Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KELAS IBU HAMIL DENGAN PEMILIHAN PERTOLONGAN PERSALINAN Karwati Karwati
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor tingginya AKI di Indonesia adalah disebabkan karena masih rendahnya cakupan pertolongan oleh tenaga kesehatan dari target 90 %. Salah satu program kesehatan yang diharapkan turut berperan dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian melalui Kelas Ibu Hamil. Kelas Ibu Hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil. Dalam bentuk tatap muka dalam kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Kelas Ibu Hamil dengan Pemilihan Pertolongan Persalinan di Puskesmas Leuwigajah Cimahi Selatan Tahun 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang kelas ibu hamil dengan pemilihan pertolongan persalinan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kolerasi dengan pendekatan (cross sectional). Ukuran sampel 24 ibu hamil. Pengolahan data dianalisis denan cara univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (uji chi square). Hasil analisis menunjukan dari 16 ibu hamil yang berpengetahuan baik (83,3 %) semuanya bersalin di Nakes. Hasil uji statistik diperoleh p value 0,003 (<0,05) yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang kelas  ibu hamil dengan pemilihan pertolongan persalinan.
STUDI LITERATUR : FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HARGA DIRI RENDAH PADA REMAJA Efri Widianti; Lia Ramadanti; Karwati Karwati; Chandra Kirana K; Anjani Mumtazhas; Aprilia Aulia Ardianti; Nimas Safitri Ati; Nurhalimah Tri Handayani; Hanifah Hasanah
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.75 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v7i1.194

Abstract

Harga diri rendah yang terjadi pada remaja dikarenakan secara psikologis konsep diri remaja belum matang dalam berinteraksi dan bergaul. Harga diri rendah dapat mempengaruhi kemampuan remaja untuk bersosialisasi dengan teman yang lain. Dari total kasus harga diri rendah yang terjadi 3 tahun terakhir (2016 - 2018) adalah 57 dengan persentase 99,98%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara penampilan fisik dengan terjadinya harga diri rendah situasional pada remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan narrative review. Database utama yang digunakan untuk pencarian literatur adalah PubMed menggunakan kata kunci dengan teknik bolean dalam bahasa Inggris yang disusun menjadi satu kalimat pencarian yaitu “Teenager” OR “Adolescent” AND “Effect” OR “Impact” OR “Influence” AND “body image” AND “low self esteem” OR “low situasional self esteem”.  Terdapat 5 artikel yang digunakan, 2 artikel membahas terkait dampak atau hubungan peningkatan berat badan dengan low self esteem, 2 artikel membahas terkait dampak dari perubahan warna kulit terhadap low self esteem baik itu dari jerawat maupun acanthosis nigricans dan 1 artikel membahas terkait hubungan ketidakpuasan tubuh dan harga diri pada remaja. Dari 5 jurnal penelitian yang telah kami pilih, penelitian-penelitian tersebut dilakukan di Spanyol, Turki, America, Nigeria, dan US. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara penampilan fisik dengan terjadinya harga diri rendah situasional pada remaja, diantaranya hubungan jerawat hiperpigmentasi dengan harga diri rendah yang berhubungan dengan wajah atau area lain yang tidak tertutup oleh pakaian berpengaruh langsung terhadap tingkat keparahan jerawat dan hubungan kelebihan berat badan dengan harga diri rendah yang berpengaruh terhadap perlakuan yang mereka terima dari teman sebayanya seperti komentar negatif, viktimisasi dan perundungan.
Pengaruh Pemberian Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Batujajar Atep Suhendar; Ijun Rijwan Susanto; Karwati Karwati
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2308

