Sintya Junaika Siahaan, Nurini Aprilianda, Eny Harjati Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya e-mail: sintyajs@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai pelaksanaan pembinaan kepribadian anak dalam rangka perlindungan anak dan menganalisis apakah pelaksanaan pembinaan kepribadian anak telah sesuai dengan prinsip-prinsip dasar konvensi hak anak dan telah mendapat hak-haknya sesuai dengan undang-undang perlindungan anak serta bagaimana pelaksanaan pembinaan kepribadian anak pada saat pandemi Covid-19 di Lembaga Pembinaan Anak Kelas I Blitar. Dalam hal ini, berdasarkan hasil penelitian per April 2021 terdapat 83 (delapan puluh tiga) anak yang masih dibawah umur 18 (delapan belas) tahun yang melakukan tindak pidana dan menjalani masa pidananya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar. Namun dalam pelaksanaannya, masih belum berjalan secara baik dan optimal karena adanya beberapa faktor kendala, yaitu faktor internal dan eksternal. Adapun jenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian yuridis empiris dengan metode penelitian yuridis sosiologis yang dilakukan dengan cara penelitian langsung untuk memperoleh data mengenai pelaksanaan pembinaan kepribadian anak dalam rangka perlindungan anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara studi di lapangan dengan melakukan wawancara kepada petugas Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar dan data sekunde diperoleh dengan cara mengambil dan mencatat data/berkas yang ada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar. Analisis data yang digunakan oleh penulis dengan menggunakan teknik analisis deksriptif kualitatif merupakan uraian yang menjelaskan secara teratur, runtut, logis dan efektif. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat diketahui bahwa pelaksanaan pembinaan kepribadian anak dalam rangka perlindungan anak telah sesuai dengan asas dan tujuan perlindungan anak serta prinsip-prinsip konvensi hak-hak anak meskipun dalam praktik pelaksanaanya belum berjalan secara optimal dan baik karena masih terdapat beberapa faktor kendala yaitu dari faktor internal dan faktor eksternal. Kata Kunci: Anak, Pembinaan Kepribadian Anak, Perlindungan Anak ABSTRACTThis research aims to find out the program intended to build the character of children to provide them protection and to analyse whether this program is relevant to the basic principles of convention on Child Rights and whether they obtain their rights according to Law concerning Child Protection and How this program runs during Covid-19 in Juvenile Correctional Facilities Class I in Blitar. The research results found out that per April 2021, eighty three children under eighteen served their sentence in the facilities. However, the implementation of the program was not optimal as expected due to several impeding factors both internal and external. This research was conducted based on empirical juridical method and socio-juridical approach with the data obtained directly from field observation in the facilities. The data was collected from interviews with prison wardens. Secondary data was collected by taking notes of the data/documents in the facilities. Data analysis was carried out based on qualitative-descriptive method, where details of the report were given in organized way, coherently, logically, and effectively. The research results reveal that the program of character building in children is relevant to the principles and the objectives of child protection and the principles of convention on child rights despite the fact that the real practice is not optimal as expected due to both internal and external factors interrupting the implementation. Keywords: child, character building in children, child protection