Ardianti Erna Matatula
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Telur Cacing Fasciola hepatica pada Sapi di Peternakan Sapi Daerah Tangerang Esther Sri Majawati; Ardianti Erna Matatula
Jurnal Kedokteran Meditek VOL. 24 NO. 68 OKTOBER-DESEMBER 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v24i68.1703

Abstract

Penyakit akibat cacing parasit pada sapi saat ini banyak ditemukan, salah satunya yaitu fasciolosis. Fasciolosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh parasit cacing trematoda Fasciola gigantica maupun Fasciola hepatica, termasuk kelas Trematoda filum Platyhelmintes dan genus Fasciola. Penyakit akibat cacing parasit ini menimbulkan kerugian secara ekonomis, serta dampak yang berbahaya adalah penularan pada manusia dapat menimbulkan faringeal fascioliasis yang disebut halzoun yaitu edema laring karena penempelan cacing dewasa pada mukosa faring posterior. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi telur cacing hati (Fasciola hepatica) pada sapi di salah satu Peternakan di Tangerang. Sebanyak 68 feses sapi dikumpulkan dan pemeriksaan dilakukan dengan metode natif. Dari hasil penelitian dapat ditemukan morfologi telur Fasciola spp yaitu memiliki kerabang telur yang tipis, berbentuk ovoid dan terdapat operkulum di salah satu kutubnya. Di dalam telur tersebut ditemukan blastomer yang berwarna kekuningan dengan prevalensi Fasciola sp. sebesar 8,8%. Sapi dapat terinfeksi melalui pakan atau air yang mengandung metasakaria (bentuk infektif). Hasil pemeriksaan juga menunjukan bahwa faktor umur dan jenis kelamin mempengaruhi tingkat infeksi yang disebabkan oleh Fasciola sp. Kesimpulan pada peternakan tersebut, ditemukan telur Fasciolasp. pada sapi dengan prevalensi 8,8%. Kata kunci : Fasciola hepatica, prevalensi, faktor yang mempengaruhi, fasciolosis