Afrina Devi Marti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN INKLUSIF DISEKOLAH DASAR KOTA PADANG Afrina Devi Marti
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jupe6620.64

Abstract

Abstrak: Penelitian ini di latarbelakangi oleh Permendiknas No.20 tahun 2009 tentang penyelenggaraan pendidikan inklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang pelaksanaan pendidikan inklusif di Sekolah Dasar Kota Padang yang berkaitan dengan kebijakan dan administrasi sekolah dalam mendukung pendidikan inklusif, kondisi lingkungan sekolah, keterampilan, sikap serta pengetahuan guru, kompetensi guru dalam pendidikan inklusif, peserta didik, kurikulum yang digunakan, penilaian dan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan pendidikan inklusif. Metodologi dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 82 orang guru yang mengajar anak berkebutuhan khusus termasuk guru kelas, guru mata pelajaran serta guru pembimbing khusus. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan rumus statistik persentase. Dari hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa 97,6% sekolah telah memiliki visi dan lisi tentang pendidikan inklusif, 92,7% sekolah yang memiliki lingkungan bersih, sehat dan terbuka, 68,2% guru yang memiliki keterampilan dan mengetahui penyakit pada anak, 51,2% guru telah memiliki kompetensi dengan mengikuti lokakarya pendidikan inklusif, 96,3% sekolah menerima peserta didik tanpa diskriminatif, 92,7% sekolah menggunakan kurikulum yang diadaptasikan, 59,8% sekolah menggunakan penilaian yang diadaptasikan dan 50% masyarakat yang siap memdukung pelaksanaan pendidikan inklusif. Ini berarti, jalannya pendidikan inklusif untuk Sekolah Dasar Kota Padang belum berjalan semaksimal mungkin. Kata-kata kunci: pelaksanaan; pendidikan; inklusif
Educational Media for Enhancing Sexual Awareness in Children with Intellectual Disabilities: A Systematic Literature Review and Bibliometric Analysis Afrina Devi Marti; Marlina Marlina; Mega Iswari Binah Asnah; Afrina Devi Marti; Marlina; Mega Iswari Binah Asnah; Elsa Efrina
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2027)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v7.i1.2027.6

Abstract

This study aims to analyze global publication trends and synthesize the mapping of design components, focus, and key findings from studies on the development of educational media based on sexual awareness for children with intellectual disabilities. The study was conducted through a systematic literature review from 2010–2026 using a qualitative descriptive approach with bibliometric and meta-aggregation analyses. The results indicate that only a few studies specifically address the development of educational media for children with intellectual disabilities and sexual awareness. Most studies focus on the use of innovative media such as Augmented Reality (AR), and empirically, learner-centered and play-based approaches have demonstrated higher effectiveness in children’s engagement and learning outcomes. The limitations identified in the reviewed literature indicate that the educational media currently developed generally still rely on broad validation instruments rather than those specifically designed according to children’s developmental stages and socio-cultural contexts. Furthermore, studies have not adequately integrated children’s social-emotional focus and interactive technologies such as immersive AR to support contextual and meaningful understanding. The practical implications of this study highlight the importance of developing educational media that are culturally adaptive, relevant to local contexts, and capable of integrating a learner-centered approach with a developmentally sensitive framework in designing focus components, syntax, and social systems for sexual education media that remain underexplored in previous literature.