Suryani Hutomo
Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktivitas Penghambatan Candida krusei oleh Ekstrak Etanol Batang Brotowali (Tinospora crispa L.) Virgina Glory Brillianti; Suryani Hutomo; Christiane Marlene Sooai; Maria Silvia Merry
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 28 No 2 (2022): MEI-AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v28i2.2221

Abstract

Candida krusei merupakan salah satu jenis Candida dengan tingkat patogenitas yang lebih rendah dibandingkan C. albicans. Meskipun demikian spesies ini dapat menyebabkan penurunan respon imun inang karena memiliki struktur polisakarida chitin yang lebih tinggi. Pengobatan infeksi Candida yang disamaratakan mengakibatkan C. krusei menjadi resisten terhadap obat antijamur. Ekstrak etanol batang brotowali (Tinospora crispa L.) mengandung flavonoid dan alkaloid-berberin yang dapat menghambat pertumbuhan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan ekstrak etanol batang brotowali dalam menghambat pertumbuhan C. krusei. Pembuatan ekstrak etanol batang brotowali dilakukan dengan menggunakan metode maserasi. Uji antijamur dilakukan dengan teknik difusi kertas cakram (Kirby-Bauer test). Ekstrak etanol batang brotowali mampu menghambat pertumbuhan C. krusei pada konsentrasi 2.500 μg/mL dan 5.000 μg/mL dengan zona hambat sebesar 17,75 mm dan 22,25 mm. Pada konsentrasi 1.250 μg/mL, zona hambat yang terbentuk sebesar 6,75 mm yang termasuk ke dalam kategori respon hambat pertumbuhan yang lemah. Analisis statistik menggunakan One Way Anova menunjukkan nila p < 0,05. Kesimpulannya adalah ekstrak etanol batang brotowali mampu menghambat pertumbuhan C. krusei dengan konsentrasi efektif 2.500 μg/mL.
The Kemampuan Ekstrak Etanol Batang Brotowali (Tinospora crispa L.) Sebagai Antifungi Terhadap Candida tropicalis Suryani Hutomo; Ceny Gloria Larope; Christiane Marlene Sooai; Maria Silvia Merry
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 29 No 2 (2023): MEI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v29i2.2622

Abstract

Candida tropicalis adalah salah satu spesies non-Candida albicans yang paling umum diisolasi dari berbagai jenis kandidiasis dan infeksi nosokomial. Spesies ini adalah yang paling virulen kedua di antara spesies Candida. Meluasnya penggunaan antijamur sebagai profilaksis menjadi penyebab utama resistensi antifungi. Batang brotowali (Tinospora crispa L.) digunakan sebagai obat herbal di Asia, termasuk Indonesia. Terdapat lebih dari 65 senyawa fitokimia, dan beberapa di antaranya diidentifikasi sebagai agen antijamur potensial, seperti kelompok flavon, alkaloid, berberin, saponin, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur batang brotowali dan menentukan konsentrasi hambat minimum. Batang brotowali terstandar diolah dengan metode maserasi untuk menghasilkan ekstrak etanol. Kerentanan C. tropicalis terhadap ekstrak etanol batang brotowali diperiksa dengan uji konsentrasi hambat minimum  menggunakan metode mikrodilusi dengan konsentrasi awal 10.000 µg/ml. Hal ini menunjukkan bahwa nilai KHM ekstrak etanol batang brotowali berada pada konsentrasi 5.000 µg/ml. Sebagai kesimpulan, ekstrak etanol batang brotowali memiliki aktivitas antifungi yang lemah terhadap C. tropicalis dengan konsentrasi hambat minimal 5.000 µg/ml.