Yessi Azwar
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PAYUNG NEGERI

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DETERMINANT ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS X KABUPATEN PELALAWAN Yessi Azwar; Eva Santi; Novi Yanti; Sella Syaiti
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jmu.v3i2.115

Abstract

Anemia pada kehamilan adalah nilai Hb < 11 g/d. Anemia pada ibu hamil dapat berdampak buruk pada ibu maupun bayi yang akan dilahirkan. Ibu hamil yang menderita anemia memiliki risiko tinggi mengalami kematian, kejadian bayi berat badan lahir rendah (BBLR), infeksi terhadap janin dan ibu, keguguran, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, serta kelahiran prematur. Sehingga untuk mencegah terjadinya anemia perlunya diketahui faktor-faktor yang bisa menyebabkan terjadinya anemia. Salah satu faktor pemberat terjadinya anemia adalah karna faktor gizi, usia ibu, kepatuhan komsumsi tablet Fe, dan pengetahuan ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jenis penelitian ini kuantitatif, dengan desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional yang mana untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan jumlah sampel 72 orang responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probality dengan menggunakan metode accidental sampling dengan kriteria ibu hamil trimester I sampai trimester III. Hasil perhitungan dengan menggunakan uji statistik chi square didapatkan adanya hubungan antara masing-masing variabel (usia ibu Pvalue = 0,001≤ 0,05, gizi Pvalue gizi = 0,032 ≤ 0,05, kepatuhan komsumsi tablet Fe Pvalue = 0,000 ≤ 0,05, pengetahuan Pvalue = 0,002 ≤ 0,05) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Pangkalan Kuras II Kabupaten Pelalawan. ABSTRACT Anemia in pregnancy is Hb value <11 g / d. Anemia in pregnant women can have an adverse impact on the mother and baby to be born. Pregnant women with anemia have a higher risk of death, low birth weight infants, fetal and maternal infections, miscarriage, stillbirth, neonatal death, congenital defects, and premature birth. So to prevent the occurrence of anemia the need to know the factors that can cause anemia. One of the factors that weighs the occurrence of anemia is because of nutritional factors, maternal age, compliance consumption of Fe tablets, and mother's knowledge. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of anemia in pregnant women. This type of research is quantitative, with correlation research design with cross sectional approach which is to study the correlation dynamics between risk factors and effects, with a sample size of 72 respondents. Sampling technique using non-probality technique by using accidental sampling method with criteria of pregnant women trimester I until trimester III. The result of calculation by using chi square statistic test showed the correlation between each variable The result of calculation by using chi square statistic test obtained is there any relation between each variable (value of mother Pvalue = 0,001 ≤ 0,05, nutrient Nutritional value = 0,032 ≤ 0,05, Simply consumption of Fe Fe tablet <0,000≤ 0,05, knowledge Value p = 0.002 ≤ 0.05) with the incidence of anemia in pregnant women at Puskesmas Pangkalan Kuras II kabupaten Pelalawan    
PEMBINAAN KELUARGA DALAM MENANGANI HIPERTENSI PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN TOTOK PUNGGUNG DI RUMAH SEHAT BUNAYYA Rika Sri Wahyuni; Andriani Andriani; Linda Suryani; Eva Santi Hutasoit; Yessi Azwar; Siska Mulyani
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v3i1.4368

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit utama di dunia , mengenai hampir 50 juta orang di Amerika Serikat dan hampir I miliar orang di seluruh dunia. Prevalensi hipertensi di Indonesia menurut data Riskesdes 2013  sebesar 25,8%. Prevalensi pada lansia menunjukkan cukup tinggi yait 45,9% pada kelompok usia 55-64 tahun, 57,6% pada kelompok usia 65-74 tahun dan 63,8% pada kelompok usia lebih dari 75 tahun. Penanganan Hipertensi dapat dilakukan dengan 2 car, yaitu sevara farmakologis dan non farmakologis. Secara non farmakologis salah satunya dapat dilakukan dengan totok punggung. Tujuan Pengabdian ini dilakukan adalah untuk mengajarkan keluarga penderita hipertensi untuk dapat melakukan totok punggung pada pasien hipertensi agar dapat menangani hipertensi pada pasien sehingga pasien tidak tegantung pada obat2 yang dapat menimbulkan efek samping yang terkadang membuat pasien tidak disiplin untuk meminumnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ceramah dan praktik langsung pada pasien, menyarankan keluarga untuk rutin setiap hari melakukan totok punggung dan tim pengabdian melakukan kunjungan rumah 2x seminggu selama 2 minggu. Hasil pengabdian ini diperoleh adanya penurunan tekanan darah pada pasien sebelum tindalan totok punggung dan setelah tindakan serta penurunan tekanan darah pada setiap kali kunjungan baik sebelum tindakan maupun setelah tindakan.
Hubungan Penerapan Diet Glutei Free & Casein Free (Gfcf) Dengan Perubahan Perilaku Autis Di SLSBN Pembina Pekanbaru YESSI AZWAR
JURNAL MEDIKA USADA Vol 3 No 1 (2020): JURNAL MEDIKA USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v3i1.67

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan : Kasus autisme didunia pada anak (autism Infntile) semakin banyak sehingga menimbulkan kekhawatiran dikalangan masyarakat terutama orang tua. Kasus autis di amerika serikat pada tahun 2016 diperkirakan terdapat 400.000 individu dengan autisme (Juwanto, 2016). Penulis mendapatkan data penyandang autis di Provinsi Riau khususnya Pekanbaru pada tahun 2015 diperkirakan sekitar 1.044 yang tersebar dibeberapa Kabupaten (DisdikRiau, 2017). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan diet Glutein Free & Casein Free (GFCF) dengan perubahan perilaku pada anak autis di SLBN Pembina Pekanbaru. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif, menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. sampel pada penelitian ini adalah 52 responden melakukan pengisian kuesioner keadaan sebelum diet dan setelah diet. Hasil : Berdasarkan hasil uji statistic chi square diperoleh nilai p= 0.000 dan nilai signifikan lebih kecil dari α 0.05 (p= 0.000 < 0.05). Kesimpulan : Disimpulkan bahwa ada hubungan penerapan diet GFCF dengan perubahan perilaku pada anak autis. Kata Kunci : Anak Autis, Diet Glutein Free & Casein Free (GFCF), Perubahan Perilaku