Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sosial Ekonomi dalam Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan untuk Berobat Jalan di Provinsi Jawa Barat : Analisis Data Susenas Tahun 2017 Fairuz Rabbaniyah; Mardiati Nadjib
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 15 No. 1: MARET 2019
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.512 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v15i1.5888

Abstract

In 2008-2014 the utilization of health facilities for medical treatment in Indonesia has decreased. Accordingto BPS data, in 2008 the utilization of health facilities for outpatient treatment was 33.4%, in 2012 it was 30%and in 2014 it was 27.1%. The purpose of this study was to determine the socio-economic factors that influencethe utilization of health facilities for outpatient treatment in West Java Province. This study uses secondary data,namely data from the National Socio-Economic Survey (Susenas) in 2017. The research respondents were 22,955heads of households in West Java Province. The method used in this study uses the econometric approach using theBinary Regression method, namely the logit model and probit model. The results of this study found that incomefactors and employment status of household heads positively influence the views of coefficient values. The incomeand employment status of the head of the household significantly influence the utilization of health facilities. Thevalue of p-value for income is 0.001 (p-value <0.05), while the p-value for employment status is 0.08 (p-value<0.1). Socio-economic factors that influence the utilization of health facilities in West Java Province are incomeand employment status of the head of the household.
Hubungan Senam Lansia terhadap Kualitas Hidup Lansia yang Menderita Hipertensi di Klinik HC UMMI Kedaton Bandar Lampung Fitria Saftarina; Fairuz Rabbaniyah
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2016): JK UNILA
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v1i2.1637

Abstract

Kualitas hidup individu yang menderita hipertensi lebih buruk dibandingkan dengan individu yang memiliki tekanan darah normal. Hal tersebut dipengaruhi oleh tekanan darah dan tingkat kesadaran seseorang tersebut. Peningkatan kualitas hidup secara mental yang diperoleh melalui aktivitas fisik ialah mengurangi stres, meningkatkan rasa antusias dan rasa percaya diri, serta mengurangi kecemasan dan depresi seseorang terkait dengan penyakit yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan senam lansia dengan kualitas hidup lansia yang menderita hipertensi di Klinik HC UMMI Kedaton Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan selama bulan November 2015 di Klinik HC UMMI Kedaton Bandar Lampung. Desain penelitian ini adalah penelitian observasional dengan metode yang digunakan adalah cross sectional dengan sampel menggunakan sampel total dan di dapatkan 58 orang responden penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar lansia yang mendertita hipertensi memiliki kualitas hidup yang sangat baik, lalu sebagian besar lansia di klinik HC UMMI Kedaton melakukan senam lansia, dan sebagian besar lansia yang menderita hipertensi adalah lansia yang berjenis kelamin perempuan serta terdapat hubungan yangsignifikan (p=0,000) antara senam lansia terhadap kualitas hidup lansia yang menderita hipertensi. [JK Unila. 2016; 1(2)]Kata kunci: hipertensi, kualitas hidup, lansia, senam lansia