Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Komunikasi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan pada Implementasi Program e-supervisi Pengawas di Provinsi Sulawesi Barat Ilham Ilham; Muh Akbar; Sudirman Karnay
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v11i1.116873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Barat yang dipergunakan dalam mengimplementasikan program kerja sinergi tugas e-supervisi dengan mitra atau pengawas satuan pendidikan,dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen wawancara dan observasi  data yang bersumber dari kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Barat , untuk mendapatkan data primer dan data sekunder dalam penelitian ini didapatkan dari hasil dokumentasi lapangan oleh peneliti.hasil penelitian menunjukan tentang strategi  komunikasi yang yang dipergunakan dalam menginplementasikan program kerja sinergi tugas e-supervisi dengan pengawas satuan pendidikan. Teknik penentuan informan secara purposive,penarikan informan secara puposive merupakan teknik pengambilan data-data yang dilakukan dengan sengaja berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Proses penyampaian pesan yang dikakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan  Sulawesi Barat terkait dengan implementasi program sinergi tugas e-supervisi pada umumnya berbentuk diskusi kelompok hal ini dilihat dari beberapa model atau bentuk kegiatan yang telah direncanakan, pada implementasi program ini strategi komunikasi komunikasi kelompok yang dipergunakan terbilang efektif, diman hal ini di tunjang dengan perencanaan komunikasi yang telah disusun dengan baik untuk menunjang keberhasilan dari strategi komunikasi sehingga proses komunikasi dalam implementasi ini berjalan dengan baik.  
THE MAIN CHARACTER’S SURVIVAL INSTINCT IN HERBERT GEORGE WELL’S NOVEL THE WAR OF THE WORLDS Ilham Ilham; Sumarwati K. Poli; Mustafa Makka
SELTICS Vol 2 No 2 (2019): Seltics Journal: Scope of English Language Teaching, Literature and Linguistics J
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.331 KB)

Abstract

One of the most interesting aspects of The War of the Worlds is the way in which the Martians are described, and the manner with which they take over the world. The aims of the study were to reveal the survival instinct of the main character in the novel “The War of The Worlds” of Herbert George Wells’s work, and how changes in behavior and the main character was currently in a state of urgency to survive. This study employed qualitative descriptive study with psychoanalytical approach initiated by Sigmund Freud, focused on literature as a reflection of real life. This research data were collected from the novel “The War of The Worlds” (1898). The study revealed that survival instinct of the main character of novel came from basic instincts, life instinct (Eros) and death instinct (Thanatos) according to Sigmund Freud’s theory. The Martians described as aliens invaded earth much more sophisticated than human, which made the main character who just a civil society striving to stay alive. The Martians had only one purpose, to destroy all humans and take over the planet. During The Martians invasion, the main character was not only trying to survive but also strived for source of food and water. In his effort to stay alive, the main character in the novel The War of The Worlds (1898) had to kill others to guarantee he stayed alive. Being trapped in regret and despair, he decided to end his own life, but something strange happened to The Martians, they were killed by bacteria. Human were immune to the bacteria, but The Martians from Mars were not and eventually died.
THE MAIN CHARACTER’S SURVIVAL INSTINCT IN HERBERT GEORGE WELL’S NOVEL THE WAR OF THE WORLDS Ilham Ilham; Sumarwati K. Poli; Mustafa Makka
Seltics Journal: Scope of English Language Teaching Literature and Linguistics Vol. 2 No. 2 (2019): Seltics Journal: Scope of English Language Teaching, Literature and Linguistics
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/seltics.v2i2.225

