Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN METODE SEFT TERHADAP KEPATUHAN ASUPAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD AL IHSAN PROVINSI JAWA BARAT Sadaukur Br Barus; Kiki Rizki Amelia; Hendra Jaya Cipta
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2019): januari 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenaikan Intrerdialytic Body Weigt Gains IDWG yang melebihi 4.8% pada Pasien GGK dengan HD bisa menyebabkan berbagai komplikasi bahkan kematian maka diperlukan suatu metode yang bisa membantu pasien dalam kepatuhan asupan cairan. SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) adalah suatu Teknik terapi alternatif untuk masalah emosi dan fisik dengan cara Tapping pada titik meridian tubuh. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode SEFT terhadap kepatuhan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di ruang HD RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental design dengan rancangan One group Pretest Posttest tanpa kelompok control dengan memberikan 3 kali perlakuan pada kelompok studi yang dilakukan pengukuran kepatuhan asupan cairan sebelum (pre-test) dan sesudah perlakuan SEFT (post-test) pada 13 sampel dari 156 populasi. Berdasarkan hasil uji Paired T Test, diperoleh nilai P Value yaitu 0,000 karena nilaip < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna antara metode SEFT dengan tingkat kepatuhan sasupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisis. Kata Kunci: GGK, HD, SEFT
Pengaruh Edukasi Self Management Diabetes (DSME) Dengan Media Booklet Terhadap Kepatuhan Diet Pasien DM Tipe 2 Di Puskesmas Cimahi Selatan Siti Aminah; Kiki Rizki Amelia; Budi Rianto; Vicky Diah Safitri
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.11 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i2.5912

Abstract

Abstrak Penyakit DM tidak dapat disembuhkan, namun penderita dapat menjaga/mengontrol kondisinya agar dapat hidup lebih sehat. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan perawatan mandiri pada pasien DM yaitu dengan  Diabetes Self Management Education (DSME). 5 pilar penanganan utama DM tipe 2 yaitu edukasi, diet nutrisi medik, latihan jasmani, farmakologi dan monitoring kadar glukosa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh DSME dengan media booklet terhadap kepatuhan diet pada penderita DM tipe 2. Metode penelitian menggunakan Praexperiment dengan desain One Grup Pretest Posttest.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah 16 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Uji analisis menggunakan McNemar.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebelum intervensi  responden yang tidak patuh pada dietnya sebanyak 13 (81,3%), dan setelah diberikan intervensi responden yang patuh sebanyak 13 (81,3%).Terdapat pengaruh DSME dengan media booklet terhadap kepatuhan diet pasien DM tipe 2 di Puskesmas Cimahi Selatan dengan nilai p=0,006 ≤ α=0,05. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh DSME dengan media booklet terhadap kepatuhan diet pasien DM tipe 2 di Puskesms Cimahi Selatan.Saran dari penelitian ini yaitu iharapkan dapat dijadikan tambahan wawasan keilmuan bidang keperawatan untuk mengurangi angka kejadian DM.Kata Kunci : DSME, Kepatuhan Diet, Media Booklet, DM THE EFFECT OF DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) WITH MEDIA BOOKLET ON DIET COMPLIANCE WITH TYPE 2 DM PATIENTS AT THE PUBLIC HEALTH CENTER SOUTH CIMAHI AbstractDiabetes Mellitus be cured, but patients can maintain/control their condition in order to live a healthier life. One of the efforts to improve the ability of self-care in DM patients is Diabetes Self-Management Education (DSME). The 5 main pillars of handling type 2 DM are education, medical nutrition diet, physical exercise, pharmacology and monitoring of glucose levels. The purpose of this study was to determine the effect of DSME with media booklet on dietary compliance in patients with type 2 diabetes. The research method that used is pre-experiment design with one pre-test group. Sampling techniques in this study used samples accidentally with a total of 16 respondents according to the included criteria and the exception. The analysis is using mcnemar. The results of this study found that before the intervention of respondents who do not adhere to diet were 13 (81.3%), and after given intervention of respondents that adherent were 13 (81.3%).There is influence of the media DSME booklet on dietary compliance of patients DM type 2 at the South Cimahi Public Health Center withvalue p= 0.006 = 0.05. The results of the study can be concluded that there is an effect of DSME with media booklet on the dietary compliance of type 2 DM patients at the South Cimahi Public Health Center. Suggestions from this study are expected to be used as additional scientific knowledge in the field of nursing to reduce the incidence of DM.Keywords : DSME, Dietary Compliance, Media Booklet, DM
Pengaruh Media Booklet Tentang Bahaya Merokok Dan Konsumi Kopi Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi Amelia, Kiki Rizki; Wahyuni, Sri; Hendi, Oman; Rahayu, Ika Dewi Pambudi
MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 9 No. 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.450

