This Author published in this journals
All Journal Jurnal Midpro
Triana Riski Oktaviani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KONTRASEPSI SUNTIK DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN AKSEPTOR (Studi Di BPS Dwenti K.R. Desa Sumberejo Kabupaten Lamongan 2015) Ida Susila; Triana Riski Oktaviani
Jurnal MIDPRO Vol 7, No 2 (2015): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.227 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v7i2.27

Abstract

Kontrasepsi suntik adalah obat pencegah kehamilan yang pemakaiannya dilakukan dengan jalan menyuntikan obat tersebut pada wanita subur. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi KB suntik, mengidentifikasi Berat badan pada akseptor KB suntik, dengan tujuan menganalisis hubungan kontrasepsi suntik dengan peningkatan berat badan akseptor.Desain penelitian yaitu analitik observasional dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik di BPS Dwenti Krudia. Variable dalam penelitian ini adalah hubungan kontrasepsi suntik dengan peningkatan berat badan akseptor. Tehnik pengambilan sampel dengan probability sampling dengan tehnik simpel random sampling.Sampel sebanyak 28 responden.Dari hasil penelitian bahwa sebagian besar akseptor KB suntik mengalami peningkatan berat badan. Data yang diperoleh dianalisa analitik menggunakan uji koefisien phi menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemakaian KB suntik dengan peningkatan berat badan. Dari hasil uji koefisien phi dengan SPSS didapatkan nilai rø=0,372 T hitung (3,877). Dan  p: 0,049 dimana <0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kontrasepsi suntik dengan peningkatan berat badan akseptor.Dengan penelitian ini diharapkan bisa bermanfaat dan menjadi masukan bagi lahan praktek dalam memberikan pelayanan KB suntik dan mengobservasi berat badan akseptor setiap kali kunjungan.Keywords : Peningkatan Berat Badan, Aseptor KB Suntik
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY ”D” P2002 AKSEPTOR AKTIF SUNTIK 3 BULAN DENGAN MENOMETRORAGIA DI PUSKESMAS LAMONGAN TAHUN 2015 Kustini Kustini; Triana Riski Oktaviani
Jurnal MIDPRO Vol 7, No 2 (2015): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/midpro.v7i2.32

Abstract

Menometroragia merupakan perdarahan haid yang lebih banyak dan lebih lama dari normal (lebih dari 8 hari). Di puskesmas Lamongan masih terdapat angka kejadian akseptor aktif suntik 3 bulan dengan menometroragia sebesar 1,3%.Metode yang dipakai dalam penyusunan laporan hasil penelitian ini diskriptif observasi yang dilaksanakan dengan pendekatan kohort mulai dari kehamilan sampai dengan kontrasepsi yang digunakan saat ini melalui wawancara, pengkajian data primer, sekunder, pemeriksaan fisik, penunjang dan dilakukan pendokumentasian standar asuhan kebidanan SOAP.Hasil asuhan kebidanan pada Ny “D” P2002 akseptor aktif suntik 3 bulan dengan menometroragia tidak terdapat kesenjangan antara tinjauan teori dan tinjauan kasus berdasarkan data subyektif, obyektif, analisa dan penatalaksanaan.Berdasarkan hasil studi kasus diperoleh data bahwa pada menometroragia disebabkan karena ketidak seimbangan hormon yang mempengaruhi siklus haid, hal ini dikuatkan oleh teori dari Prawiroharjo (2008) bahwa faktor penyebab Menometroragia karena ketidak seimbangan hormone yang dapat mempengaruhi siklus haid, sebab-sebab organis perdarahan dari uterus, tuba, dan ovarium. Menometoragia  yang  dialami akseptor  kontrasepsi  suntik  maka  perlu  dilakukan  suatu  pemeriksaan lebih lanjut  untuk  mengetahui  sejauh  mana  pengaruh kontrasepsi  suntik  terhadap  gangguan  siklus  haid  yakni  Menometoragia (Prawiroharjo : 2008).Peran petugas kesehatan dapat memberikan konseling dan asuhan kepada pasangan usia subur tentang penyebab Menometroragia untuk mendeteksi secara dini adanya Menometroragia.Keywords: Menometroragia, Akseptor aktif, Hormonal 3 bulan