola-pola kemitraan antara pemerintah daerah terutama pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo dan pihak swasta guna penciptaan lapangan kerja, serta dapat merangsang pertumbuhan ekonomi di daerah Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tingkat Upah Minimum dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam peneltian ini yaitu data sekunder yang diambil dari BPS dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jendaral Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis yang digunakan bersifat statistik deskriptif dengan teknik analisis data Regresi Linier Berganda. Data penelitian ini diolah menggunakan SPSS 16. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja sedangkan variabel Tingkat Upah Minimum dan Pengeluaran Pemerintah memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja.
Pengaruh Sektor Unggulan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Banyuwangi Ghozali Qubro; Sri Muljaningsih; Kiky Asmara
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 8 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i8.298

Abstract

Salah satu indikator peningkatan perbaikan pembangunan ekonomi bisa dikenal melalui nilai pertumbuhan ekonomi. Nilai pertumbuhan ekonomi ialah aspek yang bernilai dalam memperkirakan pencapaian kemajuan pembangunan ekonomi di sesuatu wilayah. Nilai yang ada dalam PDRB sanggup merepresentasikan pertumbuhan ekonomi suatu daerah tersebut. Oleh sebab itu, diperlukan analisis terhadap kawasan yang menjadi andalan sektor unggulan atau sektor basis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh sektor unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan oleh peneliti yaitu metode kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kabupaten Banyuwangi tahun 2010-2019. Data yang digunakan oleh peneliti yaitu data sekunder dan bersifat time series dengan teknik analisis Location Qoutient (LQ) dan Shift Share yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi dan Provinsi Jawa Timur. Hasil dan pembahasan diketahui bahwa yang tergolong sektor unggulan di Kabupaten Banyuwangi terdapat 10 sektor sedangkan untuk sektor non unggulan terdapat 7 sektor. Pengaruh pola ekonomiĀ  sektor unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banyuwangi memiliki pengaruh positif atau signifikan dalam PDRB Kabupaten Banyuwangi, Sedangkan Untuk Pengaruh pola ekonomi sektor non unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banyuwangi pengaruh negatif atau tidak signifikan.
Pengaruh Faktor Makro Ekonomi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Indonesia (Periode 2010-2019) Qony Ratnasari; Sri Muljaningsih; Kiki Asmara
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i6.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga, jumlah uang beredar, dan kurs pada indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2010-2019. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dimana inflasi, suku bunga, jumlah uang beredar, dan kur sebagai variabel bebas, dan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diambil dari data periodik indeks harga saham gabungan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010 sampai 2019. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel inflasi dan jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG), variabel suku bunga tidak berpengaruh terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG), dan variabel kurs berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG).