Krisna Ardilan Samudra, Afifah Kusumadara, S.H., LL.M., SJD. , M. Zairul Alam, S.H., M.H. ardilankrisna@gmail.com Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah terkait dengan analisis digitalisasi tugas akhir mahasiswa ditinjau berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta dan batasan terhadap digitalisasi tugas akhir mahasiswa ditinjau dari prinsip fair use dalam Undang-Undang Hak Cipta. Penelitian ini menggunakan jenis yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual serta dianalisis dengan menggunakan penafsiran gramatikal dan sistematis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Undang-Undang Hak Cipta membatasi dilakukannya digitalisasi buku perpustakaan dengan aturan bahwa siapa saja yang akan memanfaatkan suatu ciptaan atau koleksi orang lain harus mendapatkan izin dari dari pencipta atau pemilik karya intelektual tersebut. Penjelasan tersebut juga dikuatkan dalam Pasal 11 ayat (2) Undang-Undang Hak Cipta yang pada pokoknya menyatakan ketentuan bahwa “Pencipta atau Pemegang Hak Ciptan memiliki hak ekonomi untuk menyewakan Ciptaan atau salinannya sebagaimana tidak berlaku terhadap Program Komputer dalam hal Program Komputer tersebut bukan merupakan objek esensial dari penyewaan†dan batasan dalam dilakukannya digitalisasi buku perpustakaan adalah apabila seseorang yang ingin mengutip atau memperbanyak karya tulis, penyebutan atau pencantuman sumber ciptaan harus disebutkan secara jelas dan lengkap, dengan kata lain paling tidak harus menyebutkan nama pencipta, judul nama dari karya cipta, dan nama penerbit. Selain itu terkait dengan hak cipta maka dalam menggandakan ciptaan satu kopi harus memenuhi prinsip-prinsip fair use yaitu ciptaan tersebut digunakan sesuai tujuan dan karakteristiknya, misalnya untuk pendidikan non-profit dan bukan untuk komersial, bersifat mematuhi peraturan hak cipta, jumlah dan substansi dari ciptaan yang digunakan dalam hubungan kerja secara keseluruhan tetap berpedoman pada aturan hak cipta, dan pengaruh dari penggunaan atas ciptaan diatas dimaksudkan untuk membuka potensi dan nilai pasar yang baik. Kata Kunci : Digitalisasi, Tugas Akhir, Perustakaan.  Abstract This research looks into the issue concerning digitalised final reports made by university students according to Law concerning Copyright and the scope of digitalisation of the final reports seen from the perspective of fair use principle in Law regulating copyright. This research employed normative juridical method, statute approach, and conceptual approach. The data obtained was analysed by means of grammatical and systematic interpretation. The research result indicates that Law governing copyright allows digitalisation of library books as long as the use of books or creation of others should be with the consent of the original creators or writers owning the intellectual rights. This is also explained in Article 11 paragraph (2) of Law concerning Copyright, implying that “the original creators or copyright holders have economic right to lease their creation or copies and this principle does not apply for computer programs since computer programs are not regarded essential in leasingâ€. In terms of Quoting words or copying books, credits must be given by clearly mentioning the sources or publishers. Moreover, the use of others’ creation must also take the principles of fair use into account, where a creation must be used accordingly. For example, for the purpose of non-profit education, not commercial one, those concerned must abide by copyright. The proportion and materials of the creation used at work must be based on the regulation concerning copyright, and such a wise use of creation is intended to encourage market potential and good market values. Keywords: Digitalization, Final Project, Library.