Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAPORAN KEUANGAN PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN JEMBER Agung Parmono; Aminatus Zahriyah
Jurnal Ilmiah Akuntansi Indonesia Vol 6, No 2 (2021): JIAI (JURNAL ILMIAH AKUNTANSI INDONESIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiai.v6i2.4983

Abstract

Usaha Mikro kecil dan menengah merupakan salah satu usaha yang mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian suatau negara. Hal ini dikarenakan Usaha kecil Mikro dan Menengah mampu menjadi stabilitator dan  dinamisator bagi negara, terutama negara berkembang seperti Indonesia.Tujuan penelitian ini 1. Untuk Mendeskripsikan Pelaporan Keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Jember, 2. Untuk Mengetahui pelaporan Keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Jember sesuai dengan SAK ETAP. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Dengan metode analisis deskriptif kualitatif, laporan keuangan yang menjadi simulasi dianalisis secara kualitatif, yaitu dengan mengkaji, memaparkan, menelaah, dan menjelaskan angka-angka yang diperoleh untuk mendapatkan gambaran Laporan Keuangan yang sesuai dengan SAK ETAP, selain itu peneliti juga menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Adanya penerapan economic entityconcept serta pencatatan akuntansi sederhana pada salah satu Usaha Mikro kecil dan Menengah menimbulkan manfaat yang baik untuk waktu berjalan maupun untuk pengembangan kedepannya. Manfaat yang dirasakan Usaha Mikro adalah memudahkan pengusaha ketika ingin mengembangkan usahanya melalui pinjaman pada pihak lain (Pihak Bank) karena mempunyai informasi keuangan, dapat pengetahui laba, kondisi keuangan, perubahan modal pemilik dan arus kas usaha karena tidak tercampur lagi dengan harta pribadi, sehingga perencanaan maupun pengendalian kas dalam usaha akan akan dilakukan ketika kas usaha mengalami perubahan . Perkembangan UMKM di Kabupaten Jember sangat berkembang, UMKM di Kabupaten Jember selama ini para anggotanya selalu menang dalam beberapa ajang kreatifitas dengan bantuan beberapa pihak, akan tetapi selalu kalah karena tdak punya laporan keuangan yang sesuai standart (SAK ETAP/ EMKM). Selama ini laporan keuangan yang dilakukan oleh UMKM hanya sekedar melakukan pelaporan yang sederhana, yaitu hanya uang keluar dan uang masuk saja (arus kas). Laporan keuangan UMKM di kabupaten Jember masih perlu pendampingan. Para UMKM masih berpikiran sederhana, yaitu selama masih memiliki dana untuk melakukan produksi maka masih dianggap menghasilkan laba. UMKM di Kabupaten Jember belum bisa menyusun laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi dan perubahan modal.    Kata Kunci: Pelaporan Keuangan UMKM, SAK ETAP
Pendampingan Faktor Faktor Penyebab Keterlambatan Pembangunan Jembatan Karang Semanding Kabupaten Jember Dofir Surya Saputra; Ferdi Hidayat; Aminatus Zahriyah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i2.1695

Abstract

The bridge at Karang Semanding was the reason for choosing the location due to a delay in the progress of the project construction which was scheduled to start on February 14 2023 and was targeted for completion on June 13 2023 but until March 14 2023 the implementation of the work had not started by the implementing party, namely CV. Bima Putra Nusantara. This service activity is carried out to analyze the factors causing delays in the Karang Semanding Bridge construction project. This mentoring activity aims to provide an accelerated approach in terms of pursuing delays in the construction of the Karang Semanding Bridge. Second, post-determination assistance, namely making questionnaires, processing data, analyzing the data that has been obtained from the questionnaires and then conclusions are drawn using the influence index test approach, frequency index, and interest index. The results of this assistance are carried out from identifying what factors cause delays. Factors causing delays in the construction of the Karang Semanding Bridge with the highest interest index value are technical factors with an interest index value of 48.1% and assistance providing an accelerated approach to delays in the construction of the Karang Semanding Bridge which is a reference for partner decision making, namely CV. Bima Putra Nusantara in the form of pre-orders for precast materials and the quantity and quality of workers that must be added.