This Author published in this journals
All Journal Jurnal Midpro
Siti Aisyah
Diploma III Kebidanan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA KEHAMILAN TRIMESTER III DI POLINDES JABUNG Siti Aisyah
Jurnal MIDPRO Vol 8, No 2 (2016): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.834 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v8i2.11

Abstract

Kecukupan gizi sangat di butuhkan  untuk setiap individu, sejak janin yang masih dalam kandungan  bayi, anak, masa remaja,dewasa sampai usia lanjut. Kebutuhan gizi yang kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan terjadinya anemi pada ibu hamil berdasarkan survey awal di dapatkan 50% dan 10 orang yang datang periksa ke polindes jabung mengalami anemia ringan. untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan penanganan agar kehamilan berjalan dengan lancar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan status gizi dan kejadian pada trimester IIIKeywords: Status Gizi, Anemia
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BAYI TENTANG POSYANDU DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN IBU DAN BAYI DI POSYANDU (Studi di Desa Kemlagilor Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan tahun 2016) Siti Aisyah
Jurnal MIDPRO Vol 9, No 1 (2017): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.348 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v9i1.16

Abstract

Rendahnya kunjungan masyarakat ke pelayanan kesehatan kemungkinan dikarenakan faktor-faktor social budaya, tingkat pendidikan, umur, tingkat kecerdasan, pekerjaan, advokasi, kondisi manusia, motivasi, geografi, transportasi, sikap dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu bayi tentang posyandu dengan frekuensi kunjungan ibu dan bayi di posyandu di Desa  Kemlagilor, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional Jumlah sampel 24 responden, diambil secara Simple Random Sampling. Variabel bebasnya adalah pengetahuan ibu bayi tentang posyandu, sedangkan variabel tergantungnya adalah frekuensi kunjungan ibu dan bayi di posyandu.Keywords: Pengetahuan tentang posyandu, Frekuensi kunjungan di posyandu
HUBUNGAN PEMAKAIAN DIAPERS DENGAN KEJADIAN RUAM POPOK PADA BAYI USIA 6 – 12 BULAN Siti Aisyah
Jurnal MIDPRO Vol 8, No 1 (2016): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/midpro.v8i1.3

Abstract

Diapers merupakan alat yang berupa popok sekali pakai berdaya serap tinggi yang terbuat dari plastik dan campuran bahan kimia untuk menampung sisa-sisa metabolisme seperti air seni dan feses. Kulit bayi biasanya masih sangat halus serta masih sangat sensitif bila dipakai produk-produk bayi yang beredar di pasaran. Kadang dengan kesensitifan kulit bayi seringkali bayi mengalami berbagai macam penyakit. Gangguan kulit yang sering terjadi pada bayi adalah biang keringat, iritasi, ruam popok ataupun eksim popok. Dari survey awal yang dilakukan pada bulan februari  2015 di polindes putat kumpul pada 7 bayi, didapatkan 4 bayi yang memakai diapers dan mengalami ruam popok (57,14%) dan 3 bayi ( 42,86 % ) tidak mengalami ruam popok.Desain penelitian ini adalah penelitian studi korelasional dengan menggunakan cross sectional. Besar sampel 30 bayi pada bayi usia 6 bulan – 12 bulan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Cara pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji koefisien kontingensi dengan tingkat kemaknaan α =0,05Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden didapatkan 17 responden (56,67%) sering pakai diapers dan 10 responden ( 33,33 %) yang jarang pakai diapers, serta 3 responden ( 10 %) yang tidak pakai diapers Sedangkan yang 20 responden (66,67%) terjadi ruam popok dan 10 responden (33,33%) tidak terjadi ruam popok. Setelah dillakukan uji koefisien kontingensi ternyata hasilnya 0,004 < 0,05 maka H0 ditolak.Disimpulkan bahwa ada hubungan pemakaian diapers dengan kejadian ruam popok pada bayi usia 6 bulan – 1 tahun. Pemakaian diapers yang terlalu sering akan menyebabkan ruam popok karena akan menimbulkan berkembang biakan mikro organisme semakin  banyak sehingga bidan setempat harus melakukan penyuluhan tentang pemakaian diapers.Keywords: Pemakaian diapers, Ruam popok