Abstract

ABSTRACTHypertension is still a health problem in the wordl, especially in Indonesia. According to WHO (World Health Organization), it is estimated that 1,28 billion people in the world suffer from hypertension, which is treated with pharmacological therapy and carrying out progressive muscle relaxation exercises. Progressive muscle relaxation is a relaxation technique that combines deep breathing exercises and a series of specific muscle contractions and relaxations. The aim of this study was to determine the effect of progressive muscle relaxation techniques on reducing blood pressure in the elderly at Batujajar Community Health Center. The experimental method used in this research was a Two group pretest-posttest with control group design, with this control group only being given a pretest and posttest without being given any treatment or intervention which consisted of the independent variable, namely the progressive muscle relaxation technique and the dependent variable, namely blood pressure. The population was 116 people and the sample consisted of 10 intervention group respondents and 10 control group respondents. The sampling technique used proportional random sampling, data analysis for the control group used the paired T-test and for the intervention group used the Wilcoxon statistical test. The results of this study show that blood pressure before being given the progressive muscle relaxation technique in the elderly is around 170/100Mmhg and blood pressure after being given the progressive muscle relaxation technique in the elderly is around 140/80Mmhg. The results of the analysis can be concluded that if the progressive muscle relaxation technique is given, there is a significant effect on reducing blood pressure. Keywords: progressive muscle relaxation technique;blood pressure;paried t-test;wilcoxon. ABSTRAKHipertensi masih menjadi masalah kesehatan didunia terutama di Indonesia. Menurut WHO (World Health Organization) diperkirakan terdapat 1,28 miliar orang didunia menderita hipertensi, penanganannya dengan terapi farmakologi dan melakukan latihan relaksasi otot progresif. Relaksasi otot progresif adalah teknik relaksasi yang mengombinasikan latihan nafas dalam dan serangkaian seri kontrasi dan relaksasi otot tertentu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di puskesmas batujajar. Metode eksperimen yang diguanakan dalam penelitian ini adalah Two group pretest-postest with control grup desain, dengan kelompok control ini hanya diberikan pretest dan posttest tanpa diberikan perlakuan atau intervensi yang terdiri dari variabel bebas yaitu teknik relaksasi otot progresif dan variable terikat yaitu tekanan darah. Populasinya berjumlah 116 orang dan sampel berjumlah 10 responden kelompok intervensi dan 10 responden kelompok control. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling , analisis data untuk kelompok kontrol menggunakan uji paired T-test dan untuk kelompok intervensi menggunakan uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tekanan darah sebelum diberikan teknik relaksasi otot progresif pada lansia yaitu berkisar 170/100Mmhg dan tekanan darah setelah diberikan teknik relakasi otot progresif pada lanisa berkisar 140/80Mmhg. Hasil analisis dapat disimpulkan dengan diberikan teknik relaksasi otot progresif terdapat pengaaruh penurunan tekanan darah secara signifikan. Kata kunci: teknik relaksasi otot progresif;tekanan darah;paried t-test;wilcoxon
Perbandingan Teknik Akupresur Dengan Kompres Air Jahe Sebagai Teknik Pengurangan Rasa Nyeri Guna Mengatasi Keluhan Sakit Pinggang Pada Ibu Trimester III Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeber Sri Maryati; Damai Yanti; Karwati Karwati
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2304

Abstract

Pain is a very common problem in pregnancy, especially in the third trimester. Pain, defined by the International Society For The Study Of Pain as “an unpleasant sensory and emotional experience arising from actual or potential tissue damage”, causes fear and anxiety that can increase stress and drastic physiological changes during pregnancy. A common problem experienced by pregnant women in the third trimester is lower back pain, with around 70% of women complaining of some form of lower back and back pain at some point during pregnancy, childbirth and postpartum. This is caused by the burden of the stomach and changes in the spine and ligaments. If not treated properly, this pain can reduce the quality of life of pregnant women. Therapies that can be given to mothers with lower back pain are Acupressure and ginger water compresses. The purpose of this study was to determine the comparative effectiveness of acupressure techniques with ginger water compresses as pain reduction techniques in overcoming complaints of back pain in pregnant women in the third trimester in the Cibeber Health Center work area. This study was a quasi-experiment with a post-test only design, statistical tests using one way ANOVA. Samples were taken by accidental sampling, with research subjects being pregnant women in the third trimester who visited PMB "K" and PMB "R" in November - December 2023. The results of the study at PMB in the Cibeber area showed that the average pain scale results in the acupressure group on days 2, 4 and 6 were 4.25; 2.35; 1.50 with a p value of 0.0001; while in the ginger water compress group on days 2, 4 and 6 were 4.15; 3.35; 2.50 with a p value of 0.006. In conclusion, there is a difference in the scale of lower back pain in mothers before and after being given a combination of Acupressure massage and ginger water compress therapy. This therapy is expected to be taught by health workers, especially midwives, to the patient's family so that it can be done independently, provide a strong psychological effect, and support a safe, smooth, and enjoyable delivery process. The output produced in this study is publication in a national journal with ISSN. Keywords: pain reduction; waist of pregnant women trimester III; acupressure; ginger water compress