Maya Rosyida, Agus Yulianto S.H. M.H, Herlin Wijayati S.H. M.H Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jalan MT. Haryono No. 169, Malang 65145, Indonesia Telp: +62-341-553898, Fax: +62-341-566505 Email: mayayuwono2710@gmail.com  ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa keefektifan Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance (GCG) Sebagai Upaya Pencegahan Governance Risk PT. Pegadaian (Persero) Cabang Sukarno Hatta-Malang.Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan metode yuridis empiris. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan penelitian analisa deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: PT. Pegadaian (Persero) Cabang Sukarno Hatta Malang menerapkan good corporate governance untuk bisa berjalan dengan baik. Sesuai dengan KNKG (2006) terdapat 5 prinsip-prinsip yang terkandung dalam good corporate governance, yaitu transparency, accountability, responsibility, independency, dan fairness. Dalam hal ini Pegadaian Cabang Sukarno Hatta telah menerapkan GCG sebagai upaya menghindari Governance Risk PT. Pegadaian (Persero). Adapun hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaanya yaitu terdapat faktor penghambat yakni dari faktor penghambat internal dan eksternal perusahaan. Hambatan internal meliputi (1) Kurangnya keahlian dan Keterampilan Personil (2) Kesulitan secara psikologis yang dialami para karyawan dalam mengungkapkan Bad Corporate Governance (3) Revisi yang diberikan Direksi atas Penyusunan Laporan Tahunan oleh Tim Pembuat Laporan Tahunan seringkali tidak konsisten sehingga memakan waktu dalam perbaikannya Untuk hambatan eksternal yang dialami oleh Pegadaian Cabang Sukarno Hatta Malang adalah (1) Laporan Tahunan harus dibuat menjadi satu bersamaan dengan Sustainability Report atau LaporanBerkelanjutan jadi tidak bisa hanya memberi Laporan Tahunan saja. (2) Adanya berbagai Standart dan Persyaratan dalam pembuatan Laporan Tahunan yang berbeda dari masingmasing lembaga. Upaya penyelesaian internal yaitu Membuat SK tentang tim Laporan Tahunan disertai tugas masing-masing personil, Memberikan peringatan dan teguran, Untuk hambatan berupa perubahan yang sering dilakukan direksi saat finishing Laporan Tahunan dengan bekerja sama dengan sekretaris perusahaan yang mempunyai kewenangan mengatur jadwal direksi. Upaya penyelesaian eksternal yaitu meminta bantuan kepada konsultan yang memahami untuk membantu dalam pembuatan Sustainability Report, PT Pegadaian (Persero) Cabang Sukarno Hatta Malang memilih Bapepam dikarenakan melihat perusahaan tersebut merupakan BUMN yang mengikuti standart yang dikeluarkan oleh pemerintah. Kata Kunci: Prinsip – prinsip Good Corporate Governance, PT. Pegadaian (Persero) Cabang Soekarno Hatta Malang. ABSTRACT This research is aimed to analyze the effectiveness of the implementation of principles of Good Corporate Governance (GCG) as an attempt to prevent governance risk in PT. Pegadaian (Persero) branch office in Sukarno Hatta Malang. The research was conducted in an empirical study with an empirical juridical approach, while the data obtained in the research was analyzed descriptively. The research result reveals that PT. Pegadaian (Persero) branch office in Sukarno Hatta Malang applies good corporate governance for good management. According to KNKG (2006), good corporate governance involves transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness. However, there are internal and external obstacles encountered by the pawnshop when applying the principles. The internal factors involve (1) the lack of skills of the human resources (2) psychological-related difficulty of revealing bad corporate governance by employees (3) the inconsistency of revision of annual report given by the president of the pawnshop, which requires more time to fix the problem. Moreover, the fact that the pawnshop requires the sustainability report and annual report to be made simultaneously and the fact that there are several standards and requirements needed in the making of annual report different in every division are included in the external factors. The internal factors can be tackled by issuing a decree regarding the team involved in an annual report along with the tasks that have to be performed by staff. Notice can also be issued to give a warning to the president who has made changes when completing annual report helped by the secretary. There are some solutions to the external factors such as calling for assistance from a consultant to help make sustainability report. In this case, PT Pegadaian (Persero) branch office in Sukarno Hatta Malang has appointed Capital Market Supervisory Board (Bapepam), as this company is a state-owned enterprise that is up to the standard of the government. Keywords: good corporate governance principles, PT. Pegadaian (Persero) branch office in Sukarno Hatta MalangÂ