Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MENJAGA STRES DIRI SELAMA PANDEMI (PENGABDIAN MASYARKAAT STIKes PANTI WALUYA SELAMA PANDEMI COVID-19) Kristianto Nugroho
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 2 No 1 (2020): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v2i1.153

Abstract

Wabah COVID-19 pertama kali mungul pada bulan Desember 2019 di kota Wuhan China dan terus menyebar sampai ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penyebaran wabah COVID-19 yang begitu cepat membuat pemerintah Indonesia menerapkan Pembatasa Sosial Berskala Besar (PSBB). Dampak berantai dari pelaksanaan PSBB dan penyebaran COVID-19 menyebabkan menjadi stressor bagi masyarakat. Beberapa stressor yang muncul dalam masyarakat seperti kekhawatiran karena tertular COVID-19, dampak negatif pandemic terhadap Perekonomina, dampak negatif COVID-19 dalam bidang sosial serta kecemasan dalam berinteraksi. Berbagai macam stressor tersebut harus dikendalikan, salah satunya dengan memberikan pendidikan mengenai majanemen Stres bagi masyarakat. Pemberian pendidikan kesehatan melalui dalam bentuk vidio dan diberikan melalui aplikasi media grup whatsapp. Pemberianpendidikan kesehatan melalui metode video edukasi dan dibagikan kepada masyarakat seperti komunitas gereja, komunitas relawan malang raya dan komunitas dalam keluarga. Pemberian pendidikan kesehatan tersebut mendapatkan respon yang positif. Saat dilakukan evaluasi, 60% partisipan mennyaksikan vidio tersebut dan 45% responden memberikan tanggapan positif. Dari evaluasi tersebut, kita memerlukan metode pendidikan kesehatan kepada masyarakat, tetapi melalui media baru untuk mencegah perkumpulan oranng, tetapi seluruh pesan pendidikan kesehatan dapat tersampaikan.
PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR BAGI SISWA SMA 1 SUMBER PUCUNG KABUPATEN MALANG Kristianto Nugroho
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 2 No 2 (2021): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v2i2.163

Abstract

Bantuan hidup dasar merupakan bantuan yang diberikan saaat jantung berhenti bekerja, bisa dilakukan baik di rumah sakit ataupun di luar rumah sakit. Pendidikan kesehatan mengenai bantuan hidup dasar sangat penting diketahui karena berhubungan dengan kelangsungan hidup seseorang. Sehingga dilakukan pendidikan kesehatan kepada siswa SMA N 1 Sumber Pucung, tepatnya pada siswa PMR. Diharapkan siswa PMR menjadi agent of change di masyarakat. Pendidikan kesehatan diawali dengan perngkajian permasalahan di SMA N 1 Sumberpucung. Tahap selanjutnya adalah penentuan intervensi pendidikan kesehatan berupa Bantuan Hidup Dasar. Pendidikan Kesehatan Bantuan Hidup Dasar dilakukan melalui media zoom dan pengkajian dan pendampingan dilakukan melalui media group Whatsapp. Media online dipilih karena pendidikan kesehatan ini dilakukan pada masa pandemic COVID-19, sehingga meminimalisir pertemuan dan kerumunan. Respon yang diberikan partipina snagat positif. Siswa PMR menjadi lebih paham dan mengerti mengenai dalam melakukan pertolongan pertama dan bantuan hidup dasar. Hal tersebut dinilai dari kuesinoer evaluasi, menghasilkan damapk positif bagi siswa. Tetapi ada sedikit kekurangan, karen penkes dilakukan melalui media on-line, dalam praktik pertolongan pertama hanya diberikan melalui video, sehingga siswa tidak bisa praktik secara langsung. Pengembangan PkM selanjutnya diharapkan menggunakan media yang lebih interaktif dan dapat praktik secara langsung, supaya pemahaman siswa dapat lebih baik.
Studi Kekerabatan Tetua Persilangan dan Polimorfisme Marka Mikrosatelit pada Bawang Merah (Allium cepa var ascalonium L. (Back)) Kristianto Nugroho
Scripta Biologica Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai bumbu masakan. Ketersediaan bawang merah seringkali bersifat fluktuatif akibat pengaruh cuaca serta serangan hama dan penyakit yang berakibat terjadinya lonjakan harga di pasaran. Busuk pangkal umbi atau moler yang disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum f. sp. cepae merupakan salah satu penyakit penting pada bawang merah yang secara signifikan dapat menyebabkan kehilangan hasil. Oleh karena itu, perakitan varietas unggul baru (VUB) bawang merah yang memiliki karakter ketahanan terhadap penyakit tersebut perlu terus diupayakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekerabatan empat genotipe bawang merah menggunakan 40 pasang marka mikrosatelit dan menganalisis polimorfisme dari marka-marka tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Agustus 2018 di Laboratorium Biologi Molekuler BB Biogen, Bogor. Hasil amplifikasi diskor sebagai data biner dan dianalisis menggunakan perangkat lunak NTSYS dan PowerMarker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat varietas bawang merah mengelompok menjadi dua klaster utama pada koefisien kemiripan genetik 0,58. Berdasarkan hasil estimasi nilai jarak genetik, sebanyak lima kombinasi tetua persilangan, yaitu antara varietas Mentes dan Sembrani (jarak genetik sebesar 45%), Mentes dan Tiron (jarak genetik sebesar 46%), Sembrani dan Kuning (jarak genetik sebesar 41%), Sembrani dan Tiron (jarak genetik sebesar 29%), serta Kuning dan Tiron (jarak genetik sebesar 37%) direkomendasikan sebagai kombinasi persilangan yang ideal untuk perakitan VUB tahan terhadap penyakit busuk umbi Fusarium. Di antara 40 marka yang digunakan, sebanyak 25 marka bersifat polimorfik dan akan menjadi bagian set marka molekuler yang akan digunakan dalam pemetaan gen terkait karakter ketahanan Fusarium ke depannya. Kata kunci: bawang merah (Allium cepa var ascalonium L. (Back)), mikrosatelit, marka molekuler, kekerabatan 
HUBUNGAN BEBAN KERJA TERHADAP KUALITAS HIDUP STAF PELAYANAN AMBULAN KOTA SEMARANG SELAMA PANDEMI COVID-19 Kristianto Nugroho
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 2 (2022): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i2.264

