Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diagnosis, Tata Laksana dan Komplikasi Abses Peritonsil Erna M Marbun
Jurnal Kedokteran Meditek VOL. 22 NO.60 SEPTEMBER-DESEMBER 2016
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v22i60.1445

Abstract

AbstrakAbses peritonsil  adalah abses yang paling sering ditemukan di antara abses leher dalam. Sekalipuntonsilitis akut merupakan penyakit yang benigna, abses peritonsil merupakan komplikasi tonsilitis akut, yang dapat mengancam jiwa jika tidak diobati dengan adekuat dan cepat. Abses peritonsildisebut juga Quinsy, abses terjadi di antara tonsil dan kapsulnya, infeksi dapat meluas menyebabkanobstruksi saluran napas, abses dapat pecah, terjadi asfiksi pus dan nekrosis menghasilkan sepsis atau perdarahan. Pengobatan abses peritonsil masih kontroversial. Apakah tonsilektomi harus dilakukan pada saat terjadi abses atau dilakukan setelah infeksi tenang, masih belum terpecahan Kata kunci : Abses peritonsil, Quinsy, tonsilektomi AbstractAlthough acute tonsillitis usually has a relatively benign course, complication  can be life threateningif the treatment is delayed or inadequate. Peritonsillar abscess also kown Quinsy, is a localized deep neck infection that develops between the tonsil and its capsule. The infection can progress to airway obstruction, abscess rupture and asphyxia cause by aspiration of the pus  and necrosis resulting in septicaemia  or  haemorrhage.  The  treatment  may  influence  the  recurrence  rate  of  peritonsillar abscess. The surgical treatment whether abscess tonsillectomy or interval tonsillectomy that should be done in those patients are still controversial Keywords: Peritonsillar abscess, quinsy, tonsilectomy
Etiologi, Gejala dan Penatalaksanaan Epistaksis Erna M Marbun
Jurnal Kedokteran Meditek VOL. 23 NO. 62 APRIL-JUNI 2017
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v23i62.1556

Abstract

Abstrak Definisi epistaksis adalah perdarahan yang berasal dari rongga hidung. Perdarahan dapat berasal dari pembuluh darah anterior atau posterior. Epistaksis sering ditemukan, kebanyakan kasus sembuh spontan, hanya 6% kasus yang memerlukan intervensi medikal. Epistaksis merupakan salah satu kasus emergensi yang paling sering ditemukan. Crude memerkirakan kejadian epistaksis bervariasi dari 5–14 %. Sekalipun kebanyakan kasus sembuh sendiri, ,beberapa kasus memerlukan intervensi. Pengobatan baru telah berkembang terutama dengan adanya endoskopi.Kata kunci : epistaksis,penatalaksanaan