Noorliza Maulidya, Dr. Ismail Navianto, SH., MH., Fines Fatimah, SH., MH. Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya lizamaulidya.nm@gmail.com  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya yang dilakukan oleh Lembaga Permasyarakatan Klas 1 Malang dalam menanggulangi penyalahgunaan narkotika oleh narapidana di dalam lapas. Bahwasanya, masih terdapat tindakan penyalahgunaan narkotika dalam berbagai modus yang dilakukan oleh narapidana Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Malang. Adapun jenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian empiris menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, yang memandang hukum sebagai fenomena sosial. Penelitian ini mengkaji masalah dengan cara meneliti dari segi ilmu hukum. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat diketahui bahwa upaya dan penanggulangan aparat lembaga pemasyarakatan dalam mencegah penyelundupan narkotika di dalam Lembaga Pemasyarakatan Klas I Malang adalah: melalui tindakan preventif yang harus dilakukan oleh setiap elemen, dan yang paling penting yaitu dilakukan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika yang dilakukan narapidana oleh pihak lembaga pemasyarakatan. Melalui tindakan represif yang dilakukan oleh aparat penegak hukum yaitu lembaga pemasyarakatan menjatuhkan hukuman disiplin tingkat berat kepada narapidana yang melakukan pelanggaran penyalahgunaan narkotika berdasarkan Permenkumham RI Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara. Kendala yang dialami oleh aparat lembaga pemasyarakatan dalam mencegah penyelundupan narkotika di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang adalah: Sarana dan prasarana, Mutu dan jumlah SDM aparat lapas yang kurang memadai. Kata kunci : Lembaga Pemasyarakatan, Narapidana, Penyalahgunaan Narkotika  ABSTRACT This research is aimed to identify measures taken by Department of Corrections Class 1 in Malang to prevent narcotic abuse among inmates behind bars. In reality, drug offenders are still found among inmates in the Department of Corrections class 1 Malang. This is an empirical research with socio-juridical approach where law is seen as a social phenomenon, and this is addressed to study the existing phenomenon according to legal studies. The research reveals that preventive action can be performed by every element, and most importantly, the department of corrections is mainly responsible for preventing drug offenders behind bars. Moreover, repressive action can be performed by imposing severe sanction on inmates dealing with the drug behind bars based on Regulation of Minister of Law and Human Rights Number 6 of 2013 concerning Public Order in Department of Corrections and State Detention House. However, poor facilities and infrastructure and lack of human resource required in the department are considered as the main issues hampering the prevention against drug smuggling into the Department of Corrections. Keywords: department of corrections, inmate, narcotic abuse