Abstract

One of the most interesting aspects of The War of the Worlds is the way in which the Martians are described, and the manner with which they take over the world. The aims of the study were to reveal the survival instinct of the main character in the novel “The War of The Worlds” of Herbert George Wells’s work, and how changes in behavior and the main character was currently in a state of urgency to survive. This study employed qualitative descriptive study with psychoanalytical approach initiated by Sigmund Freud, focused on literature as a reflection of real life. This research data were collected from the novel “The War of The Worlds” (1898). The study revealed that survival instinct of the main character of novel came from basic instincts, life instinct (Eros) and death instinct (Thanatos) according to Sigmund Freud’s theory. The Martians described as aliens invaded earth much more sophisticated than human, which made the main character who just a civil society striving to stay alive. The Martians had only one purpose, to destroy all humans and take over the planet. During The Martians invasion, the main character was not only trying to survive but also strived for source of food and water. In his effort to stay alive, the main character in the novel The War of The Worlds (1898) had to kill others to guarantee he stayed alive. Being trapped in regret and despair, he decided to end his own life, but something strange happened to The Martians, they were killed by bacteria. Human were immune to the bacteria, but The Martians from Mars were not and eventually died.
Transformasi Metodologi Pembelajaran Sastra Berbasis Platform Digital dan Multimodal pada Guru SMA di Kabupaten Gowa Inriati Lewa; Muslimat Muslimat; St. Nursa'adah; AB Takko Bandung; Faisal Oddang; Ilham Ilham
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.740

Abstract

Pembelajaran sastra pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sering kali menghadapi resistensi dari peserta didik Generasi Z karena pola pengajaran konvensional yang monoton, bersifat hafalan teoretis, dan terpaku pada teks cetak. Kondisi ini berimplikasi pada rendahnya literasi sastra dan lemahnya kepekaan kritis siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mentransformasi metodologi pengajaran sastra melalui pemanfaatan platform digital dan pendekatan multimodal. Pengabdian ini dilaksanakan di SMA Negeri 9 Gowa pada tanggal 23 Mei 2026 dengan melibatkan guru-guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia se-Kabupaten Gowa serta tim dosen dan mahasiswa Departemen Sastra Indonesia FIB Unhas. Metode pelaksanaan berbasis pendampingan teknis, lokakarya teoretis interaktif (Technological Pedagogical Content Knowledge—TPACK), serta simulasi aplikasi media digital (ChatGPT, Canva, Padlet, Twine, Spotify, dan SastraIndonesia.org). Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan kapasitas pedagogis guru dalam merancang bahan ajar sastra yang interaktif, integrasi kecerdasan buatan (AI) yang bijak sebagai mitra kritik intrinsik, serta pemanfaatan media audio-visual untuk mengapresiasi dan memproduksi karya sastra (puisi, cerpen, fiksi mini, dan sastra elektronik). Program ini berhasil memenuhi seluruh indikator capaian tridarma dan direkomendasikan menjadi model kemitraan berkelanjutan demi merespons kurikulum modern.
Meningkatkan Kesadaran Bahasa Siswa melalui Pelatihan Variasi Bahasa pada Media di SMA Negeri 8 Bulukumba Nurhayati Nurhayati; Muslimat Muslimat; Faisal Oddang; Ilham Ilham; Syahwan Alfianto Amir; Andi Meirling AJ; Indarwati Indarwati
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.535

Abstract

Pelatihan Penggunaan Ragam Bahasa dalam Berbagai Media dilaksanakan di SMA Negeri 8 Bulukumba dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kompetensi siswa dalam menggunakan bahasa yang sesuai dengan konteks media komunikasi yang berbeda. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan bahasa tidak formal dan kurang sopan di media sosial, yang mencerminkan keterbatasan pemahaman siswa terhadap ragam bahasa formal serta etika komunikasi digital. Pelatihan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui beberapa tahap, yaitu pre-test, pemutaran video edukatif, penyampaian materi, diskusi kelompok, dan post-test. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif melalui tes, observasi, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai ragam bahasa formal dan informal, kesadaran mereka terhadap penggunaan bahasa santun di platform digital, serta minat mereka dalam menulis konten sastra atau edukatif. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan dan literasi digital siswa, serta berpotensi dikembangkan menjadi program literasi bahasa yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.