Iqbal Abdurrohman
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Perilaku Juvenille Deliquency Iqbal Abdurrohman
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1308

Abstract

Abstrak. Dari hasil penelitian yang dilakukan di SMKN 2 Pandeglang ditemukan sesuatu yang menarik untuk diteliti, yaitu peran guru Pendidikan Agama Islam dalam usaha mencegah juvenile deliquency. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Mengetahui usaha-usaha yang telah diupayakan guru PAI untuk mengoptimalkan perannya dalam mencegah perilaku juvenile deliquency di SMKN 2 Pandeglang, 2) Mengetahui faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat guru pendidikan Agama Islam dalam upaya mencegah perilaku juvenile deliquency di SMKN 2 Pandeglang. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Pandeglang dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu triangulasi data. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa usaha guru PAI di SMKN 2 Pandeglang dalam upaya penekanan juvenile deliquency terbagi ke dalam dua pendekatan yaitu pendekatan preventif dan pendekatan kuratif. Pendekatan preventif dilakukan di dalam kelas, yaitu pemberian nasihat dan contoh yang baik pada siswa, menanamkan budaya literasi, serta hafalan al-Qur’an, kemudian pendekatan preventif di luar kelas, diantaranya mengadakan program pembinaan seperti jumtaq, spiritual question, dan salat duha bersama. Adapun pendekatan kuratif yaitu berupa pemberian hukuman skorsing pada siswa untuk menimbulkan efek jera. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa guru PAI memiliki peran aktif dalam penekanan juvenile deliquency, sebab guru PAI harus memberikan suri tauladan yang baik kepada siswa.