Muhammad Rafi El Haady
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS YURIDIS PENGGABUNGAN PERKARA TERHADAP PERBUATAN CONCURSUS DALAM KASUS PERSETUBUHAN PADA ANAK Muhammad Rafi El Haady
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Februari 2020
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammad Rafi El Haady, Dr. Setiawan Nurdayasakti, S.H., M.H., Dr. Lucky Endrawati, S.H., M.H Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono Nomor 169, Malang Email: rafieldey@gmail.com   ABSTRAK Penulisan dalam jurnal ini mengangkat permasalahan hukum berkaitan dengan terjadinya dua kali penyidangan atas suatu kasus concursus persetubuhan terhadap anak di dua pengadilan negeri yang berbeda. Bahwa kasus ini terdapat tersangka yang sama, delik yang digunakan sama, waktu kejadian perkara dan tempat kejadian perkara antar kasus tersebut saling berhubungan dan berkaitan. Pasal 141 ayat (1) Jo Pasal 84 ayat (4) KUHAP telah mengupayakan adanya penggabungan perkara dalam satu pemeriksaan sidang, penulis menganalisis dapatkah perkara ini digabungkan dan menganalisis kedua putusan pengadilan negeri tersebut ditinjau dari tujuan hukum. Metode penelitian yang diterapkan ialah penelitian hukum yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan penelitian perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan kasus (Case Approach) Hasil dari penelitian ini adalah perkara concursus persetubuhan pada anak yang dilakukan oleh Sony Sandra dapat digabungkan dalam satu pemeriksaan sidang pengadilan dikarenakan telah memenuhi syarat-syarat penggabungan perkara berdasarkan pasal 141 ayat (1) Jo Pasal 84 ayat (4) KUHAP. Penggabungan perkara dilakukan oleh Pengadilan Tinggi. Ditinjau dari tujuan hukum, kurang tercerminnya keadilan prosedural dan kepastian hukum terdakwa terciderai, dari segi kemanfaatan penjatuhan pidana diberikan untuk memperbaiki diri terdakwa bukan hanya pembalasan.   Kata kunci : Penggabungan perkara, Concursus, Persetubuhan   ABSTRACT This research is focused on legal issues concerning judgement that took place twice over the concurrence of cases regarding copulation against a child judged in two different district courts. This case involved the same suspect, the same offense, and the time and the place the offense took place were also related. Article 141 paragraph (1) in conjunction with Article 84 paragraph (4) of Criminal Code Procedure suggests combined cases take place in a single court investigation. This research analyses whether the cases can be combined and to analyse two decisions of the district courts from the perspective of legal objectives. Normative juridical method was employed along with statute and case approaches. The result finds out that the concurrence over the case of copulation against a child committed by Sony Sandra can be combined into one investigation since it has met the requirement of concurrence according to Article 141 paragraph (1) in conjunction with Article 84 paragraph (4) of Criminal Code Procedure, and the concurrence was performed by High Court. From the perspective of legal objectives, the defendant was harmed by lack of procedural justice and legal certainty. In terms of the merit, punishment imposed was aimed to correct his behaviour not aimed to retaliate.   Keywords: combined cases, concurrence, copulation