Abstract

Beban kerja yang dialami staf ambulan pada masa pandemi covid-19 mengalami peningkatan drastis yang menimbulkan kelelahan hingga stres kerja. Kelelahan dan stres yang berkelanjutan akan menimbulkan permasalahan pada kualitas hidupnya, seperti angka burnout yang tinggi hingga permasalahan psikososial yang buruk. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas kerja individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja terhadap kualitas hidup staf ambulan Kota Semarang pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan cross sectional study. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 74 responden dengan teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji gamma tidak terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan ketiga domain kualitas hidup staf ambulan Kota Semarang pada masa pandemi covid-19 (p-value >0,05). Staf pelayanan ambulan memiliki tingkat beban kerja tinggi (48,6%), kualitas hidup: compassion satisfaction pada kategori tinggi (73,0%), burnout (85,5%) dan secondary traumatic stress (81,1%) pada kategori rendah. Tingginya motivasi dan tanggung jawab serta kecintaan terhadap pekerjaan membuat staf pelayanan ambulan memiliki kualitas hidup yang baik meskipun pada situasi pandemi covid-19 mereka dihadapkan dengan beban kerja yang berat.
Analisis Keragaman 8 Varietas Cabai Berdasarkan Karakter Morfologi Kualitatif dan Kuantitatif Amalia Prihaningsih Amalia; Rerenstradika Tizar Terryana; Nazly Aswani; Kristianto Nugroho; Puji Lestari
Vegetalika Vol 12, No 1 (2023): In Publish
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.76984

Abstract

Informasi keragaman genetik varietas cabai dapat menentukan keberhasilan dalam program pemuliaan cabai. Tujuh karakter morfologi kualitatif dan 11 karakter morfologi kuantitatif digunakan pada penelitian ini untuk menganalisis keragaman 8 varietas unggul cabai di Indonesia. Analisis keragaman dilakukan menggunakan metode analisis multivariat yaitu analisis korelasi pearson, analisis komponen utama dan analisis clustergram. Hasil penelitian mampu menunjukkan keragaman antar varietas cabai yang diuji berdasarkan karakter morfologinya. Berdasarkan analisis komponen utama, 18 karakter morfologi dapat tereduksi menjadi 7 komponen utama, namun hanya 5 komponen utama dengan eigenvalue >1, dengan nilai keragaman kumulatif 94,63%. Varietas cabai tersebar ke dalam empat kuadran berdasarkan komponen utama pertama dan kedua. Hasil analisis clustergram menunjukkan bahwa 8 varietas cabai dapat dibagi menjadi 2 kelompok utama yang memiliki kemiripan karakter morfologi. Hasil ini mengkonfirmasi bahwa keragaman berdasarkan karakter morfologi dapat secara efektif dan efisien dalam identifikasi keragaman pada varietas yang berbeda dalam program pemuliaan.