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan silent killer dengan gejala yang bervariasi dari setiap tubuh seseorang dan hampir identik dengan masalah kesehatan lainnya. Bersumber data Riskesdas (2018) prevalensi hipertensi di Jawa Barat sebesar 39,60%. Meningkatnya angka kejadian hipertensi juga diperparah dengan meningkatnya kebiasaan merokok dan konsumsi kopi. Dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat perlu adanya upaya promotif dan preventif untuk mencegah dari keadaan yang semakin parah. Dalam hal ini pendidikan kesehatan dengan media booklet menjadi salah satu pilihan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang bahaya merokok dan konsumsi kopi dengan media booklet terhadap tingkat pengetahuan pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Leuwigajah Cimahi. Metode: Metode penelitian ini adalah pre-experimental design dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel yang diteliti sebanyak 25 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang bahaya merokok dan konsumsi kopi dengan media booklet terhadap tingkat pengetahuan pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Leuwigajah Cimahi (p-value 0,000 < 0,05). Simpulan: Dengan adanya hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pembuatan media booklet dan media pendidikan kesehatan dan menjadi bahan untuk meningkatkan asuhan keperawatan keluarga terkait hipertensi.  
SELF-MONITORING OF BLOOD GLUCOSE DALAM MENCEGAH NEUROPATI PADA EKSTREMITAS BAWAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Amelia, Kiki Rizki; Sofiani, Yani
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v1i1.58-72

Abstract

ABSTRAKDiabetes Mellitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin; Indonesia menempati peringkat ke tujuh dunia untuk prevalensi penyandang diabetes tertinggi (10 juta). Ekstremitas bawah paling sering dipengaruhi oleh neuropati sehingga memerlukan perawatan khusus. Kehilangan sensasi pada ekstremitas bawah berarti bahwa adanya lesi atau injuri, kemungkinan tidak disadari dan beresiko terjadinya ulkus atau infeksi (Kern et al, 2009). Self-Monitoring of Blood Glucose (SMBG) merupakan komponen yang penting dalam pengobatan diabetes mellitus modern. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh SMBG dalam mencegah keluhan neuropati pada ekstremitas bawah pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian “Non-equivalent groups pretest-posttest design”. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 52 responden yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata – rata usia responden pada kelompok intervensi adalah 56 tahun dan pada kelompok kontrol adalah 57 tahun, rata – rata kadar gula darah posttest pada kelompok intervensi 174.01 mg/dL dan kelompok kontrol adalah 174.00 mg/dL, adanya perbedaan sensitifitas sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi dengan p value 0,000. Disarankan untuk nurse educator agar memotivasi diabetisi dalam melaksanakan SMBG.Kata kunci: SMBG, neuropati ekstremitas bawah, monofilamen 10 gr, kadar glukosa darah, DM Tipe 2ABSTRACTDiabetes mellitus (DM) defined as a disease or chronic metabolic disorders with multi etiology characterized by the high blood sugar with impaired metabolism of carbohydrates, lipid and protein as a result of insulin function insufficiency; Indonesia are placed as seven in the world with highest prevalence of people in diabetes (10 million) (WHO, 2016). The lower extremity most often influenced by neuropathy so it requires a special treatment. Loss of sensation on the lower extremity means that the existence of the lesions or injury, the possibility of not aware of it and risking ulcer or infection (Kern et al, 2009). Self-monitoring of blood glucose (SMBG) is an important component in the modern treatment of DM. Aims of this study to identify the influence of SMBG in preventing neuropathy complaints of the lower extremity in patient’s type 2 DM. Methods used in this study is a quasy experiment with “non-equivalent group pretest-posttest design”. The number of samples are 52 respondents which is divided into two groups (intervention and control). The results of the study was obtained of a respondents age’s average at group intervention is 56 years and on the control group was 57 years, an average of blood sugar posttest in the intervention 174.01 mg / dl and the control group was 174.00 mg / dl, different sensitivity before and after treatment for the intervention group with p value 0,000. It was recommended that nurse educator to motivate diabetes patients in carrying out SMBG.Keywords: SMBG, neuropathy in lower extremity, monofilament 10g, blood glucose level, DM Type 2
PENERAPAN METODE SEFT TERHADAP KEPATUHAN ASUPAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD AL IHSAN PROVINSI JAWA BARAT Barus, Sada Ukur; Amelia, Kiki Rizki; Cipta, Hendra Jaya
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i1.146

