Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN KLASTER INDUSTRI BERBASIS VALUE CHAIN PADA SENTRA IKM (INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH) TENUN SONGKET LINDUNG BULAN SERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG Abdurrozaq Hasibuan; Tri Hernawati; Cindi Yolanda BR Siagian
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i2.3290

Abstract

Kebijakan industrialisasi merupakan suatu kebijakan yang komprehensif dan integratif yang mencakup tidak hanya pengembangan kapasitas dan daya saing industri itu sendiri akan tetapi lintas sektoral yang mendukungnya. Kebijakan clustering dapat menjadi salah satu jalan menuju industrialisasi di Indonesia. Industri Kecil dan Menengah (IKM) adalah potensi utama yang secara nyata mampu menyelamatkan Indonesia dari krisis ekonomi. Dengan potensi SDM, SDA dan IKM, maka diperlukan pendekatan clustering untuk IKM. Klaster IKM dikembangkan dengan pemilihan positioning yang sesuai dengan karakteristik daerahnya. Dalam penelitian ini dibahas mengenai aktivitas value chain untuk sentra industri Tenun Songket Lindung Bulan sebagai objek pengamatan. Selain itu dirinci kelengkapan klaster dan digunakan kuesioner untuk melihat gap yang terjadi antar setiap kepentingan kriteria klaster. Dari kuesioner yang telah dibagikan diambil titik tengah hasil setiap kriteria menggunakan perhitungan geometri. Setelah didapat bobot hasil perhitungan geometri diambil hasil pembobotan lanjutan menggunakan model analytical hierarchy process (AHP) dan bantuan software expert choice. Didapatkan pembobotan terbesar adalah kriteria pelaku inti klaster dengan nilai 0,321 dan bobot terendah oleh kriteria pemasok klaster industri sebesar 0,073. Dari pembobotan tersebut dibentuk sistem klaster industri dan juga aliran hubungan antar kelengkapan klaster. Luaran dari penelitian ini adalah sistem klaster industri, evaluasi sistem dan saran perbaikan dalam sistem klaster industri untuk objek pengamatan. Dengan saran perbaikan menghadirkan pihak ketiga yang khusus menangani persediaan bahan baku benang dan tambahan yang berada dalam lokasi klaster industri akan memecahkan permasalahan ketersediaan bahan baku dari pelaku inti klaster industri tenun songket sebagai reaksi atas kurangnya pembobotan pada kriteria pemasok dari klaster industri.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapsiagaan Terhadap Bahaya Kebakaran di Rumah Sakit Anggi Nadzifa Nauli Vasha; Abdurrozaq Hasibuan
Alahyan Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): (Mei)
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/ecos-preneurs.v2i1.114

Abstract

Preparedness is a series of activities carried out by the organization to anticipate disasters and carried out with the right steps. Hospitals are one of the places that have a risk of fire. The use of electrical equipment, short circuits, and gas and chemical cylinders are some of the things that cause fires in hospitals. This study has the aim of knowing how the factors associated with preparedness for fire hazards in hospitals. The method used was literature review by analysing 10 articles or journals from various sources. The results showed from the articles reviewed that the Factors Associated with Preparedness for Fire Hazards in Hospitals, namely there are two factors that are related, namely predisposing factors and reinforcing factors.