Rekha Tustarama
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROSTITUSI TERSELUBUNG DAN PERDAGANGAN ORANG DALAM KALANGAN SALES PROMOTION GIRL (SPG) (Studi Dikepolisian Resort Kota Besar Surabaya) Rekha Tustarama
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Agustus 2016 Periode II
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dr. Nurini Aprilianda, SH. MHum, Paham Triyoso, SH, MHum. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya E-mail : Tustarama_rekha@yahoo.com ABSTRAK Artikel Ilmiah ini membahas tentang Prostitusi Terselubung dan Perdagangan Orang Dalam Kalangan Sales Promotion Girl (SPG) Studi di Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya. Jenis penelitian ini adalah yuridis Empiris. Metode pendekatan penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tindakan yang dilakukan oleh penyidik di Polrestabes Surabaya terhadap prostitusi terselubung dan perdagangan Orang dalam kalangan SPG; Kendala Penyidik di Polrestabes Surabaya terhadap penanganan prostitusi terselubung dan perdagangan Orang dalam Kalangan SPG; dan Upaya yang dilakukan penyidik Polrestabes Surabaya terhadap penanganan prostitusi terselubung dan Perdagangan Orang dalam Kalangan SPG.Hasil penelitian menjawab tiga permasalahan yang diangkat oleh penulis yaitu Tindakan yang Dilakukan Oleh Penyidik di Polrestabes Surabaya Terhadap Prostitusi Terselubung dan Perdagangan Orang Dalam Kalangan SPG adalah menerima laporan, penyelidikan, penyidikan dengan cara penggeledahan badan, penyitaan, dan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi, penahanan. Kendala terbagi atas 3 yaitu kendala struktur (kurangnya anggota penyidik, kesulitan dalam membuat hasil laporan penyelidikan 2x24 jam karenapengakuan PSK yang masih malu-malu untuk berterus terang), substansi (penyidik susah untuk menetapkan tersangka dan saksi karena tidak adanya aturan hukum di KUHP tentang Pekerja Seks Komersial, dan kultur yang meliputi rendahnya ekonomi masyarakat yang berpotensi melakukan tindak pidana.Upaya preventif yaitu penyuluhan hukum, memberikan informasi melalui media sosial, pengecekan, kerjasama dengan masyarakat yang paham tentang teknologi  dan Upaya represif yaitu meningkatkan ekonomi masyarakat kota Surabaya;;penambahan anggota penyidik di Polrestabes Surabaya;PSK dijadikan saksi dalam persidangan dan dibutuhkan adanya pembaharuan KUHP untuk mengatur tentang penjeratan hukum bagi Pekerja Seks Komersial (PSK) yang melakukan prostitusi. Kata Kunci : Prostitusi, Perdagangan Orang, Sales Promotion Girl.