Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

GAMBARAN PENINGKATAN KEJADIAN MALARIA DI DESA TETEL KECAMATAN PENGADEGAN KABUPATEN PURBALINGGA Tri Ramadhani; Jarohman Raharjo
BALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA Volume 9 Nomor 2 Desember 2013
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Banjarnegara Badan Litbangkes Kemenkes RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.084 KB) | DOI: 10.22435/blb.v9i2.828

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Kabupaten Purbalingga merupakansalah satu daerah endemis malaria di Jawa Tengah, yang meliputi empat wilayah kecamatan yaituKarangmoncol, Pengadegan, Kaligondang dan Rembang. Tahun 2011 dilaporkan 100 kasus yang terdiri dari 81kasus indigenious dan 19 impor. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan kejadian malaria di DesaTetel, Kecamatan Pengadegan tahun 2012. Penelitian ini termasuk observasional dengan desain cross sectional.Pengambilan sediaan darah tebal dilakukan di desa Tetel pada semua penduduk dengan gejala malaria dantanpa gejala berada dalam satu rumah dengan penderita malaria. Sediaan darah diwarnai dengan giemsa 10%dan diidentifikasi menggunakan mikroskop perbesaran 1000x dengan minyak emersi. Penderita positif malariadilakukan pengobatan. Data perilaku didapatkan melalui wawancara terhadap kasus malaria . Analisis datadilakukan secara deskriptif dalam bentuk grafik dan tabel. Hasil survei di Desa Tetel didapatkan 299 sediaandarah dan 59 positif parasit malaria (SPR 20,07%) dengan proporsi Plasmodium vivax 9 kasus dan Plasmodiumfalciparum 50 kasus. Distribusi kasus malaria bulan Januari sampai November 2012 (109 kasus) denganperincian laki-laki 54,1% , perempuan 45,9% dan 78% pada golongan umur >15 tahun. Penularan malariaterjadi di lingkungan sekitar (indigenous) dan disebabkan pengobatan tidak tuntas serta diagnosis terlambatdari pelayanan kesehatan.
KOMPOSISI SPESIES DAN DOMINASI NYAMUK CULEX DI DAERAH ENDEMIS FILARIASIS LIMFATIK DI KELURAHAN PABEAN KOTA PEKALONGAN Tri Ramadhani
BALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA Volume 5 Nomor 2 Desember 2009
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Banjarnegara Badan Litbangkes Kemenkes RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.88 KB)

Abstract

Filariasis is one of the communicable disease which is caused by infestation of Filaria worm. The disease is transmitted by various mosquitoes. Pabean village was one of the endemic area in Pekalongan city with lymphatic filariasis problem (microfilariae rate > 1 %). The research aimed to get species and dominan potencial vector filariasis and breeding place.The reseach was an observational study which used cross sectional design . The activity were mosquitoes, larve dipper and pupa collection from August until December 2007. The mosquitoes collection was done twice a week by landing collection and light trap with dry ice.The result showed that the species culex mosquitoes found 19.229, consisted of four species that is Cx.quinquefasciatus,Cx.bitaeniorhynchus,Cx.tritaeniorhynchus, and Cx.vishnui. Mosquito of Cx.quinquefasciatus most dominantly found at all of way of arrest and known as mosquito of vector potential of lymphatic filariasis in Pabean village. Especial breeding place of Cx.quinquefasciatus is water polution and very bad sanitation. The larval density was more than 100 of dipper.
SPOT SURVEY PENINGKATAN KASUS MALARIA DI DESA WAGIRPANDAN WILAYAH PUSKESMAS ROWOKELE KABUPATEN KEBUMEN Tri Ramadhani
BALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA Volume 5 Nomor 2 Desember 2009
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Banjarnegara Badan Litbangkes Kemenkes RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.597 KB)

Abstract

-
ASPEK PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN CAKUPAN PENGOBATAN FILARIASIS LIMFATIK DI DAERAH ENDEMIS DI KECAMATAN TIRTO KABUPATEN PEKALONGAN Tri Ramadhani
BALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA Edisi 005 Nomor 02/Tahun III Desember 2007
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Banjarnegara Badan Litbangkes Kemenkes RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.258 KB)

Abstract

Program eliminasi Filariasis limfatik tidak akan berhasil tanpa adanya partisipasi masyarakat dan kerjasama lintas program maupun sektoral. lnformasi mengenai Pengetahuan, Sikap dan Praktek (PSP) masyarakat sangat penting untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam program eliminasi Filariasis. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tirto yang telah melakukan pengobatan massal mulai tahun 2003. Populasi penelitian adalah anggota TPE (Tenaga Pelaksana Eliminasi) yang ada di Kecamatan Tirto dengan jumlah sampel 100 responden kontrol dan 100 responden intervensi. lntervensi dilakukan dengan penyuluhan berupa ceramah (3 kali) dan pembagian buku saku filariasis. Hasil penelitian menunjukkan penyuluhan dapat meningkatkan PSP responden tentang filariasis yaitu berkisar antara 1,0% sampai 16%, sedangkan cakupan pengobatan terjadi peningkatan sebesar 9, 9 %. Penyuluhan dengan dibantu media elektronik (pemutaran film) lebih disukai responden dan berhasil meningkatkan PSP masyarakat. Guna penerapan di daerah lain diperlukan tenaga yang secara rutin dapat melakukan kegiatan tersebut. Penyuluhan harus diintegrasikan secara terpadu dengan strategi promosi melalui advokasi, bina suasana dan gerakan masyarakat.
ANTIBIOTIK LALAT Tri Ramadhani
BALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA Edisi 005 Nomor 02/Tahun III Desember 2007
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Banjarnegara Badan Litbangkes Kemenkes RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1594.187 KB)

Abstract

-