Moh Rifki Matorifaldi Hasan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBATASAN DAN PENGATURAN JARAK ANTARA PASAR TRADISIONAL DAN TOKO MODERN (Studi di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang) Moh Rifki Matorifaldi Hasan
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Agustus 2017
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moh Rifki Matorifaldi Hasan, Lutfi Efendi, Herlin Wijayati. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang. Email : rifki.faldi@gmail.com  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pembatasan dan Pengaturan Jarak Antara Pasar Tradisional dan Toko Modern (studi di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang), didalam pasal 4 Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional Serta Penataan dan Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern memuat mengenai kewajiban dari Pemerintah Daerah Kabupaten Malang mengenai perlindungan Pasar Tradisional dengan fokus utama yakni pembatasan dan pengaturan jarak antara Pasar Tradisional dan Toko Modern, sebagaimana tercantum didalam pasal 15 Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional Serta Penataan dan Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Peraturan ini di buat untuk menjaga eksistensi dari Pasar Tradisional meski pada era globalisasi ini banyak bermunculan Toko Modern yang berada disekitar Pasar Tradisional terutama di Pasar Tumpang sebagai salah satu Pasar Tradisional di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Adapun jenis penelitian ini adalah jenis penelitian Yuridis Empiris dengan metode penelitian Yuridis Sosiologis yang dilakukan dengan cara penelitian langsung dilapangan untuk memperoleh data mengenai realitas pembatasan dan Pengaturan Jarak antara pasar tradisional dan toko modern. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat diketahui bahwa realitas Pembatasan dan Pengaturan Jarak Antara Pasar Tradisional dan Toko Modern (Studi di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang) sesuai dalam pasal 15 Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional Serta Penataan dan Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern tidak berjalan efektif dikarenakan terhambat oleh beberapa faktor seperti berdirinya toko modern sebelum Perda diundangkan, kurang sinerginya dinas terkait pemberian rekomendasi izin berdirinya toko modern terutama dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pasar Kabupaten Malang untuk mengawasi pendirian Toko Modern, kurangnya pengetahuan dari masyarakat selaku pemohon izin. Kata Kunci: Realitas, Pembatasan dan Pengaturan Jarak, Pasar Tradisional dan Toko Modern Abstract This study aimed at investigating the implementation of Limitation and Arrangement of Distance between Traditional Markets and Modern Stores ( a study in Tumpang District in Malang Regency). Article 4 of Malang Regional Regulation number 3 year 2013 about Protection and Empowerment of Traditional Market and the Arrangament and Control of Shopping Centres and Modern Shopswhich contain the obligations of Malang Government on the protection of Traditional Market with the focus being on the limitation and arrangement of distance between traditional markets and Modern stores as contained in article 15 of Malang Regional Regulation number 3 year 2012 about protection and empowerment of traditional market and also arrangement and control of shopping centres and modern stores. This regulation was made to maintain the existence of traditional market as the response to emergence of modern stores near traditional market in this globalization era especially in Tumpang traditionnal market as one of traditional markets inTumpang District of Malang Regency. This study was empirical juridical research with sociological juridical method which was directly done on the field to gain data about the reality of limitation and arrangement of distance between traditional markets and modern stores. The results of the study show that the limitation and arrangement of distance between traditional market and modern stores ( a study in Tumpang district of Malang regency) as contained in article 15 of Malang Regional Regulation number 3 year 2012 about protection and empowerment of traditional market and the Arrangement and control of shopping centres and modern stores has not been effectively implemented due to some inhibiting factors such as the modern stores had been constructed before the regulation was issued, lack of synergy among related departments regarding the issuance of permits of modern stores from the Department of Industry and Traditional Market Trade in Malang regency to supervise the establishment of modern stores, and community’s lack of knowledge as the permit applicant. Keywords: reality, limitation and arrangement of distance, Traditional Market and modern storesÂ