Octaviana Maria Simbolon
STIKES Dirgahayu Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI CARA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG BAIK DAN BENAR DENGAN METODE CARA BELAJAR INSAN AKTIF PADA KADER POSYANDU DI KELURAHAN JAWA Octaviana Maria Simbolon
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 2 No 1 (2020): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v2i1.158

Abstract

ABSTRAK Posyandu sudah menjadi kebutuhan masyarakat saat ini maupun di masa yang akan datang. Kader Posyandu adalah anggota masyarakat yang mau bekerja secara sukarela dan mau meluangkan waktunya untuk melaksanakan kegiatan. Kader dituntut memiliki pengetahuan khususnya mengenai kesehatan dan juga tentunya pengetahuan umum. Untuk mencegah terjadinya resistensi antibiotik pada masyarakat di Kelurahan Jawa, maka Kader Posyandu seharusnya dibekali dengan berbagai pengetahuan khususnya pengetahuan tentang cara penggunaan antibiotik yang baik dan benar. Metode kegiatan yang dilakukan berupa metode CBIA (Cara Belajar Insan Aktif). Metode CBIA tentang cara penggunaan antibiotik yang baik dan benar serta bahaya resistensi antibiotik dilakukan dengan cara mengelompokkan ibu-ibu dengan anggota 5-10 orang tiap kelompok. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukkan responden dengan kategori baik meningkat menjadi 86%. Hal ini membuktikan bahwa edukasi penggunaan antibiotika dengan metode CBIA sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotika yang baik dan benar. Saran bagi program kemitraan selanjutnya adalah penjelasan mengenai golongan obat lain yang penting untuk diketahui masyarakat.
EVALUASI PENANGANAN SEDIAAN SITOTOKSIK DI RUMAH SAKIT UMUM ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA Octaviana Maria Simbolon
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): MEDFARM : JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v9i2.35

Abstract

Kanker adalah pertumbuhan dan penyebaran sel yang tidak terkendali yang dapat mempengaruhi hampir semua jaringan tubuh. Sitotoksik (obat kemoterapi, obat antineoplastik) telah digunakan secara klinis selama beberapa dekade dan sangat penting dalam pengobatan kanker dan penyakit tertentu lainnya. Dalam hal paparan di tempat kerja, obat sitotoksik didefinisikan sebagai obat toksik yang menimbulkan bahaya bagi petugas kesehatan. Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda melakukan penanganan sediaan sitotoksik yang telah dilakukan oleh Tenaga Teknis Kefarmasian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penanganan sediaan sitotoksik di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian observasional prospektif dengan analisa deskriptif. Penelitian dilakukan pada bulan September 2020 hingga Oktober 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dilengkapi dengan checklist. Pengambilan data dilakukan menggunakan teknik accidental sampling. Data hasil observasi yang diperoleh selanjutnya dilakukan scoring, kemudian diinterpretasikan ke dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penanganan sediaan sitotoksik di Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Sjahranie Samarinda telah dilakukan sesuai dengan SPO yang berlaku. Kesesuaian penanganan sediaan sitotoksik pada tahap awal terhadap SPO yang berlaku sebesar 97%, pada tahap proses terhadap SPO yang berlaku sebesar 90% dan pada tahap akhir terhadap SPO yang berlaku sebesar 95%