Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Terhadap Underpricing pada Penawaran Umum Saham Perdana Di Bursa Efek Indonesia Moch Irfandi; Sri Muljaningsih; Kiki Asmara
Syntax Idea Vol 3 No 9 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i9.1491

Abstract

Underpricing adalah sebuah fenomena Initial Public Offering (IPO) yang sering terjadi di pasar modal dan telah dibuktikan oleh para peneliti di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debt to equity ratio, earning per share, umur perusahaan, return on assets pada underpricing yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2015-2019. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dimana debt to equity ratio, earning per share, umur perusahaan, return on assets sebagai variabel bebas, dan underpricing sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diambil dari data periodik underpricing yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015 sampai 2019. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel debt to equity ratio, earning per share berpengaruh positif dan signifikan terhadap underpricing, variabel umur perusahaan tidak berpengaruh terhadap underpricing dan variabel return on assets berpengaruh negatif dan signifikan terhadap underpricing.
Pengaruh PDRB, Tingkat Upah Minimum dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten Sidoarjo Bemby Agung Pratama; Sri Muljaningsih; Kiki Asmara
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 8 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i8.293

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah merupakan suatu proses di mana pemeritah daerah dan masyarakat mengelola sumber daya-sumber daya yang ada, dengan menjalin pola-pola kemitraan antara pemerintah daerah terutama pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo dan pihak swasta guna penciptaan lapangan kerja, serta dapat merangsang pertumbuhan ekonomi di daerah Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tingkat Upah Minimum dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam peneltian ini yaitu data sekunder yang diambil dari BPS dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jendaral Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis yang digunakan bersifat statistik deskriptif dengan teknik analisis data Regresi Linier Berganda. Data penelitian ini diolah menggunakan SPSS 16. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja sedangkan variabel Tingkat Upah Minimum dan Pengeluaran Pemerintah memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja.
Pengaruh Faktor Makro Ekonomi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Indonesia (Periode 2010-2019) Qony Ratnasari; Sri Muljaningsih; Kiki Asmara
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i6.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga, jumlah uang beredar, dan kurs pada indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2010-2019. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dimana inflasi, suku bunga, jumlah uang beredar, dan kur sebagai variabel bebas, dan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diambil dari data periodik indeks harga saham gabungan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010 sampai 2019. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel inflasi dan jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG), variabel suku bunga tidak berpengaruh terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG), dan variabel kurs berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG).