Cynthia Dewi Hadiwijaya.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fasilitas Pembinaan Pemuda Remaja Gereja Kristen Indonesia di Surabaya Hadiwijaya., Cynthia Dewi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Fasilitas Pembinaan Pemuda Remaja gereja Kristen Indonesia di Surabaya" ini merupakan fasilitas edukasi dan pembinaan bagi pemuda remaja di Surabaya di bawah Gereja Kristen Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kualitas tindak pidana yang dilakukan oleh anak-anak di Surabaya. Ternyata edukasi formal saja tidak cukup untuk membentuk generasi muda yang utuh, positif, dan berdampak bagi sesamanya, karena itu dibutukan pendidikan dan pembinaan secara moral dan spiritual. Proyek yang terletak di Tenggilis ini bertujuan untuk membina pemuda reamaja di Surabaya menjadi pemuda remaja yang utuh dan berdampak bagi sesama dan lingkungannya. Pembinaan yang diberikan adalah pembinaan yang interaktif dan rekreatif sesuai dengan minat anak muda. Pendekatan arsitektur simbolis dapat memberikan informasi kepada anak muda bahwa fasilitas pembinaan ini menarik dan rekreatif bagi anak muda. Pendalaman karakter ruang dipilih agar dapat memberikan suasana dinamis, serius, maupun sakral pada ruang yang berbeda-beda fungsinya
Fasilitas Pembinaan Pemuda Remaja Gereja Kristen Indonesia di Surabaya Cynthia Dewi Hadiwijaya.
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1532.144 KB)

Abstract

 Fasilitas Pembinaan Pemuda Remaja gereja Kristen Indonesia di Surabaya" ini merupakan fasilitas edukasi dan pembinaan bagi pemuda remaja di Surabaya di bawah Gereja Kristen Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kualitas tindak pidana yang dilakukan oleh anak-anak di Surabaya. Ternyata edukasi formal saja tidak cukup untuk membentuk generasi muda yang utuh, positif, dan berdampak bagi sesamanya, karena itu dibutukan pendidikan dan pembinaan secara moral dan spiritual. Proyek yang terletak di Tenggilis ini bertujuan untuk membina pemuda reamaja di Surabaya menjadi pemuda remaja yang utuh dan berdampak bagi sesama dan lingkungannya. Pembinaan yang diberikan adalah pembinaan yang interaktif dan rekreatif sesuai dengan minat anak muda. Pendekatan arsitektur simbolis dapat memberikan informasi kepada anak muda bahwa fasilitas pembinaan ini menarik dan rekreatif bagi anak muda. Pendalaman karakter ruang dipilih agar dapat memberikan suasana dinamis, serius, maupun sakral pada ruang yang berbeda-beda fungsinya