Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hernia Diafragmatika Kongenital (HDK) Suciati Hambali
UMI Medical Journal Vol 3 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.46 KB) | DOI: 10.33096/umj.v3i1.36

Abstract

Hernia diafragmatika kongenital adalah malformasi yang ditandai oleh defek foramen Bochdalek di bagian posterolateral diafragma dimana visera abdomen masuk ke toraks melalui foramen tersebut, sejak masa kehidupan janin. Menurut laporan, insiden hernia diafragmatika congenital bervariasi yaitu 1 dari 2200 kelahiran sampai 1 diantara 5000 kelahiran. Polihidramnosis terdapat pada 20% kehamilan yang melahirkan anak penderita HDK dan 50% kehamilan yang mengandung janin dengan HDK akan lahir mati. 80% hernia diafragma dilaporkan terjadi pada sisi kiri dan 20% pada sisi kanan. HDK bilateral jarang terjadi. Ukuran defek bervariasi, mulai dari yang kecil berdiameter 2-3 cm sampai ukuran sangat besar yang hampir mengenai satusisidiafragma. Biasanya di sekitar defek terdapat cincin muscular yang sering tertutup oleh peritoneum di bagian posteromedialnya.