Abstract

Kenaikan Intrerdialytic Body Weigt Gains IDWG yang melebihi 4.8% pada Pasien GGK dengan HD bisa menyebabkan berbagai komplikasi bahkan kematian maka diperlukan suatu metode yang bisa membantu pasien dalam kepatuhan asupan cairan. SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) adalah suatu Teknik terapi alternatif untuk masalah emosi dan fisik dengan cara Tapping pada titik meridian tubuh. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode SEFT terhadap kepatuhan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di ruang HD RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental design dengan rancangan One group Pretest Posttest tanpa kelompok control dengan memberikan 3 kali perlakuan pada kelompok studi yang dilakukan pengukuran kepatuhan asupan cairan sebelum (pre-test) dan sesudah perlakuan SEFT (post-test) pada 13 sampel dari 156 populasi. Berdasarkan hasil uji Paired T Test, diperoleh nilai P Value yaitu 0,000 karena nilai p < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna antara metode SEFT dengan tingkat kepatuhan sasupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisis. Kata Kunci: GGK, HD, SEFT
Edukasi Self Management untuk Meningkatkan Kepatuhan Diet Penderita Hipertensi Aminah, Siti; Maryati, Sri; Amelia, Kiki Rizki; Nabila, Noviyandra Salsa
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik14404

Abstract

Hypertension is a health problem that is quite high for most of the world's population, including Indonesia. Therefore, there is a need for self-management education efforts to increase the application of healthy behavior and adherence to the hypertension diet. This study aims to determine the effect of self-management education using booklet media on dietary adherence in hypertension sufferers. This study used a one group pretest-posttest design, which involved 16 hypertensive patients selected by accidental sampling technique. After collecting data on dietary adherence before and after the intervention, data analysis was then performed using the Mc. Nemar test. The results of the analysis showed a p-value of 0.001, so it was interpreted that there were differences in adherence to the hypertension diet between before and after giving self-management education. It was concluded that self-management education is effective for increasing dietary adherence in hypertensive patients.Keywords: hypertension; self management; dietary adherence ABSTRAK Hipertensi menjadi suatu masalah kesehatan yang cukup tinggi bagi sebagian besar penduduk dunia termasuk Indonesia. Oleh karena itu perlu adanya upaya edukasi self management untuk meningkatkan penerapan perilaku sehat dan patuh terhadap diet hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi self management dengan media booklet terhadap kepatuhan diet penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan rancangan one group pretest-posttest, yang melibatkan 16 penderita hipertensi yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Setelah terkumpul data tentang kepatuhan diet sebelum dan sesudah intervensi, selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji Mc. Nemar. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,001, sehingga diinterpretasikan bahwa ada perbedaan kepatuhan diet hipertensi antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi self management. Disimpulkan bahwa edukasi self management efektif untuk meningkatkan kepatuhan diet penderita hipertensi.Kata kunci: hipertensi; self management; kepatuhan diet