p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Syntax Idea
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Subjective Well-Being dengan Burnout pada Guru Anak Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi Covid-19 Anissa Rizky Andriany; Ajheng Mulamukti Asih Pratiwi; Mahesti Pertiwi
Syntax Idea Vol 3 No 4 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i4.1154

Abstract

The purpose of study was to analyze the work stress and the burn out of teachers of children with Special Needs during the pandemic Covid-19. This research uses a quantitative method with a type of correlational test research, which is a study used to find the relationship between two or more variables. Based on the results of the research, it was found that the level of subjective well-being on teachers of children with special needs during the Covid-19 pandemic was at a low level of 33.3%, while the moderate level of 35.5% and at the high level of 31.1%. The factors that influence subjective well-being consist of gender, goal, religion or spirituality, social relationship quality factors, personality. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that subjective well-being is significantly correlated with burnout. There is a negative relationship between subjective well-being and burnout on teachers of children with special needs during the Covid-19 pandemic, namely the higher the subjective well-being, the lower the burnout and vice versa.
Hubungan Antara Stress Kerja dan Kualitas Tidur Dengan Subjective Well-Being pada Dosen Uhamka Selama Pandemi Covid-19 Anissa Rizky Andriany; Mahesti Pertiwi
Syntax Idea Vol 3 No 11 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i11.1557

Abstract

Pandemi Covid-19 telah membawa dampak perubahan dalam bidang pendidikan terlihat jelas pada proses kegiatan belajar mengajar, yang semula dilakukan di lingkungan kampus berubah menjadi perkuliahan jarak jauh (PJJ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara stres kerja dan kualitas tidur dengan subjective well- being pada dosen di UHAMKA. Penelitian ini melibatkan 85 dosen yang bekerja di UHAMKA. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuesioner Stres Kerja, Pittsburgh Sleep Quality Index, dan Subjective well-being. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara stress kerja dengan subjective well-being pada dosen UHAMKA selama pandemi covid-19, hubungan bersifat negatif. Artinya, semakin tinggi stress kerja yang dialami dosen, maka akan semakin rendah subjective well-being, begitu juga sebaliknya. Lebih lanjut, terdapat hubungan antara kualitas tidur dan subjective well-being pada dosen UHAMKA, dengan arah hubungan positif, menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas tidur yang dimiliki dosen, maka semakin tinggi subjective well-being, begitu juga sebaliknya. Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat hubungan antara stress kerja dan kualitas tidur dengan subjective well-being pada dosen UHAMKA selama covid-19. Hal tersebut menunjukkan bahwa stress kerja dan kualitas tidur secara bersamaan keduanya berhubungan dengan subjective well-being pada dosen UHAMKA selama covid-19, dengan kata lain Ha diterima dan Ho ditolak