Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE EFFECTS OF SOCIAL FACTORS ON THE ADOPTION OF RICE PRODUCTION TECHNOLOGIES IN ZONE C OF BENUE STATE, NIGERIA S A Ejembi; Orkpe F; Bello G.O
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 14 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.121 KB) | DOI: 10.20956/jsep.v14i1.3623

Abstract

AbstrakPenduduk  Nigeria seperti pada bagian lain dunia terus melambung sehingga memerlukan peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. Untuk memenuhi  kebutuhan pangan, perlu dilakukan peningkatan produksi melalui teknologi yang tepat. Di sebagian besar wilayah Nigeria, adopsi teknologi pertanian masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh karakteristik sosial petani terhadap keputusannya mengadopsi teknologi produksi padi. Penelitian dilakukan di Zona C dari Negara Bagian Benue yang dipilih secara purposif karena di daerah ini tersedia  areal pertanian  yang sesuai untuk pertanaman padi. Seratus responden dipilih melalui teknik simple random sampling. Statistik deskriptif (persentase dan frekuensi) dan statistik inferensial (Model Regresi Biner Logit) digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas reponden (55%) adalah laki-laki, 48% memiliki pengalaman bertani antara 6-20 tahun, 49% memiliki kualifikasi pendidikan tersier, 62% bukan berasal dari kelompok tani, 51% tidak memiliki kontak  dengan penyuluh dan 56 % responden memperkirakan pendapatan tahunan mereka rata-rata ₦ 120, 000.00. Pada umumnya responden memperoleh informasi pertanian utama melalui radio, 93% mengungkapkan bahwa teknologi  benih merupakan teknologi utama yang tersedia bagi petani. Hasil regresi logit menunjukkan bahwa pendidikan (W = 9.600), dan luas lahan (W = 2.051) secara signifikan mempengaruhi keputusan adopsi petani. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa tingkat adopsi yang rendah karena tidak adanya teknologi baru selain benih yang lebih baik, dan juga tidak adanya penyuluhan. Oleh karena itu, direkomendasikan agar organisasi petani diperkuat agar mereka dapat mengatur layanan penyuluhan mereka sendiri. Kata Kunci: adopsi teknologi; faktor sosial; teknologi baru; penyuluhan pertanian